Epos Lawas, Bungkus Baru

Seringkali kita lebih dimanja dan diÓjajahÓ oleh berbagai macam figure dari Tokusatsu dari Jepang atau tokoh-tokoh komik DC atau Marvel dari Amerika Serikat. Sekarang, kita bisa berbangga hati karena masih ada anak muda jaman sekarang yang berusaha untuk mengangkat warisan budaya bangsa yang terkubur oleh berbagai macam produk-produk import. Seperti apakah hasil karya mereka?

Seringkali kita lebih dimanja dan di”jajah” oleh berbagai macam figure dari Tokusatsu dari Jepang atau tokoh-tokoh komik DC atau Marvel dari Amerika Serikat. Sekarang, kita bisa berbangga hati karena masih ada anak muda jaman sekarang yang berusaha untuk mengangkat warisan budaya bangsa yang terkubur oleh berbagai macam produk-produk import. Seperti apakah hasil karya mereka?

Kita perlu menyadari bahwa selama ini kita memperlakukan budaya lokal kita seperti “tamu” di kampung halaman sendiri. Setelah membaca artikel tentang Garudayana karya Is Yuniarto. Kali ini giliran karya figure yang unjuk gigi. Figure Pandawa ini merupakan buah karya dari komunitas Ingus Terbang, yang dimotori oleh Reza (Leorezca Agung).

Epos Lawas, Bungkus Baru[/caption]

 

Epos Lawas, Bungkus Baru[/caption]

 

Kreativitas anak bangsa tidak berhenti sampai situ, choy. Bahkan, ada beberapa konsep yang cukup berani dan berusaha untuk menyilangkan dengan konsep armor Saint Seiya. Cekidot, guyz!!

Tidak menutup kemungkinan apabila dikemudian hari, akan lebih banyak lagi karya-karya yang tidak kalah apik dengan produk-produk luar negeri. Kita harus lebih optimis, terbuka dan tidak skeptis terhadap perpaduan antara unsur tradisional dan pop culture. Namun, semua ini dapat terwujud dan semakin berkembang seiiring dengan apresiasi dan dukungan dari bangsa Indonesia sendiri. Akankah kita masih menjadi "tamu" bagi industri mainan di tanah air di tahun depan? Sanggupkah kita menghargai karya lokal? Teruslah berjuang, Indonesia!! -to be continued- (GTM)

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU

bronze saint terbaru. Seiya lewat deh!!
Epos Lawas, Bungkus BaruEpos Lawas, Bungkus Baru
Epos Lawas, Bungkus BaruEpos Lawas, Bungkus Baru