Keuntungan Pokémon World Championships di Singapura untuk Indonesia!

- Singapura akan menjadi tuan rumah Pokémon World Championships 2027.
- Pemain dan penggemar Indonesia dapat menghadapi hambatan perjalanan yang lebih ringan dibandingkan saat Worlds digelar di Amerika Serikat.
- Keuntungan yang disebut mencakup visa, durasi penerbangan, biaya perjalanan, zona waktu, serta akses ke pertandingan dan side event.
Singapura akan menjadi tuan rumah Pokémon World Championships 2027.
Bagi pemain dan penggemar Pokémon dari Indonesia yang berminat datang ke Worlds, ini tentu menjadi kabar menarik.
Iya. Memang ini tetap bukan di Indonesia. Tapi dibandingkan ketika Worlds diselenggarakan di Amerika Serikat seperti Anaheim atau San Francisco, Singapura menawarkan sejumlah keuntungan besar dari sisi aksesibilitas.
Apa saja?
Table of Content
1. Tidak perlu mengurus visa Amerika

potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Connor Scott McManus) Untuk Warga Negara Indonesia (WNI), kunjungan singkat ke Singapura hingga 30 hari tidak memerlukan visa.
Ini jelas berbeda dengan perjalanan ke Amerika Serikat.
Untuk berkunjung ke AS, WNI pada umumnya perlu mengurus visa terlebih dahulu, dengan proses, biaya, dan waktu tunggu yang tentunya perlu diperhitungkan. Bahkan setelah mengeluarkan biaya dan menjalani proses tersebut, visa tetap bukan sesuatu yang otomatis diberikan.
Sementara itu, jika Worlds diselenggarakan di Singapura, hambatan tersebut menjadi jauh lebih kecil bagi wisatawan Indonesia yang memenuhi persyaratan masuk Singapura.
Apakah kamu datang karena berhasil lolos dan ingin bertanding di Worlds, sekadar ingin menonton, atau ingin mengikuti berbagai side event yang tersedia?
Secara logistik, semuanya menjadi jauh lebih sederhana.
Tentu kamu tetap perlu memastikan persyaratan masuk dan dokumen perjalanan yang berlaku saat 2027.
Tetapi setidaknya, tidak ada lagi urusan: “Waduh, harus bikin visa Amerika dulu.”
2. Penerbangan sekitar 2 jam versus perjalanan hingga 24 jam

Potret Chinatown di Singapura (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas) Ini mungkin salah satu perbedaan paling terasa.
Dari Jakarta ke Singapura, penerbangan langsung bisa ditempuh dalam waktu kurang dari dua jam.
Bandingkan dengan perjalanan dari Indonesia menuju Amerika Serikat.
Tergantung kota asal dan rute yang digunakan, perjalanan menuju wilayah Amerika bisa memakan waktu 20 jam lebih, terutama jika memperhitungkan transit.
Jadi perbedaannya bukan sekadar 2 jam vs 20+ jam.
Tetapi juga berarti lebih sedikit transit, lebih sedikit waktu yang harus dihabiskan di pesawat, dan jauh lebih sedikit energi yang terkuras sebelum pertandingan dimulai.
3. Biaya perjalanan lebih terjangkau

Potret patung Merlion di Singapura (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas) Singapura tentu bukan destinasi yang murah, apalagi dengan kondisi ekonomi sekarang.
Tiket pesawat, hotel, makanan, dan biaya selama berada di sana tetap harus diperhitungkan.
Namun secara keseluruhan, perjalanan ke Singapura berpotensi jauh lebih terjangkau dibandingkan perjalanan menuju Amerika Serikat.
Tiket pesawat lebih murah, waktu perjalanan jauh lebih singkat, dan biaya logistik seperti transportasi juga lebih sederhana.
Artinya, pemain Indonesia yang sebelumnya tidak bisa mempertimbangkan Worlds di Amerika karena persoalan biaya memiliki peluang yang jauh lebih realistis untuk datang ke Singapura.
Ini juga bisa berlaku untuk fans.
Kalau pergi ke San Francisco terasa seperti perjalanan besar yang harus direncanakan jauh-jauh hari, pergi ke Singapura bisa terasa lebih seperti international trip regional.
Bahkan ada skenario cuti beberapa hari, pesan tiket, cari hotel, lalu berangkat.
4. Tidak perlu melawan jet lag Amerika

Suasana di 2026 Pokémon World Championships, San Francisco. Fotografer: Fahrul Nurullah Ada satu keuntungan lain yang kadang terlupakan: zona waktu.
Ketika pemain Indonesia pergi bertanding di Amerika Serikat, mereka harus beradaptasi dengan perbedaan waktu yang sangat besar.
Artinya, tubuh yang terbiasa beraktivitas pada siang dan malam waktu Indonesia harus menyesuaikan diri dengan jadwal pertandingan di Amerika.
Dan untuk kompetisi seperti Pokémon, ketika konsentrasi dan pengambilan keputusan sangat penting, adaptasi semacam ini tentu bukan hal sepele.
Di Singapura, zona waktunya dekat sekali dengan Indonesia.
Sebaliknya, pemain dari Amerika dan Eropa-lah yang harus beradaptasi dengan waktu Asia.
Jadi ada "keunggulan pemain Asia Tenggara" untuk zona waktu ini.
5. Biaya jajan masih lebih terjangkau

Ilustrasi Secangkir Kopi (unsplash.com\Mitchell Hollander) Saat meliput Pokémon Worlds 2026 di San Francisco, saya pernah mengeluarkan US$15 hanya untuk kopi dan sandwich.
Apakah biaya makan dan jajan di Singapura bisa lebih mahal daripada di Indonesia? Masih bisa, tentu saja.
Namun, perbedaannya tidak harus seekstrem ketika kita membandingkannya dengan Amerika Serikat. Singapura juga punya banyak pilihan makanan dengan harga yang relatif terjangkau, terutama jika memilih hawker centre atau tempat makan lokal.
Hal ini cukup penting bagi mereka yang datang ke Worlds sebagai penonton atau sekadar ingin mengikuti side event, bukan sebagai kontestan yang perjalanan dan akomodasinya ditanggung atau dibantu oleh The Pokémon Company.
Kesimpulan: Worlds terasa jauh lebih dekat bagi Indonesia

2027 Pokémon World Championships akan di Singapura. Dok. The 2027 Pokémon Company Sebagai penutup, keuntungan terbesar Singapura bukan hanya satu hal. Semua hambatan kecil perjalanan internasional menjadi lebih ringan sekaligus.
Tidak perlu visa AS, waktu penerbangan jauh lebih singkat, biaya perjalanan berpotensi lebih rendah, tidak ada jet lag besar, dan akses regional jauh lebih mudah.
Bagi pemain Indonesia, ini berarti World Championships 2027 terasa jauh lebih mudah didatangi dibandingkan ketika turnamen digelar di Amerika Serikat.
Dan ada satu hal lagi yang menarik.
Worlds bukan hanya untuk pemain yang sudah memastikan tempat di pertandingan utama.
Ada penonton, komunitas, side event, merchandise, dan berbagai aktivitas Pokémon lainnya.


















