Prekuel Seri A Song of Fire and Ice, The Princess and the Queen

Mungkin banyak di antara kamu yang menantikan kelanjutan dari kisah fantasi epik dari George R.R. Martin, yakni seri A Song of Fire and Ice. Memang buku keenamnya, The Winds of Winter, sekarang sedang ditulis, tapi ternyata beliau juga menulis cerita pendek dalam sebuah antologi bersama para penulis lain, dalam buku yang berjudul Dangerous Women.

Prekuel Seri A Song of Fire and Ice, The Princess and the Queen

Mungkin banyak di antara kamu yang menantikan kelanjutan dari kisah fantasi epik dari George R.R. Martin, yakni seri A Song of Fire and Ice. Memang buku keenamnya, The Winds of Winter, sekarang sedang ditulis, tapi ternyata beliau juga menulis cerita pendek dalam sebuah antologi bersama para penulis lain, dalam buku yang berjudul Dangerous Women. Judul cerpen tersebut adalah The Princess and the Queen, yang menjadi prekuel dari seri A Song of Fire and Ice. Untuk tanggal buku Dangerous Women sendiri masih belum ada kepastian, dan banyak penggemar yang berharap buku tersebut dirilis sebelum The Winds of Winter.

Berikut adalah daftar kisah yang ada di dalam buku antologi Dangerous Women.

INTRODUCTION, oleh Gardner Dozois

SOME DESPERADO, oleh Joe Abercrombie

MY HEART IS EITHER BROKEN, oleh Megan Abbott

NORA’S SONG, oleh Cecelia Holland

THE HANDS THAT ARE NOT THERE, oleh Melinda Snodgrass

BOMBSHELLS, oleh Jim Butcher

RAISA STEPANOVA, oleh Carrie Vaughn

WRESTLING JESUS, oleh Joe R. Lansdale

NEIGHBORS, oleh Megan Lindholm

I KNOW HOW TO PICK ‘EM, oleh Lawrence Block

SHADOWS FOR SILENCE IN THE FORESTS OF HELL, oleh Brandon Sanderson

A QUEEN IN EXILE, oleh Sharon Kay Penman

THE GIRL IN THE MIRROR, oleh Lev Grossman

SECOND ARABESQUE, VERY SLOWLY, oleh Nancy Kress

CITY LAZARUS, oleh Diana Rowland

VIRGINS, oleh Diana Gabaldon

HELL HATH NO FURY, oleh Sherilynn Kenyon

PRONOUNCING DOOM, oleh S.M. Stirling

NAME THE BEAST, oleh Sam Sykes

CARETAKERS, oleh Pat Cadigan

LIES MY MOTHER TOLD ME, oleh Caroline Spector

THE PRINCESS AND THE QUEEN, oleh George R.R. Martin

The Princess and the Queen terfokus pada kisah Targaryen Civil War, the Dance of the Dragon (jangan keliru dengan A Dance with Dragons, buku kelima dari seri A Song of Fire and Ice). Perang sipili ini dimulai saat King Viserys I meninggal dan memilih anak perempuannya, Putri Rhaenyra, untuk menjadi penerusnya. Tapi ada yang tidak setuju dengan hal ini, yakni Ser Criston Cole, pimpinan dari Kingsguard, yang malah memilih saudara laki-laki Rhaenyra, Aegon, untuk menjadi penerus raja. Tentu pertentangan tak terelakkan, sehingga perang sipil pun pecah.

Prekuel Seri A Song of Fire and Ice, The Princess and the Queen Lima cover novel dalam seri A Song of Fire and Ice[/caption]

Peperangan besar antara Targaryen melawan Targaryen, dan tentu saja naga melawan naga. Akhirnya Aegon berhasil menang dan menjadi raja serta mendapat nama baru, Aegon II. Rhaenyra berhasil ditangkap dan disantap oleh naga milik Aegon II. Anak Rhaenyra yang juga bernama Aegon, hanya bisa terpaku melihat ibunya dihabisi naga. Tak lama kemudian, Aegon II meninggal dan karena dia tidak memiliki penerus, akhirnya anak Rhaenyra, Aegon, pun naik tahta dan mendapat nama baru, Aegon III.

George R.R. Martin menyebutkan, bahwa The Princess and the Queen ini akan menjadi kisah sesungguhnya yang menjadi awal kejadian di the Dance of Dragon. Jika memang buku Dangerous Women ini dirilis sebelum The Winds of Winter, mungkin akan menjadi kisah sampingan yang menarik sebelum menikmati kelanjutan kisah epik A Song of Fire and Ice.

[ Sumber : Nerd Bastards, blog George R.R. Martin ]

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU