Dragon Ball Super: Beerus Siap Tayang, Versi Baru Battle of Gods?

- Serial TV Dragon Ball Super: Beerus akan menceritakan ulang kisah ikonik pertemuan Goku dengan Beerus, Dewa Kehancuran.
- Anime ini merupakan versi "peningkatan" dari filmnya, dengan tambahan adegan baru dan potongan visual yang digambar ulang khusus untuk format serial.
- Latar cerita berlangsung beberapa tahun setelah kekalahan Majin Buu, saat Bumi terancam oleh Beerus dan konflik kosmik berskala besar pun tak terelakkan.
Perayaan 40 tahun Dragon Ball lewat acara “Dragon Ball Genkidamatsuri!” kembali menghadirkan kejutan besar.
Selain mengumumkan proyek anime baru lainnya, Toei Animation juga secara resmi memperkenalkan serial televisi Dragon Ball Super: Beerus yang dijadwalkan tayang di Fuji TV pada musim gugur tahun ini. Anime ini akan mengangkat kembali kisah ikonik pertemuan pertama Goku dengan Beerus, Dewa Kehancuran.
1. Battle of Gods kembali dalam format serial TV!
Dragon Ball Super: Beerus akan menceritakan ulang kisah yang sama dengan film Dragon Ball Z: Battle of Gods yang dirilis pada 2013.
Namun, alih-alih sekadar versi ulang, anime ini dikembangkan sebagai serial televisi dengan pendekatan baru. Karakter Beerus kembali disuarakan oleh Kōichi Yamadera, yang juga hadir langsung di atas panggung acara untuk mengumumkan proyek ini.
Keterlibatan Yamadera menegaskan bahwa versi anime ini tetap menjaga kontinuitas karakter ikonik sang Dewa Kehancuran.
2. Akan menjadi versi "peningkatan" dari filmnya

Produser Akio Iyoku menjelaskan bahwa Dragon Ball Super: Beerus merupakan versi “enhanced” atau "peningkatan" dari film aslinya.
Cerita akan direkonstruksi dengan tambahan adegan baru serta potongan visual yang digambar ulang khusus untuk format serial. Yang menarik, skenario dasar untuk proyek ini berasal dari konsep cerita yang dibuat langsung oleh mendiang Akira Toriyama, sehingga meskipun berbentuk versi baru, anime ini tetap berakar kuat pada visi pencipta Dragon Ball.
Pendekatan ini membuat anime tersebut bukan sekadar adaptasi ulang, melainkan reinterpretasi yang lebih lengkap.
3. Ancaman Beerus dan Jejak Panjang Battle of Gods

Latar cerita berlangsung beberapa tahun setelah kekalahan Majin Buu, saat Bumi akhirnya menikmati kedamaian singkat. Di saat yang sama, Beerus, Dewa Kehancuran, terbangun dari tidur panjangnya, menimbulkan ketakutan besar bahkan di kalangan Kaioshin.
Ketika Beerus mendengar rumor tentang seorang Saiyan yang berhasil mengalahkan Frieza, ia pun mendatangi Bumi dan menargetkan Goku. Konflik kosmik berskala besar pun tak terelakkan.
Sebagai catatan, film Battle of Gods sendiri meraih pendapatan lebih dari US$2,5 juta dalam penayangan terbatas di Amerika Utara dan menjadi tonggak kebangkitan Dragon Ball di era modern. Kehadiran versi serial ini mempertegas pentingnya kisah Beerus dalam sejarah Dragon Ball Super, terutama setelah serial Dragon Ball Super orisinal berakhir pada 2018 dan pengumuman anime lanjutan Dragon Ball Super: The Galactic Patrol di acara yang sama.
Nah bagaimana menurutmu? Jadi tidak sabar?


















