Review Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, Pertarungan Berdarah Demon Corps

Tanjiro, Nezuko, Inosuke, Zenitsu, dan Kyojuro, melawan Enmu

Review Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, Pertarungan Berdarah Demon Corps

Sebagai penggemar manga Kimetsu no Yaiba kamu pasti tidak sabar menyaksikan film Kimetsu no Yaiba: Mugen Train. Pasalnya penggalan kisah dari chapter 54 hingga 69 ini memang belum pernah diceritakan di animenya. Sebab season pertama dari Kimetsu no Yaiba berakhir ketika mereka menaiki Mugen Train.

Ufotable masih dipercaya sebagai studio pembuatan versi movie dari Kimetsu no Yaiba, bersama dengan sang sutradara Haruo Sotozaki. Kira-kira seperti apa ya kualitas film animasi satu ini? Yuk kita simak review di bawah ini.

1. Mugen Train Arc

Review Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, Pertarungan Berdarah Demon Corpshttps://kimetsu.com/anime/

Film ini benar-benar melanjutkan kisah dari anime Kimetsu no Yaiba season pertama yang terputus ketika mereka menaiki Mugen Train. Di dalam kereta tersebut ternyata Tanjiro dan kawan-kawan sudah ditunggu oleh Kyujuro Rengoku, sang Flame Hashira.

Sebenarnya ini bukanlah percobaan pertama para pembasmi iblis menaiki kereta tersebut, sebab pada kesempatan sebelumnya mereka telah mengirimkan 40 pemburu, tapi sayangnya puluhan itu tidak pernah kembali bersama para penumpang lainnya.

Ternyata di dalam kereta mereka harus berhadapan dengan Enmu, salah satu anggota Kizuki. Enmu merupakan demon yang bisa memanipulasi mimpi dan menghancurkan musuhnya dengan mimpi tersebut.

Ketika para pemburu iblis menyerahkan tiket mereka ke kondektur, tanpa sadar mereka sudah terkena efek “Sleep Ticket” milik Enmu. Tanpa berlama-lama, Enmu langsung memerintahkan sekelompok anak-anak untuk mengikat tangan para demon slayer menggunakan seutas tali. Tali tersebut digunakan anak-anak tersebut untuk menginvasi mimpi dan menghancurkan Spiritual Core yang dimiliki para pemburu iblis

Sementara itu parapemburu dihadapkan pada mimpi yang merupakan perwujudan keinginan mereka yang paling mendalam. Anehnya mimpi yang dialami oleh Rengoku justru kebalikannya. Di dalam mimpi tersebut Rengoku tetaplah menjadi Flame Hashira yang mematikan bagi para demon.

Baca Juga: 2 Lagu Kimetsu no Yaiba dari LiSA Terpopuler 2020 di Jepang!

2. Penuh Pertarungan Sengit

Review Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, Pertarungan Berdarah Demon Corpshttps://kimetsu.com/anime/

Pertempuran di Kimetsu no Yaiba: Mugen Train berlangsung dalam dua babak yang berbeda. Keduanya berlangsung dengan fokus yang berbeda juga.

Pada pertarungan pertama kamu akan menemukan Tanjiro, Nezuko, Inosuke, Zenitsu, dan Kyojuro, bertempur mati-matian melawan Enmu sambil berusaha membebaskan penumpang lainnya dari mimpi yang diciptakan oleh Enmu.

Kyojuro yang bangkit terlebih dahulu, ternyata berada dalam posisi deadlock yang tidak menguntungkan. Hal ini menyebabkan Tanjiro harus bertarung sendirian selama beberapa saat sebelum akhirnya Inosuke dan Zenitsu bangkit membantu pertarungan Tanjiro. Pernapasan air dan hewan liar akhirnya diselaraskan untuk menyudahi perlawanan Enmu.

Pada pertarungan kedua giliran Kyujuro yang beraksi, melawan Akaza. Upper Moon pertama yang bisa kita saksikan kekuatannya. 

3. Animasi yang Berkualitas

Review Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, Pertarungan Berdarah Demon Corpshttps://kimetsu.com/anime/

Mungkin karena digarap oleh studio yang sama dengan serial TV-nya, Kimetsu no Yaiba: Mugen Train menampilkan goresan animasi yang sangat akrab bagi siapapun yang mengikuti serialnya. Tapi walaupun begitu Ufotable dan Haruo Sotozaki jelas memanfaatkan semua modal yang mereka miliki agar animasi ini memiliki efek pertempuran yang luar biasa.

Salah satu efek pertempuran yang keren terlihat ketika Akaza dan Kyujuro berhadap-hadapan. Tapi walaupun keren, kami merasa kalau pertempuran itu seperti mengulang formula yang sama ketika Tanjiro berhadapan dengan Rui di versi anime. 

Kami tidak bilang kalau pertempuran tersebut serupa satu banding satu, tapi pesan yang disampaikan mirip-mirip. Hanya berbeda di hasil akhir saja.

Pada intinya Kimetsu no Yaiba: Mugen Train merupakan versi mewah dari Kimetsu no Yaiba serial TV. Kamu tidak akan rugi ketika menyaksikan film ini di layar besar bioskop XXI.

4. Kesimpulan Akhir

Review Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, Pertarungan Berdarah Demon Corpshttps://kimetsu.com/anime/

Kami selalu merasa kalau Koyoharu Gotoge mendapatkan inspirasi ceritanya dari Inuyasha karya Rumiko Takahashi. Entah mengapa goresan keduanya sangat mirip walaupun berbeda zaman. Rumiko lebih sering menggunakan warna-warna kalem untuk menggambarkan karakter dan dunia yang dia buat, sementara Koyoharu kerap menggunakan warna yang berani dan kontras untuk kreasinya.

Perbedaan paling mencolok lainnya muncul pada adegan gore yang lebih dominan di Kimetsu no Yaiba dan banyaknya karakter yang “dimatikan” oleh Koyoharu di tengah cerita. Saking seringnya Koyoharu mematikan karakter, kami jadi menduga kalau beliau keseringan membaca novel Game of Thrones yang dikarang oleh George R. R. Martin.

Diluar kedua pendapat kacau yang kami sebutkan di atas, Kimetsu no Yaiba: Mugen Train merupakan sebuah animasi solid yang wajib kamu tonton, terutama kalau kamu mengikuti serial TV atau manganya. Kalau kamu langsung menonton film ini begitu saja, ada kemungkinan besar kamu akan bertanya-tanya arti beberapa elemen yang ada di dunia Kimetsu no Yaiba.

Yah mau bagaimana lagi, film ini memang dibuat berdasarkan Mugen Arc yang hadir di tengah-tengah cerita panjang Kimetsu no Yaiba. Kalau kamu minimal gak tahu apa yang terjadi di season 1 anime, kamu bisa bingung. 

Kimetsu no Yaiba: Mugen Train terus memecahkan sejumlah rekor di box office Jepang. Film ini sekarang ini telah menjadi film terlaris kesepuluh sepanjang masa di Jepang, melampaui Ponyo (2008) dari Studio Ghibli dan Hayao Miyazaki, serta melampaui Avatar (2009) dari James Cameron.

Kimetsu no Yaiba: Mugen Train bisa kamu saksikan di studio XXI kesayangan kamu. Selama menonton perhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Jangan lupa kenakan masker dan duduklah secara terpisah.

Baca Juga: 3 Layanan Resmi yang Menayangkan Kimetsu no Yaiba di Indonesia!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU