Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Pembahasan Sakamoto Days Bab 244, Iklan Toko Sakamoto!

Sakamoto mempromosikan pulpen - Sakamoto Days
Sakamoto mempromosikan pulpen (Dok. Shueisha/Sakamoto Days)
Intinya sih...
  • Sakamoto datang tepat waktu untuk menyelamatkan Akira dari serangan Uzuki di ruang pernikahan.
  • Akira menggigit jari Uzuki sampai putus, namun tindakan itu hanya membuat Uzuki semakin marah.
  • Sakamoto malah mempromosikan pulpen di depan kamera Kanaguri, merusak pengalaman sinematik filmnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah berhasil mengalahkan Torres, kali ini Sakamoto bergerak ke lokasi di mana Akira sedang bertarung melawan Uzuki. Di sisi lain, keponakan Rion ini mulai terpojok oleh kekuatan besar Uzuki, terutama saat memasuki mode Takamura.

Seperti apa situasinya? Berikut pembahasannya di Sakamoto Days bab 244!

1. Akao melawan Uzuki sampai terlempar ke gereja tempat sebuah pernikahan berlangsung

Akira vs Uzuki - Sakamoto Days
Akira vs Uzuki (Dok. Shueisha/Sakamoto Days)

Dalam bab sebelumnya, Uzuki dan Akira terlibat dalam pertarungan yang cukup sengit. Hal itu bahkan sampai tersiar ke publik berkat Kanaguri yang sedari tadi sibuk merekam demi mahakarya filmnya.

Imbas pertarungan mereka bahkan telah mencapi aula tempat sebuah acara pernikahan tengah diselenggarakan. Alhasil, orang-orang yang sebenarnya sedang khidmat mengikuti resepsi langsung panik melihat aksi dua pembunuh tersebut.

Di sisi lain, Kanaguri makin kegirangan karena semua komponen yang ia butuhkan telah siap. Para aktor, figuran, dan latar telah berkumpul semua, meminta kamera sutradara pembunuh itu untuk terus merekam setiap momen yang terjadi.

2. Akira menggigit jari Uzuki sampai putus

Akira sempat menggigit jari Uzuki - Sakamoto Days
Akira sempat menggigit jari Uzuki (Dok. Shueisha/Sakamoto Days)

Duel di ruang pernikahan itu pun terus berlanjut di mana Uzuki sempat melompat ke atas jendela dan kemudian melesat ke arah Akira dan menyambar mulut gadis tersebut.

Akira yang tahu Uzuki berniat membutakan matanya langsung membuka mulutnya dan langsung mengigit bagian telunjuk Uzuki. Tak cuma sekedar melukai, gadis itu terus mengetatkan rahangnya sampai akhirnya jari telunjuk Uzuki benar-benar putus.

Namun sayangnya, tindakan itu cuma membuat Uzuki semakin marah. Sambil bergumam tak jelas seperti yang sering dilakukan Takamura semasa hidupnya, Uzuki bersiap kembali mencabut pedangnya.

3. Sayangnya, Uzuki berhasil menebas Akira

Uzuki menebas Akira - Sakamoto Days
Uzuki menebas Akira (Dok. Shueisha/Sakamoto Days)

Melihat hal itu, Akira panik karena tahu serangan itu berbahaya bukan cuma ke dirinya tapi juga kedua mempelai yang tak sempat melarikan diri.

Mengira kalau Uzuki sempat ingin mengincar pasangan itu, Akira sempat mencoba menyelamatkannya. Namun perbuatan itu malah membuatnya terkena serangan fatal Uzuki hingga gadis itu jatuh bersimbah darah.

Untungnya, Akira tak langsung mati. Hanya saja, ia merasa tubuhnya terasa makin dingin dan sakit seolah ajal sebentar lagi akan menjemput dirinya. Di detik akhir hidupnya, ia mencoba membuat Uzuki terkena lampu gantung dan terbakar karenanya. Namun sayangnya, upaya itu lagi-lagi gagal.

4. Sakamoto datang menyerang Uzuki dengan pulpen

Sakamoto menusuk Uzuki dengan pulpen - Sakamoto Days
Sakamoto menusuk Uzuki dengan pulpen (Dok. Shueisha/Sakamoto Days)

Nah, tepat saat Uzuki hendak menebas kepala Akira, Sakamoto datang tepat waktu.

Ia langsung menjambak Uzuki dan langsung menikamnya dengan pulpen berkali-kali sampai Uzuki muntah darah. Setelah itu, Sakamoto datang menghampiri Akira untuk meminta maaf.

Melihat hal itu, Kanaguri tentu panik karena kemunculan Sakamoto malah akan berpotensi merusak pengalaman imersi filmnya karena ia aslinya masih mengharapkan untuk terus merekam momen kematian gadis tersebut.

5. Sakamoto malah mempromosikan pulpen di depan kamera Kanaguri

Sakamoto mempromosikan pulpen - Sakamoto Days
Sakamoto mempromosikan pulpen (Dok. Shueisha/Sakamoto Days)

Dugaan Kanaguri ternyata benar-benar tepat.

Alih-alih menyerang, Sakamoto justru mengeluarkan pulpen dan dengan santainya menuliskan harga “290 yen” tepat di lensa kamera Kanaguri. Tak berhenti sampai di situ saja, ia bahkan sempat bermonolog layaknya seorang sales, menjelaskan bahwa pulpen tersebut tetap lancar dipakai menulis meski sebelumnya digunakan untuk menghajar musuh.

Alhasil, pengalaman sinematik yang begitu dijunjung tinggi oleh Kanaguri hancur total. Film yang seharusnya dramatis justru berubah menjadi ajang iklan dadakan, dengan Sakamoto tanpa ragu menutupnya dengan promosi toko miliknya.

Itulah pembahasan tentang kemunculan Sakamoto dalam pertarungan Akira vs Uzuki di bab 244.

Bagaimana pendapat kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

Apakah Loki di One Piece Referensinya dari Thor dan Loki di Mitologi?

19 Jan 2026, 17:00 WIBAnime & Manga