Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Perbedaan Hisoka Setelah Dia Hidup Kembali di Hunter x Hunter

Perbedaan Hisoka Setelah Dia Hidup Kembali di Hunter x Hunter
Hisoka Morow (dok. Madhouse/ Hunter x Hunter)
Intinya Sih
  • Hisoka hidup kembali berkat kombinasi Bungee Gum dan Post-Mortem Nen, membuat kemampuan Nen-nya meningkat drastis hingga bisa memulihkan tubuhnya yang rusak.
  • Setelah kebangkitannya, Hisoka berubah menjadi lebih kejam dan efisien, langsung membunuh Kortopi serta Shalnark tanpa permainan atau duel panjang seperti sebelumnya.
  • Motivasi Hisoka kini bergeser dari mencari pertarungan ideal menjadi fokus menghabisi seluruh anggota Phantom Troupe demi membalas kekalahannya dari Chrollo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Hisoka sempat mengalami kekalahan besar ketika menghadapi Chrollo Lucilfer di Heavens Arena. Ia benar-benar mati.

Namun berkat persiapannya dengan Bungee Gum dan fenomena Post-Mortem Nen, Hisoka berhasil hidup kembali.

Yang menarik, banyak fans merasa ada sesuatu yang berubah dari dirinya setelah kebangkitan tersebut.

Apa saja?

Mari kita bahas!

Table of Content

1. Bungee Gum terasa jauh lebih kuat

1. Bungee Gum terasa jauh lebih kuat

kematian Hisoka Morow (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)
kematian Hisoka Morow (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)

Perubahan pertama yang paling jelas adalah kemampuan Nen-nya.

Sebelum mati, Hisoka memasang Bungee Gum pada jantung dan paru-parunya, lalu memberi perintah agar kemampuan itu mengaktifkan kembali organ-organ tersebut setelah kematiannya.

Dan ternyata berhasil.

Setelah hidup kembali, Hisoka juga menunjukkan aplikasi Bungee Gum yang terasa jauh lebih mengesankan.

Ia menggunakan Nen untuk membuat prostetik pada kaki dan jari yang hilang, bahkan membantu memperbaiki bagian wajahnya yang rusak akibat pertarungan melawan Chrollo.

Karena Bungee Gum kini termasuk Nen yang pernah aktif setelah kematian, banyak fans merasa kemampuan itu menjadi lebih berbahaya dibanding sebelumnya.

2. Hisoka tidak lagi "bermain-main" dengan musuh

Hisoka membunuh Shalnark dan Kortopi. (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)
Hisoka membunuh Shalnark dan Kortopi. (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)

Sebelum kematiannya, Hisoka dikenal sebagai sosok yang menikmati pertarungan.

Ia sering membiarkan lawannya menunjukkan kemampuan terbaik mereka terlebih dahulu sebelum bertindak serius. Bahkan ketika menghadapi musuh kuat, Hisoka cenderung ingin menikmati proses pertarungannya.

Namun setelah hidup kembali, pendekatannya berubah drastis.

Korban pertamanya adalah Kortopi. Kemudian Shalnark.

Tidak ada duel spektakuler, permainan psikologis, kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan.

Hisoka langsung membunuh keduanya begitu menemukan kesempatan.

Ini terasa sangat berbeda dibanding sifatnya sebelumnya.

3. Kini ia lebih fokus menang daripada mencari pertarungan ideal

Hisoka mengintimidasi Gon dan Killua. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Hisoka mengintimidasi Gon dan Killua. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Sebelum duel di Heavens Arena, Hisoka tampak memiliki filosofi sederhana: ia ingin melawan lawan kuat dalam kondisi terbaik mereka.

Karena itulah ia bahkan membantu Chrollo mendapatkan kembali kemampuannya agar duel impiannya bisa terjadi.

Namun setelah kalah dan mati, pola pikir itu tampaknya berubah.

Dengan membunuh Kortopi dan Shalnark, Hisoka bukan hanya mengurangi jumlah anggota Phantom Troupe. Ia juga berpotensi menghilangkan akses Chrollo terhadap dua kemampuan yang pernah dipinjamnya.

Selain itu, ia menghancurkan keseimbangan emosional Phantom Troupe.

Kini target Hisoka bukan hanya Chrollo. Seluruh Genei Ryodan masuk daftar buruannya.

Perubahan ini membuat Hisoka terasa jauh lebih pragmatis.

Jika sebelumnya ia adalah petarung yang mencari pertarungan sempurna, sekarang ia lebih mirip predator yang akan membunuh lawannya begitu menemukan celah.

4. Hisoka terasa jauh lebih marah dari sebelumnya

Hisoka Morow vs. Chrollo Lucilfer (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)
Hisoka Morow vs. Chrollo Lucilfer (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)

Ini mungkin perubahan yang paling sulit diukur, tetapi paling terasa.

Sebelum Heavens Arena, Hisoka hampir selalu terlihat santai.

Bahkan saat menghadapi bahaya, ia tetap menikmati situasi.

Setelah hidup kembali, ada kesan bahwa ia kehilangan sebagian sisi "main-main"-nya.

Ia masih tersenyum. Ia masih berbicara dengan gaya khasnya. Namun tindakannya jauh lebih kejam dan tanpa basa-basi.

Untuk pertama kalinya, Hisoka terasa seperti seseorang yang benar-benar menyimpan dendam.

Dan bagi Phantom Troupe, itu mungkin lebih berbahaya daripada Hisoka yang sekadar mencari hiburan.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More