Geto Palsu meringis saat melihat kedatangan Yuki ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen 2 )
Pada awalnya, banyak pihak termasuk para kutukan menganggap kalau pria berpakaian biksu tersebut adalah Geto yang kembali hidup setelah nyawanya diakhir oleh Gojo sendiri.
Identitas sejatinya sendiri baru terungkap berdasarkan keterangan Tengen yang meminta bantuan perlindungan karena Kenjaku kini telah menguasai teknik manipulasi roh kutukan.
Dalam wujud ini, Kenjaku dikatakan telah mencapai puncak kekuatannya karena memiliki milik Geto dan Kaori.
Sayangnya, ia harus menelan kekalahan berkat kerjasama antara Yuta dan Takaba.
Itulah daftar orang yang jasadnya pernah dipakai oleh Kenjaku.
Bagaimana pendapat kalian?
Diterbitkan pertama 04 Januari 2024, diterbitkan kembali 23 Januari 2026
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Kenapa Kenjaku butuh “tubuh wadah”? | Karena wujud aslinya hanya otak manusia dengan mulut, jadi ia perlu tubuh manusia sebagai wadah agar bisa bertahan hidup dan beradaptasi. |
Siapa saja empat karakter yang tubuhnya pernah dipakai Kenjaku? | (1) Seorang pria tak disebutkan namanya yang muncul di flashback Hajime Kashimo, (2) Noritoshi Kamo (era lampau), (3) Kaori, dan (4) Suguru Geto. |
Apa peran penting Kenjaku saat memakai masing-masing wadah itu? | Di flashback Kashimo, ia memicu kesepakatan Kashimo untuk melawan Sukuna. Saat memakai Noritoshi Kamo, ia terkait eksperimen yang melahirkan Cursed Womb. Saat memakai Kaori, narasi mengaitkannya dengan kelahiran Yuji. Saat memakai Geto, ia menguasai manipulasi roh kutukan dan menjalankan rencana besarnya. |
Kemampuan apa yang menonjol dari wadah-wadah tersebut dan bagaimana akhir Kenjaku? | Dari Kaori ia memperoleh teknik Antigravity System, dari Geto ia mendapat manipulasi roh kutukan (dan disebut mencapai puncak kekuatan dengan kombinasi kemampuan). Pada akhirnya, Kenjaku dikalahkan lewat kerja sama Yuta dan Takaba. |