Domain Amplification vs Domain Expansion di JJK, Apa Bedanya?

- Domain Amplification dan Domain Expansion memiliki efek berbeda.
- Domain Amplification dapat berfungsi untuk menetralisasi efek dari Domain Expansion.
- Dementara itu, Domain Expansion dirancang agar setiap serangan mengenai target yang terjebak di dalam penghalang tersebut.
Salah satu daya tarik serial Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami berasal dari konsep kekuatannya yang kompleks. Di sini, kita mengenal berbagai jenis teknik berbasis energi kutukan, dua di antaranya Domain Amplification dan Domain Expansion.
Domain Amplification vs Domain Expansion adalah dua teknik dengan fungsi bertolak belakang. Lebih jelasnya, Domain Amplification dikenal sebagai teknik defensif, sedangkan Domain Expansion merupakan teknik ofensif. Kegunaan Domain Amplification sebagai teknik antidomain pun memungkinkannya untuk menjadi counter dari efek Domain Expansion.
Masih bingung? Yuk, simak perbedaan detailnya di sini!
Table of Content
Perbedaan Domain Amplification vs Domain Expansion
Sebelum masuk pada pembahasan rinci, tabel yang menampilkan perbedaan antara Domain Amplification dan Domain Expansion berikut mungkin bisa memberikan garis besar. Simak baik-baik, ya.
Perbedaan Utama Domain Amplification vs Domain Expansion
Aspek | Domain Amplification | Domain Expansion |
|---|---|---|
Tujuan | Netralisasi teknik kutukan atau sebagai counter domain. | Menciptakan ruang dengan efek sure-hit alias pasti kena atas serangan yang dilancarkan ke arah musuh. |
Area Pengaruh | Hanya di sekitar tubuh pengguna sebagai lapisan energi. | Area luas yang dikuasai domain. |
Penggunaan | Antidomain, untuk tujuan bertahan (defensif). | Serangan ofensif sekaligus bertahan melalui kontrol ruang. |
Dampak pada pengguna | Tak dapat menggunakan teknik kutukan bawaan. | Energi terkuras habis. |
Untuk uraian lebih jelasnya, bisa cek penjelasan masing-masing di bawah ini.
1. Definisi Domain Amplification dan Domain Expansion

Walaupun sama-sama bernama “domain”, tapi Domain Amplification dan Domain Expansion nyatanya punya efek berbeda. Sebelum itu, mari kita bahas dulu definisi dari kedua teknik.
Domain Amplification sendiri merupakan teknik antidomain berupa lapisan energi di sekitar tubuh pengguna. Teknik ini menyelimuti pengguna dalam sebuah domain sehingga efek kutukan musuh akan kehilangan pengaruhnya.
Sementara itu, Domain Expansion hadir sebagai puncak dari sihir jujutsu, tepatnya berupa teknik penghalang tingkat lanjut. Ini mewujudkan domain bawaan pengguna ke dalam realitas pada penghalang yang diresapi oleh teknik bawaan mereka.
2. Fungsi dalam pertarungan

Seperti disinggung sebelumnya, fungsi dari Domain Amplification dan Domain Expansion ini berlawanan. Domain Amplification sendiri dianggap sebagai teknik untuk menetralisasi efek dari Domain Expansion.
Lebih detailnya, Domain Expansion dirancang agar setiap serangan dipastikan mengenai target yang terjebak di dalam penghalang tersebut. Oleh karena efek sure-hit ini, teknik Ekspansi Domain sering dijadikan kartu truf oleh si pengguna.
Jika Domain Expansion adalah teknik ofensif, maka Domain Amplification adalah defensif. Kegunaannya bukan untuk menyerang, melainkan menetralkan efek dari kutukan lawan. Artinya, Domain Amplification berpotensi digunakan sebagai counter dari Ekspansi Domain.
3. Luas pengaruh domain

Seperti namanya, Domain Expansion akan membentuk ruang terpisah yang luas mencakup area di sekitar pengguna dan lawannya. Ruang tersebut memberlakukan aturan khusus untuk memberikan keuntungan kepada si pengguna.
Sebaliknya, Domain Amplification tidak menciptakan barrier di area pertarungan. Teknik ini hanya melapisi tubuh penggunanya seperti “baju energi”.
4. Dampak terhadap pengguna

Sebelumnya, kita sudah tahu apa fungsi utama dari Domain Amplification dan Domain Expansion. Masing-masing teknik punya perannya sendiri, tapi di saat bersamaan ada harga yang harus dibayar atas penggunaannya.
Pada Domain Amplification, teknik ini bakal menghambat penggunaan teknik kutukan bawaan si pengguna selama diaktifkan. Contoh kasusnya dapat dilihat ketika Jogo dan Hanami bertarung melawan Gojo dan mengaktifkan Domain Amplification.
Saat itu, Gojo memancing Hanami agar menggunakan teknik bawaannya dengan menonaktifkan Limitless. Namun, Hanami tak bisa memakai teknik kutukannya sehingga menjadi rentan terhadap serangan Gojo.
Pada Domain Expansion, teknik penghalang ini memerlukan energi kutukan dalam jumlah besar. Alhasil, pengguna akan menjadi lemah setelah pemakaiannya. Dampak ini sebanding, sebab ketika diaktifkan, pengguna bisa memakai tekniknya dengan maksimal.
Sekarang, kamu sudah tahu apa perbedaan antara Domain Amplification vs Domain Expansion di Jujutsu Kaisen. Hal yang pasti, keduanya sama-sama teknik sulit dengan efek besar dalam pertempuran. Bagaimana menurutmu?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
FAQ seputar Domain Amplification vs Domain Expansion
| Apa itu Domain Expansion? | Domain Expansion adalah teknik tingkat tinggi di mana penyihir atau kutukan membuat “wilayah” tertutup dengan penghalang (barrier) yang berisi teknik bawaannya. |
| Apa itu Domain Amplification? | Domain Amplification adalah teknik defensif yang melapisi tubuh pengguna dengan semacam domain tipis tanpa teknik bawaan aktif. |
| Apa perbedaan utama Domain Expansion vs Domain Amplification? | Domain Expansion bersifat ofensif dan menciptakan ruang dengan efek sure-hit, sedangkan Domain Amplification adalah teknik defensif yang digunakan untuk membatalkan atau melemahkan teknik lawan. |
| Mana yang lebih kuat? | Domain Expansion umumnya lebih mematikan dalam pertarungan langsung karena efek sure-hit. Namun, Domain Amplification sangat efektif sebagai counter terhadap teknik yang terlalu overpower. |


















