Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Hari Kedua Comifuro Sering Terasa Lebih Sepi dari Hari Pertama?

Kenapa Hari Kedua Comifuro Sering Terasa Lebih Sepi dari Hari Pertama?
Kerumunan di luar ICE BSD Comifuro 22. Fotografer: Fahrul Nurullah.
Intinya Sih
  • Hari kedua Comifuro terasa lebih sepi karena banyak merchandise populer sudah habis di hari pertama, membuat pengunjung utama fokus datang lebih awal untuk berburu barang incaran.
  • Event Comifuro sangat melelahkan secara fisik dan mental, sehingga banyak pengunjung memilih istirahat atau pulang setelah menghadiri hari pertama yang penuh keramaian dan tantangan transportasi.
  • Kebanyakan pengunjung membeli tiket satu hari demi menghemat biaya dan memprioritaskan belanja di hari pertama, menjadikan Sabtu sebagai puncak keramaian dibanding Minggu yang lebih tenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat saya menjelajah Threads, saya menemukan pertanyaan yang sama dari beberapa orang berbeda: “Kenapa Comifuro hari kedua sering lebih sepi dibanding hari pertama?”

Tentu, “lebih sepi” di sini tetap dalam standar Comifuro. Kerumunannya masih besar. Tapi biasanya sinyal internet terasa lebih lancar, ruang gerak lebih lega, dan suasana terasa sedikit lebih manusiawi dibanding chaos hari pertama.

Kenapa bisa begitu? Ini perspektif hasil ngobrol dengan beberapa veteran pengunjung Comic Frontier!

1. Banyak Merchandise Incaran Sudah Habis

Momen-Seru-Comic-Frontier-XX-1.jpg
Salah satu booth circle Comifuro XX. (Dok. GGWP)

Salah satu alasan banyak orang rela antre sejak subuh di Comifuro adalah mengincar merchandise atau komik dari kreator ternama yang membuka booth.

Untuk beberapa kreator besar, merchandise bisa habis dalam 15 menit hingga 1 jam setelah gate buka di hari pertama.

Karena itu, banyak pengunjung merasa “misi utama” mereka memang ada di hari pertama.

Tapi apakah itu berarti yang ada di hari kedua hanya "barang sisa"?

Tidak juga. Justru bagi saya di hari kedua, kerumunan yang "sedikit lebih wajar" dan "jalan lebih lega" bisa membantu menemukan merch-merch dan komik-komik dari circle yang tergolong underrated dan hidden gem. Awamnya mereka ini ketutupan di hari pertama karena traffic kerumunan bisa terlalu ekstrem buat bikin mereka keliatan.

2. Meski Menyenangkan, Comifuro Itu Sangat Melelahkan

Kerumunan pengunjung memenuhi area pameran Comifuro 22 di dalam gedung besar dengan berbagai stan dan dekorasi bertema anime.
Comifuro 22. Fotografer: Fahrul Nurullah.

Banyak orang baru sadar setelah datang sendiri: Comifuro itu event yang menguras stamina dan bahkan kadang bisa menguras fisik dan mental.

Dari segi crowd, ini jelas salah satu event pop culture terbesar di Indonesia. Sensory overload sangat mungkin terjadi gara-gara suara ramai nonstop, lautan manusia, cosplay di mana-mana, area artist jualan super padat, hingga panas dan pengap di beberapa area.

Untuk CF terbaru saja, area yang dipakai mencapai Hall 6 sampai Hall 10 di Indonesia Convention Exhibition.

Kelihatannya sederhana, tapi kalau kamu benar-benar muter semua area, langkah kaki yang ditempuh bisa sangat jauh. Banyak pengunjung baru sadar mereka sudah berjalan ribuan langkah hanya dari keliling venue.

Belum lagi perjuangan pulangnya.

Baik pengguna transportasi umum maupun kendaraan pribadi biasanya tetap menghadapi tantangan masing-masing, mulai dari antre shuttle ke Stasiun Cisauk, macet di sekitar ICE BSD, sinyal internet overload, hingga sulit mencari ojol saat jam pulang.

Ditambah lagi banyak pengunjung datang dari luar kota, atau masih harus kerja dan sekolah di hari Senin. Karena itu, cukup banyak orang yang setelah “survive” hari Sabtu memilih istirahat atau pulang ke habitat masing-masing di hari Minggu.

3. Prioritas Budget Awamnya Tiket Satu Hari

Comic Frontier 21.
Comic Frontier 21. (duniaku.com/Adhitya Daniel)

Untuk CF22, harga tiket reguler 1 day pass adalah Rp75.000.

Bagi banyak pengunjung, membeli tiket satu hari saja terasa lebih hemat, terutama jika prioritas budget mereka adalah merchandise.

Dan karena merchandise incaran biasanya diburu di hari pertama, hype terbesar terjadi di hari pertama, serta stamina dan transport jadi pertimbangan, akhirnya banyak orang menumpuk kunjungan mereka di hari Sabtu.

Keuntungan Datang di Hari Kedua

Comic Frontier 21.
Comic Frontier 21. (duniaku.com/Adhitya Daniel)

Tapi apakah datang di hari kedua berarti pengalaman jadi “kurang seru?”

Belum tentu.

Justru ada beberapa keuntungan yang cukup terasa: sinyal internet biasanya lebih stabil, transaksi QRIS lebih lancar, komunikasi dengan teman lebih mudah, dan ruang gerak terasa lebih lega.

Kerumunan yang sedikit lebih terkendali juga membuat kamu bisa menikmati artist alley dengan lebih nyaman tanpa terus-menerus terdorong arus manusia.

Selain itu, faktor pengap dan sensory overload biasanya juga sedikit berkurang dibanding hari pertama.

Kalau kamu berencana datang ke Comifuro 23 pada 31 Oktober–1 November 2026, dan masih tergolong newcomer untuk event Jejepangan, datang di hari kedua bisa jadi pilihan bagus.

Apalagi kalau tujuanmu: ingin merasakan atmosfer Comifuro, menikmati cosplay, melihat-lihat artist alley, atau sekadar memahami “sebesar apa sih event ini?”

Hari kedua sering terasa lebih bersahabat dibanding chaos para survivor hari pertama. Kecuali mungkin ada guest star besar yang memang beraktivitas dua hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More