Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Supergroup YAO! Ada ONE OK ROCK dan Awich?

5 Fakta Supergroup YAO! Ada ONE OK ROCK dan Awich?
Supergroup YAO, yang terdiri dari Awich, rapper CHICO CARLITO, band rock ONE OK ROCK, dan band Paledusk.
  • YAO merupakan proyek kolaborasi musik yang menyatukan Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, dan Paledusk.
  • Proyek ini memadukan hip-hop, rock, dan musik alternatif dengan ambisi menantang batasan genre.
  • YAO telah merilis “777” serta “FOR OKINAWA”, lagu yang membawa cerita personal tentang Okinawa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi fans musik Jepang, kemunculan YAO sebagai proyek kolaborasi baru pada 2026 tentu menarik perhatian.

Bagaimana tidak? Supergroup ini mempertemukan sejumlah nama besar dari berbagai ranah musik Jepang. Ada ONE OK ROCK yang sudah dikenal luas, rapper Awich yang merupakan salah satu nama besar di skena hip-hop Jepang, CHICO CARLITO, hingga band Paledusk.

  1. 1. Diluncurkan pada Juli 2026

    Potret supergrup YAO yang beranggotakan Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, dan Paledusk dalam formasi kolaboratif.
    Supergroup YAO, yang terdiri dari Awich, rapper CHICO CARLITO, band rock ONE OK ROCK, dan band Paledusk.

    Awich, rapper CHICO CARLITO, band rock ONE OK ROCK, dan Paledusk meluncurkan proyek kolaborasi musik bernama YAO pada Juli 2026.

    Berdasarkan rilis pers resmi, proyek ini menyatukan empat sosok berpengaruh di industri musik Jepang dengan memadukan genre hip-hop, rock, dan musik alternatif.

    Mereka memiliki satu semangat dan ambisi yang sama: mendorong segala batasan dan menantang definisi sebuah genre.

    Dengan kombinasi empat nama tersebut, YAO sejak awal memang hadir sebagai proyek yang sulit dimasukkan ke dalam satu kotak genre musik saja.

  2. 2. Berawal dari kolaborasi ONE OK ROCK dan Awich

    Seorang perempuan mengenakan pakaian putih dan perhiasan emas berpose di bawah air dengan mata tertutup pada sampul album Okinawan Wuman.
    Cover album Okinawan Wuman dari Awich.

    Proyek YAO bermula dari penampilan live ONE OK ROCK dan Awich dalam sebuah konser.

    Setelah penampilan tersebut, Taka, frontman ONE OK ROCK, mengaku sangat menghargai dan menghormati musikalitas Awich, termasuk kultur hip-hop yang menjadi salah satu bagian penting dari identitas musiknya.

    Dari sana, gagasan kolaborasi tersebut kemudian berkembang.

    CHICO CARLITO ikut bergabung berkat kemampuan rap dan stage presence-nya yang kuat. Paledusk, band rock yang juga merupakan rekan kolaborasi ONE OK ROCK, kemudian melengkapi proyek tersebut.

    Hasilnya adalah sebuah supergroup yang mempertemukan musisi dari latar belakang berbeda, tetapi memiliki visi kreatif yang sama.

  3. 3. Terinspirasi konsep Yaoyorozu

    Logo YAO, supergrup yang beranggotakan Awich, ONE OK ROCK, Paledusk, dan CHICO CARLITO dalam proyek musik ini.
    Logo YAO, supergroup yang beranggotakan Awich, ONE OK ROCK, Paledusk, dan CHICO CARLITO

    Nama YAO mengambil inspirasi dari konsep “Yaoyorozu”, sebuah gagasan dalam budaya dan kepercayaan Jepang bahwa berbagai hal yang ada di sekitar manusia memiliki ruh atau spirit.

    Konsep tersebut kemudian menjadi bagian dari identitas proyek ini.

    Berdasarkan deskripsi resminya, YAO ingin merayakan keberagaman perspektif sekaligus suara-suara kreatif yang berbeda.

    Hal tersebut terasa cocok dengan komposisi grupnya: empat nama dengan karakter musik berbeda yang justru dipertemukan dalam satu proyek.

  4. 4. Single pertama: “777”

    Pada Juli 2026, YAO merilis video musik untuk single pertama mereka, “777”.

    Video musik tersebut menarik perhatian lewat visualnya yang sinematik. “777” disutradarai oleh Hidehito Hotta, yang juga merupakan rekan kolaborator kreatif Awich.

    Video ini mengambil latar sebuah dunia pascaperang, lengkap dengan gedung-gedung yang rusak dan mobil-mobil yang ditinggalkan.

    Di tengah suasana kehancuran tersebut, para anggota YAO tampil dengan aksi yang penuh energi.

    Diproduksi dalam skala besar layaknya sebuah film layar lebar, visual “777” mengubah gambaran kehancuran menjadi simbol kesatuan, ketahanan, dan kekuatan kolektif.

    Konsep tersebut pun terasa selaras dengan pesan utama YAO sebagai proyek yang mempertemukan berbagai suara dan latar belakang dalam satu kesatuan.

    Sampul single “777” oleh supergrup YAO yang beranggotakan Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, dan Paledusk.
    Cover untuk single "777," Supergroup YAO, yang terdiri dari Awich, rapper CHICO CARLITO, band rock ONE OK ROCK, dan band Paledusk.
  5. 5. Single kedua: “FOR OKINAWA”

    Sampul single “FOR OKINAWA” karya supergrup YAO yang beranggotakan Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, dan Paledusk.
    Cover untuk single "FOR OKINAWA," dari Supergroup YAO, yang terdiri dari Awich, rapper CHICO CARLITO, band rock ONE OK ROCK, dan band Paledusk.

    Setelah “777”, YAO melanjutkan proyek mereka dengan single kedua berjudul “FOR OKINAWA”, yang dirilis pada 3 September 2026 dan sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming musik seperti Spotify. Video musiknya akan segera rilis.

    “FOR OKINAWA” membawa tema yang jauh lebih personal.

    Lagu ini lahir dari berbagai perbincangan para anggota YAO selama proses produksi. Mereka kemudian mengeksplorasi Okinawa dari sisi sejarah, kultur, hingga luka masa lalu yang masih membekas.

    Tema tersebut memiliki hubungan yang sangat personal bagi Awich dan CHICO CARLITO karena keduanya berasal dari Okinawa.

    Keduanya pun kerap membagikan cerita mengenai Okinawa, termasuk berbagai realita yang dihadapi oleh masyarakat yang berasal dari wilayah tersebut.

    Perspektif Awich dan CHICO CARLITO kemudian turut membuat anggota YAO lainnya merasa terhubung dengan cerita tersebut.

    Taka dari ONE OK ROCK sendiri juga memiliki keinginan untuk ikut mempertahankan dan mengangkat warisan budaya khas Okinawa melalui proyek ini.

    Dengan demikian, “FOR OKINAWA” bukan sekadar kolaborasi empat musisi dengan genre berbeda, tetapi juga menjadi karya yang membawa cerita dan identitas budaya yang sangat personal bagi beberapa anggotanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More