The Martian dan Air di Mars. Mungkin Inilah Saatnya Manusia Pindah dari Bumi!

Film The Martian menceritakan tentang bagaimana jadinya jika manusia hidup di Mars. Hal ini menarik untuk dibahas, mengingat baru-baru ini NASA juga menemukan adanya air asin di planet merah ini.

The Martian dan Air di Mars. Mungkin Inilah Saatnya Manusia Pindah dari Bumi!

Film The Martian menceritakan tentang bagaimana jadinya jika manusia hidup di planet Mars. Apakah mungkin? Emang bisa? Daripada penasaran dan terus bertanya-tanya lebih baik kamu baca artikel ini sampai selesai deh.

Ini bermula ketika NASA menemukan bukti bahwa di planet Mars terdapat air. Padahal tadinya para ilmuwan menganggap bahwa planet Mars mempunyai temperatur yang dingin dan planetnya gersang, sehingga sedikit sekali kemungkinan manusia bisa hidup di sana.

Dengan kondisi suhunya yang seperti itu tidak memungkinkan bahwa di planet Mars terdapat air dalam bentuk cair. Dalam temuan ini, para ilmuwan juga menemukan bahwa tanah yang ada di planet Mars mengandung air asin. Berbeda dengan air biasa yang bisa membeku dalam suhu nol derajat Celcius, air asin membutuhkan suhu yang lebih dingin lagi agar bisa membeku.

The Martian dan Air di Mars. Mungkin Inilah Saatnya Manusia Pindah dari Bumi! Ternyata Mars dulunya juga punya lautan seperti Bumi![/caption]

Untuk tahu lebih jelasnya, mendingan kamu lihat film The Martian, deh. Bagi kamu yang suka film science fiction, film ini wajib ditonton. Film ini bercerita tentang bagaimana manusia jika hidup di planet Mars. Gak percaya?

Film yang disutradarai Ridley Scott ini bercerita tentang Mark Whatney (yang diperankan oleh Matt Damon) harus berjuang untuk mempertahankan hidupnya di planet Mars. Jalan cerita di film ini sangat bagus dan menegangkan. Awal mula cerita dari film ini adalah ketika satelit NASA menangkap adanya badai besar di planet Mars. Saat itu terjadi para astronot sedang menjalankan misi mereka untuk menciptakan kehidupan baru di planet Mars. Dalam misi tersebut para astronot membawa peralatan yang sangat lengkap agar bisa bertahan hidup disana. Karena badai besar terjadi, para astronot harus membatalkan misi tersebut. Mereka tidak mempunyai waktu lagi untuk menunggu lebih lama karena badai semakin tidak bersahabat.

Saat itu Mark Whatney terjebak dalam badai tersebut dan terpisah dari tim yang akan membatalkan misi dan kembali ke bumi. Karena terpisah dari kru lainnya, mereka sempat beberapa kali melakukan kontak, namun Mark tidak menjawab. Akhirnya kru memutuskan untuk meninggalkan Mars tanpa Mark karena mereka berasumsi bahwa Mark telah meninggal. Namun ternyata Mark masih hidup. Wah terus gimana dong? Mau tidak mau Mark harus berpikir keras agar ia bisa bertahan hidup di planet yang tidak berpenghuni tersebut. Untuk bertahan hidup, akhirnya Mark menanam tanaman disana. Emang bisa? Kita lihat saja ya kelanjutan ceritanya.

[youtube_embed id="ej3ioOneTy8"]

The Martian dan Air di Mars. Mungkin Inilah Saatnya Manusia Pindah dari Bumi! Oops, salah film![/caption]

Kamu pasti penasaran kan bagaimana cara Mark bisa bertahan hidup di planet yang tanpa oksigen, tanpa gravitasi dan juga tidak ada tanaman dan air. Semua kemampuannya ia kerahkan untuk bisa bertahan hidup di Mars. Ia terus menghubungi pihak NASA untuk mendapatkan pertolongan. Namun ia selalu menemui kegagalan ketika mencoba menghubungi bumi. Ketika Mark sudah mulai terbiasa mengatasi kesendiriannya di planet Mars, akhirnya pesannya sampai di stasiun NASA setelah berulang kali mencoba dalam waktu yang cukup lama.

The Martian dan Air di Mars. Mungkin Inilah Saatnya Manusia Pindah dari Bumi! Elon Musk, pendiri SpaceX (dan juga CEO Tesla Motor)[/caption]

Bagaimana ya rasanya tinggal di planet Mars? Kini sebuah perusahaan penerbangan antariksa The Martian dan Air di Mars. Mungkin Inilah Saatnya Manusia Pindah dari Bumi! Koloni manusia di planet Mars bukan lagi impian di masa depan![/caption]

Tertarik untuk pindah dari Bumi?

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU