Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
6 Fakta Dhruv Lakdawalla, Penyihir Shikigami Jujutsu Kaisen S3!
Dhruv Lakdawalla, peserta poin tertinggi di Sendai (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)
  • Dhruv Lakdawalla adalah penyihir berbahaya di koloni Sendai dengan perolehan 91 poin, menjadikannya salah satu peserta terkuat dalam Culling Game.
  • Ia memiliki teknik kutukan unik yang memungkinkan penciptaan domain melalui jalur dua shikigami otonom, meski kekuatannya tak sempat diperlihatkan sepenuhnya.
  • Meski ditakuti bahkan oleh Kurourushi, Dhruv akhirnya tewas dengan mudah di tangan Yuta Okkotsu dan menjadi karakter tanpa pengisi suara di Jujutsu Kaisen S3.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Culling Game

Dhruv Lakdawalla menjadi salah satu peserta paling berbahaya di koloni Sendai dan berhasil mengumpulkan 91 poin sejak memasuki permainan.

saat Dhruv tewas

Kurourushi memutuskan untuk hibernasi hingga Dhruv terbunuh oleh pihak lain karena takut menghadapi kekuatannya.

ketika Yuta Okkotsu memasuki koloni Sendai

Situasi pertarungan berubah drastis, dan Dhruv akhirnya tewas dengan mudah di tangan Yuta.

setelah kematian Dhruv

Efek teknik shikigami Dhruv baru terlihat ketika Yuta menirunya menggunakan rambut sebagai media pembentuk domain.

Jujutsu Kaisen S3

Dalam adaptasi anime musim ketiga, Dhruv hanya muncul sebentar tanpa dialog dan tidak memiliki pengisi suara.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dhruv Lakdawalla adalah penyihir shikigami yang menjadi peserta Culling Game di koloni Sendai dan dikenal sebagai salah satu karakter kuat dalam serial anime Jujutsu Kaisen musim ketiga.
  • Who?
    Dhruv Lakdawalla, seorang penyihir dengan teknik penciptaan domain melalui shikigami, serta Yuta Okkotsu yang menjadi lawannya hingga menyebabkan kematian Dhruv.
  • Where?
    Pertarungan terjadi di koloni Sendai, salah satu area paling berbahaya dalam Culling Game di dunia Jujutsu Kaisen.
  • When?
    Kisah ini berlangsung dalam alur cerita Jujutsu Kaisen musim ketiga; waktu kejadian spesifik dalam kronologi fiksi belum dijelaskan secara rinci.
  • Why?
    Pertarungan terjadi karena sistem Culling Game menuntut para peserta saling bertarung untuk mengumpulkan poin dan bertahan hidup di dalam koloni tersebut.
  • How?
    Dhruv menggunakan dua shikigami otonom untuk membentuk domain, namun ia terbunuh oleh Yuta sebelum sempat memperlihatkan kekuatan penuhnya; tekniknya kemudian disalin dan digunakan oleh Yuta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang namanya Dhruv, dia penyihir yang kuat banget di tempat bernama koloni Sendai. Dia punya dua makhluk bantu yang bisa bikin tempat sihir. Tapi dia kalah sama Yuta, penyihir muda yang jago. Dhruv mati cepat sekali, padahal dia punya banyak poin. Sekarang tekniknya malah dipakai Yuta dan jadi lebih kuat lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun kemunculannya singkat, Dhruv Lakdawalla digambarkan sebagai sosok penyihir yang luar biasa kuat dan berpengaruh di koloni Sendai. Pencapaiannya mengumpulkan 91 poin serta kemampuan unik menciptakan domain melalui shikigami menunjukkan kompleksitas dan kreativitas karakternya, menjadikannya elemen menarik yang memperkaya dinamika cerita Jujutsu Kaisen S3.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dhruv Lakdawalla adalah salah satu peserta Culling Game paling berbahaya di koloni Sendai. Namun sayangnya, tak banyak yang diketahui karena ia justru berhasil terbunuh dengan mudah oleh Yuta.

Penasaran apa saja fakta menarik pria satu ini? Berikut pembahasannya!

1. Penyihir dengan poin tertinggi di koloni Sendai

Dhruv Lakdawalla, penyihir pengguna shikigami (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Seperti yang kita tahu, koloni Sendai adalah area dengan tingkat kekerasan tertinggi di Culling Game.

Dalam koloni tersebut, banyak penyihir yang tewas akibat pertarungan sesama peserta hingga menyisakan beberapa petarung kuat yang salah satunya adalah Dhruv sendiri.

Nah, Dhruv sendiri berhasil membuat pencapaian di mana ia berhasil mengumpulkan poin sebanyak 91 sejak memasuki koloni. Ia bisa mengumpulkan lebih dari seratus poin jika tak terhalangi para peserta lain yang ternyata tak kalah kuatnya seperti Ishigori dan Uro.

2. Diketahui memiliki teknik penciptaan domain via jalur shikigami

Dua shikigami Dhruv yang membuat domain (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Melalui penjelasan narator, Dhruv diketahui memiliki teknik kutukan yang berkaitan dengan domain.

Intinya, ia bisa menciptakan domain secara bebas dengan memakai dua shikigami otonom sebagai medianya. Jalur yang dilewati shikigami milik Dhruv inilah yang ditetapkan sebagai domain.

Ironisnya, efek kemampuan aslinya tak pernah ditampakkan karena Dhruv keburu terbunuh duluan oleh Yuta.

3. Cukup kuat sampai membuat Kurourushi sampai harus hibernasi

Kurourushi, kutukan kecoak (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Saking kuatnya Dhruv, Kurourushi yang notabene kutukan kelas spesial pun takut padanya.

Ia bahkan sampai menetapkan kondisi khusus di mana dirinya harus berhibernasi sampai Dhruv tewas di tangan pihak lain.

Hal itu tak mengherankan karena kemampuan Dhruv merupakan counter alami teknik manipulasi kawanan kecoak. Tampaknya Kurourushi tahu betul kemampuan miliknya tak akan mempan sama sekali jika harus menghadapi teknik milik penyihir tersebut.

4. Ironisnya, Dhruv tewas duluan di tangan Yuta

Yuta membunuh Dhruv (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Meski merupakan peserta dengan poin tertinggi, hal itu tak menjamin Dhruv bisa bertahan hidup lebih lama.

Situasi deadlock yang sempat terjadi di koloni Sendai akhirnya pecah begitu ada variabel baru memasuki medan pertarungan. Yah, itu adalah Yuta Okkotsu yang diakui narator sebagai salah satu jenius yang terlahir di generasi penyihir zaman sekarang.

Yang lebih ironisnya lagi, Yuta tampaknya bisa membereskan Dhruv tanpa kesulitan sama sekali. Berbeda dengan Ishigori dan Uro yang bahkan memaksa pemuda itu memakai kartu as miliknya.

5. Efek tekniknya justru baru terlihat saat dipakai Yuta

Teknik Dhruv yang ditiru Yuta (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Seperti yang dijelaskan narator, Dhruv adalah seorang penyihir yang mampu menciptakan domain melalui jalur yang dilalui shikigami. Sayangnya, ia keburu tewas sebelum sempat menunjukkan kemampuan aslinya secara penuh.

Efek tekniknya justru baru terlihat ketika kemampuannya disalin oleh Yuta. Dengan memanfaatkan media berupa rambut, Yuta dapat menciptakan beberapa shikigami yang kemudian membentuk domain berdasarkan lintasan yang mereka lewati.

Hasilnya, domain tersebut akan melukai siapa pun yang nekat melintasinya. Tak heran jika kemampuan Dhruv tergolong sangat mematikan, mengingat versi tiruannya saja sudah menunjukkan daya hancur yang begitu mengerikan.

6. Karakter anime yang tak punya pengisi suara

Dhruv ditebas Yuta (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Seperti yang kita tahu, karakter dalam adaptasi anime umumnya memiliki pengisi suara masing-masing.

Namun, hal ini berbeda dengan Dhruv. Sejak awal, ia tidak memiliki jatah dialog sama sekali dan cuma mendapat momen tampil sebentar saat dirinya sedang ditebas Yuta, sehingga menjadikannya sebagai satu-satunya karakter di Jujutsu Kaisen S3 yang tidak memiliki pengisi suara.

Itulah fakta-fakta menarik Dhruv Lakdawalla, penyihir shikigami yang harus jadi tumbal poin oleh Yuta.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team