Nostradamus memotong tangan Adamantine (Dok. Comic Zenon/Record of Ragnarok)
Nostradamus akhirnya tertangkap basah oleh Adamantine dan Beelzebub yang kebetulan melintas di tempat itu.
Saat hendak pergi, Beelzebub langsung menciptakan getaran yang merobek tudung kepala Nostradamus, sehingga penampilannya pun terungkap. Namun, ketika Adamantine mencengkeram pakaian Nostradamus dan menginterogasinya secara paksa, Beelzebub tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh. Ia pun segera memperingatkan agar dewa itu melepaskan pria muda tersebut.
Sayangnya, Adamantine sudah terlambat.
Nostradamus menyentuh lengan robotiknya dan melepaskan aura kelam yang seketika memotong bagian tubuh Adamantine. Beelzebub sendiri sadar ada yang aneh pada pupil mata Nostradamus yang sempat berubah.
Untungnya, Nostradamus kembali bersikap santai dan memberi ramalan sebagai bentuk permintaan maaf. Ia mengatakan kalau sebentar lagi dua dewa itu akan menjadi temannya karena mereka memang sama-sama ingin mengetahui kebenaran motif sejati Odin.
Setelah itu, ia langsung pergi begitu saja meninggalkan Adamantine yang masih marah besar dan Beelzebub yang merasa ada sisi gelap yang bersemayam dalam pria muda tersebut.