Review Ivanna, Sajian Horor Tragedi Penuh Darah

Horornya benar-benar terasa mantap

Review Ivanna, Sajian Horor Tragedi Penuh Darah

Film Ivanna adalah adaptasi novel karya Risa Saraswati yang berjudul Ivanna van Dijk. Film ini sendiri merupakan spin off dari waralaba semesta Danur yang diproduksi oleh MD Pictures.

Oh, ya! Film ini baru akan tayang pada Jumat, 14 Juli 2022. Penulis sendiri berkesempatan menonton terlebih dahulu dalam sneak preview yang diselenggarakan salah satu bioskop tanah air.

Seberapa seram film satu ini? Simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga: Sinopsis Ivanna, Hantu Belanda dari Danur Universe

1. Sinopsis ceritanya!

Cerita film ini dimulai dari tragedi berdarah yang terjadi pada era penjajahan di mana para tentara Jepang datang membantai orang-orang Belanda. Ivanna sendiri tak luput dari pembantaian itu meski ia sudah memohon untuk diampuni.

Kemudian waktu berpindah sekitar lima puluh tahun kemudian ketika Ambar dan adiknya pindah ke panti jompo. Alasan mengapa dua saudara itu bisa tinggal karena Wati merasa kasihan pada anak-anak mendiang temannya tersebut.

Awalnya Ambar dan Dika sendiri hidup bahagia bersama para penghuni panti lain. Akan tetapi, mereka tak menyadari bahwa tragedi yang telah lama tertidur kembali bangkit demi menuntus balas.

2. Banyak tragedi berdarah

Adegan sadis tanpa tedeng aling-aling sering terjadi di film ini. Hal itu tak mengherankan karena film ini disutradarai oleh Kimo Stamboel yang merupakan bagian dari The Mo Brothers yang terkenal dengan karya-karyanya yang "berdarah".

Mulai dari pembantaian di era kolonial sampai teror dari sosok gaib yang menjadi pusat cerita ini, semuanya diperlihatkan sangat jelas tanpa cut yang mengganggu.

Jadi, film ini tak disarankan buat yang punya phobia darah atau tak tahan dengan adegan khas film gore.

3. Momen horor terasa semakin horor ketika disajikan secara samar

Selain kejutan jumpscare, film ini ternyata tak lupa menghadirkan sajian horor yang selama ini penulis inginkan.

Yup, horor yang tersaji secara samar tanpa embel-embel musik seram atau kejutan berlebihan.

Momen ketika sang hantu muncul secara samar tanpa disadari dan ketidaktahuan para karakter akan sumber petaka yang berada di dekat mereka selama ini berhasil menjadi salah satu daya tarik film Ivanna.

4. Eksplorasi cerita dengan karakter yang menderita gangguan penglihatan adalah kekuatan utama film ini

Ide ini benar-benar terbilang jenius dan berhasil dieksplor dengan baik oleh sang sutradara.

Hal itu terlihat dari akting Caitlin Halderman yang berhasil memperlihatkan citra karakter Ambar yang menderita gangguan penglihatan ketika berinteraksi dengan sosok hantu Ivanna.

Dari tokoh Ambar, kita bisa merasakan atmosfer horor baru, di mana ada satu jenis ketakutan ketika sosok hantu mencoba menyerang sang karakter yang jangankan mengetahui, sekedar melihat makhluk itu secara jelas pun tak bisa ia lakukan.

5. Kesimpulan

Bisa dibilang, Ivanna adalah film yang menawarkan hal baru yang terasa menyegarkan dan juga hal lama yang selama ini dicari para penikmat film horor.

Hal baru itu adalah eksplorasi nuansa horor yang terjadi pada karakter dengan gangguan penglihatan, yaitu Ambar. Kita diperlihatkan seberapa ngerinya hal yang bisa terjadi pada karakter yang tak bisa melihat dari mana sumber teror itu akan datang.

Tidak hanya itu, sajian horor yang disajikan secara samar tanpa kejutan berlebihan dan efek suara yang memekakkan telinga juga berhasil dimasukan dengan apik sehingga mampu mengimbangi porsi jumpscare yang ada di film ini.

Yah, elemen satu ini begitu membuat penulis bernostalgia karena sajian semacam itu cukup jarang di film-film horor belakangan ini.

Jadi, film ini sangat direkomendasikan buat kamu yang ingin merasakan ketegangan dari perspektif yang berbeda dan sajian teror yang tersamar.

Itulah ulasan film Ivanna. Bagaimana pendapat kalian?

Jangan lupa tulis di kolom komentar!

Baca Juga: Kapan Tayang Ivanna, Film Horor Terbaru Danur Universe? Ini Jawabannya

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU