Pembahasan One Punch Man Webcomic 160, Saitama vs Genos!

- Genos bertarung sengit melawan Heart-Gear yang menggunakan data penelitian Kuseno, namun ia tetap berjuang meski serangan lawan jauh lebih unggul.
- Dari kenangan bersama Saitama, Genos menyadari bahwa kekuatan sejati manusia berasal dari hati, mimpi, dan rasa ingin tahu yang tak bisa diukur oleh data.
- Setelah menang tapi rusak parah, Genos diubah Kuseno menjadi Machine God dan akhirnya harus berhadapan langsung dengan Saitama dalam pertarungan penuh emosi.
Seperti yang kita tahu, Saitama sedang bergegas di saat Genos sedang berjuang antara hidup dan mati dalam pertarungan melawan Heart-Gear. Namun sayangnya, skenario terburuk malah terjadi.
Seperti apa situasi yang terjadi pada Saitama dalam upayanya menghentikan Kuseno? Berikut pembahasannya!
Table of Content
1. Genos melawan Heart-Gear

Pertarungan Genos melawan Heart-Gear akhirnya pecah.
Seperti yang diduga, Heart-Gear benar-benar menunjukkan kengeriannya di sini. Ia diperlihatkan dengan mudah mendesak Genos dengan berbagai serangan dan jurus yang datanya dikumpulkan Kuseno selama ini.
Genos bahkan kesulitan membuat kerusakan serius pada robot tersebut.
Meskipun begitu, Genos menolak menyerah. Ia yakin bahwa ada sesuatu yang tak bisa diukur cuma dengan data dan perhitungan.
2. Genos mengingat penelitiannya tentang sumber kekuatan manusia

Genos sempat mengingat salah satu kenangan dengan Saitama.
Saat itu, ia melihat Saitama membaca manga. Dari situ, ia berpikir untuk mencoba melakukan hal yang sama mengingat ia masih meneliti bagaimana Saitama bisa sekuat itu.
Saitama tentu risih melihat Genos meniru tindakannya. Tak sampai di situ, ia juga sampai menyaksikan acara tokusatsu yang menurut Saitama itu menyentuh hatinya sebagai anak-anak.
Dari situlah, Genos sadar apa yang membuat manusia itu kuat adalah mimpi dan rasa ingin tahu dari lubuh hati yang terdalam. Hati adalah sumber kekuatan terbesar manusia yang tak bisa disaingi data sekalipun.
3. Genos berhasil menang atas Heart-Gear namun berakhir rusak parah

Dari pencerahan tersebut, Genos akhirnya memahami bahwa ia masih bisa menang tak peduli seberapa kecil peluangnya.
Tanpa ragu lagi, Genos mulai melepas limiternya dan terus menghajar Heart-Gear. Bahkan saat Kuseno mengeluarkan lebih banyak unit Heart-Gear lainnya, cyborg muda itu masih terus bertarung.
Puncaknya, ia berhasil menghancurkan semua unit Heart-Gear yang padahal peluang kemenangannya sudah nol persen.
Namun bukannya marah, Kuseno merasa senang karena ia mendapat sebuah nilai yang tak pernah ia duga dari penelitiannya. Dari situlah, ia kepikiran sebuah ide gila, menjadikan Genos sebagai Machine God terkuat yang pernah ada untuk melindunginya dari Saitama.
4. Saitama berakhir melawan Genos

Skenario terburuk akhirnya terjadi.
Kuseno menulis ulang kepribadian Genos dan mengubahnya menjadi Machine God yang dingin. Saitama sendiri baru tiba setelah proses pengunggahan data Genos ke tubuh barunya selesai.
Machine God Genos sendiri tiba-tiba menyerang dengan kekuatan yang sangat dahsyat. Cukup dahsyat untuk membuat Saitama bisa tergeser mundur meski yang seperti kita tahu, hal itu masih belum cukup untuk menggoresnya. Tak sampai di situ, Genos terus melancarkan serangan kuat tanpa mau berhenti. Kuseno bahkan mengatakan cyborg yang Saitama kenal selama ini sudah lama menghilang.
Walaupun begitu, Saitama yakin bahwa esensi sejati Genos ada karena ia mengenal betul muridnya tersebut. Genos yang ia tahu masih belum menyerah.
Oleh karena itu, Saitama pun meminta Genos untuk jangan menahan dirinya lagi jika itu bisa membuatnya kembali seperti semula.
Itulah pembahasan One Punch Man Webcomic bab 160.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku





















