5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang

yang keliatan banget itu nomor 4

5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang

Jika kamu membaca komik, mungkin kamu akan sering mendapatkan berbagai ciri khas yang jadi pembeda antara komik Amerika dan Jepang.

Dengan ciri khas tersebut, kita bisa mengetahui dan belajar, mengenai makna dan nilai yang ingin disampaikan dari budaya barat maupun budaya timur, baik di komik Amerika dan Jepang.

Di masa sekarang, mungkin hal tersebut sudah tidak begitu berarti. Salah satu faktor yang membuatnya membaur adalah adanya efek globalisasi, yang menjadikan mudah terjadinya pertukaran informasi, maupun budaya.

Meskipun begitu, kita perlu tahu, apa saja ciri khas dari setiap komik baik Amerika yang memang memiliki ciri khas nilai barat, serta komik Jepang yang memiliki ciri khas nilai timur. Ya sudah langsung saja cekidot!

5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang Sumber: Animation Review[/caption]

Jika kamu perhatikan, komik Amerika cenderung memiliki gambar karakter dengan mata yang proposional, atau memang sesuai dengan ukuran mata manusia pada umumnya.

Berbeda dengan komik Jepang yang cenderung memiliki mata besar dalam penggambarannya, kamu bisa melihat contoh pada komik Jepang berjenis shoujo (komik Jepang yang diperuntukkan kaum hawa).

5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang

Indonesia mungkin termasuk negara yang terpengaruh dari komik Amerika terlebih dahulu. Sebab komik yang diterbitkan di Indonesia, pada umumnya memiliki cara baca dari kiri ke kanan.

Bahkan komik Jepang yang seharusnya dibaca dari kanan ke kiri, oleh penerbit di Indonesia dijadikan membacanya dari kiri ke kanan.

Intinya adalah komik Amerika memiliki kecenderungan membaca dari kiri ke kanan, sedangkan untuk komik Jepang kecenderungan cara membaca dari kanan ke kiri.

Apalagi perbedaan antara komik Amerika dan komik Jepang? Simak di halaman berikutnya!

5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang Spider-man, memiliki karakter seperti laba-laba, serangga yang baik, tapi justru dibenci[/caption]

Sebenarnya ini tidak berlaku hanya di komik saja. Di media lain, seperti film atau animasi juga biasanya memiliki penekanan seperti ini.

Komik Amerika cenderung memiliki penekanan pada karakter. Setiap karakter memiliki sifat dan ciri khas masing-masing, sehingga segala kelakuan yang dilakukan oleh satu karakter cenderung masuk akal.

Sedangkan untuk komik Jepang, cenderung memiliki penekanan pada emosi.

Kamu mungkin bisa saja menemukan karakter yang awalnya mendukung sang protagonis, bisa jadi menjadi antagonis hanya karena suatu hal yang melibatkan emosi seperti dendam.

Padahal karakter tersebut tidak memiliki sifat pedendam pada awalnya. Bahkan cenderung tidak menunjukkan sifat-sifat demikian. Mungkin beda cerita jika memang sang penulis cerita ingin membuat "plot-twist".

5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang

Satu ciri khas yang paling kentara pada komik Amerika maupun komik Jepang. Jika kamu perhatikan komik Amerika lebih mengutamakan pada hasil dibandingkan proses.

Cara yang paling mudah adalah jika kamu membaca komik dengan genre Superhero.

Pada komik Amerika, tidak akan ditampilkan bagaimana proses orang tersebut menjadi kuat, bahkan kekuatan supernya cenderung berasal dari warisan orang tua atau memang ditakdirkan untuk memiliki kekuatan super.

Berbeda dengan komik Jepang yang justru terdapat proses, sang protagonis untuk menjadi kuat. Protagonis biasanya diceritakan seorang yang lemah hingga akhirnya berusaha keras berlatih dan menjadi seorang superhero.

Kamu juga bisa melihat dari cara bagaimana sang protagonis mengeluarkan kekuatannya atau berubah wujud. Jika komik Amerika, cenderung tidak memperlihatkan proses berubah.

Berbeda dengan komik Jepang yang di mana ketika berubah wujud, membutuhkan waktu dan gerakan dalam proses berubah, hingga akhirnya berubah ke wujud yang lebih kuat.

5 Ciri Khas yang Jadi Pembeda antara Komik Amerika dan Jepang

Dalam komik Amerika, kamu akan menemukan jika protagonis tersebut kuat, maka akan memiliki visualisasi tubuh yang kekar dan berotot.

Secara realita, hal tersebut memang wajar. Sebab orang yang bertubuh kekar dan berotot, memang memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan orang yang memiliki otot kecil.

Berbeda dengan komik Jepang. Bisa saja kamu akan menemukan karakter yang memiliki tubuh kecil, ya oke karakter tersebut berotot meskipun kecil, tapi karakter tersebut dapat membawa pedang "segede gaban".


Nah itu dia berbagai perbedaan antara komik Amerika dan Jepang. Mungkin kamu akan menemukan ciri khas komik Amerika di komik Jepang di masa sekarang begitupun sebaliknya.

Hal tersebut memang wajar, karena sesuai perkembangan zaman, sebuah nilai atau bahkan budaya bisa saja akan diselipkan pada sebuah media yang tidak lazim. Ciri khas komik Amerika dan Jepang mungkin sudah mulai sulit ditemukan.

Diedit oleh Doni Jaelani

Artikel terkait

Latest