5 Film Post Apocalypse Yang Harus Kamu Coba!

Haus film post apocalypse setelah melihat Mad Max: Fury Road? Coba saksikan lima film di daftar ini untuk memperkaya pengetahuanmu akan genre ini!

Film Post Apocalypse - Explosion

Mad Max: Fury Road sudah dirilis sejak pekan lalu, menampilkan visi masa depan yang menarik dari George Miller. Cari film sejenis sambil menunggu bisa nonton? Atau sudah menontonnya dan sekarang kamu bersemangat ingin melihat lebih banyak film post apocalypse? Jangan khawatir, daftar film post apocalypse di bawah ini dijamin bisa memuaskan dahaga kamu akan film-film serupa!


[page_break no="1" title="Mad Max 2: The Road Warrior"]


Film Post Apocalypse - Mad Max 2

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/05/14/review-mad-max-fury-road-salah-satu-film-aksi-terbaik-tahun-ini/" title="Review Mad Max Fury Road – Salah Satu Film Aksi Terbaik Tahun Ini!"]

Yak, [outbound_link text="Mad Max: Fury Road" link="http://www.rottentomatoes.com/m/mad_max_fury_road/"] memang adalah salah satu film aksi terbaik di dekade ini. Tapi tidak ada salahnya kamu mengunjungi kembali judul sebelumnya, yang mengawali tren tersendiri di genre film post apocalypse: [outbound_link text="Mad Max 2: The Road Warrior" link="http://www.rottentomatoes.com/m/mad_max_2_the_road_warrior_1981/?search=Mad%20Max%202"].

Filmnya sendiri bercerita tentang konflik antara geng buas, yang dipimpin oleh sosok perkasa dan karismatik bernama Lord Humungus, yang mencoba merebut sisa persediaan minyak dari sebuah kilang minyak. Masalahnya, kilang minyak ini sudah terlebih dahulu dihuni oleh sejumlah pengungsi. Walau Humungus menjanjikan keselamatan bila penghuni kilang mau menyerahkan persediaan minyak mereka, tak satu pun penghuni kilang yang percaya.

Max Rockatansky, yang awalnya mengunjungi kilang hanya untuk kebutuhan pribadinya, justru terseret konflik dengan kedua pihak ini, yang pada akhirnya mungkin tak akan menguntungkannya sama sekali.

Pengaruh dari satu judul ini terasa ke banyak judul di berbagai media. Hokuto no Ken? Lihat pemandangan kehancurannya, penampilan preman-premannya, bahkan premis seorang penyendiri berkelana di tanah gersang pasca perang nuklir, dan kamu akan merasakan pengaruh Mad Max 2: The Road Warrior di anime/manga yang satu itu. Untuk game, lihat Fallout dan Borderlands. Bahkan salah satu pelindung badan di Fallout (leather jacket) selalu dibuat menyerupai kostum Max klasik ini.  Kita lihat saja apa Fury Road mampu meninggalkan efek di pop culture seperti Road Warrior.


[page_break no="2" title="Threads"]


Film Post Apocalypse - Threads

Dirilis 3 tahun setelah Mad Max 2, film post apocalypse yang satu ini memiliki pandangan yang jauh berbeda tentang dunia pasca perang nuklir.

Konflik antara Amerika Serikat dan Soviet memanas di [outbound_link text="Threads" link="http://www.rottentomatoes.com/m/threads/?search=Threads"], dimulai dari kudeta yang didukung oleh pihak pro Amerika di Iran, berujung kepada "barter" nuklir antara blok Barat dan blok Timur. Sekitar 210 megaton mendarat di Inggris, mengawali kisah kelam Threads. Sepanjang film, kamu akan disuguhi upaya warga kota Sheffield, yang harus bertahan dari kesulitan pasca ledakan nuklir: tak ada listrik, krisis obat dan air, dan ancaman dari penyakit akibat radiasi.

Kamu mencari hiburan? Kalau begitu, jangan tonton Threads. Film ini akan menyerap emosi positif kamu, meninggalkan keputusasaan, rasa frustrasi, dan depresi. Kamu akan diberondong oleh nuansa kelam dari awal. Alih-alih membaik, semakin mendekati klimaks nuansa kelam ini semakin kuat hingga terasa mencekik.

Tapi, kalau kamu ingin mendapat gambaran realistis tentang efek perang nuklir, atau ingin mencari film yang bisa dijadikan bahan pembelajaran, maka film ini wajib ditonton. Tak heran, karena film post apocalypse yang satu ini dibuat untuk menunjukkan efek nyata dari kejadian seperti itu!

Lanjut ke halaman 2....


[page_break no="3" title="When the Wind Blows"]


Film Post Apocalypse - When the Wind Blows

Ah, [outbound_link text="When the Wind Blows" link="http://www.rottentomatoes.com/m/when_the_wind_blows/?search=When%20the%20Wind%20Blows"]. Film animasi ini bercerita tentang James Bloggs dan istrinya Hilda. Setelah ledakan nuklir, pasangan suami-istri ini mencoba bertahan di rumah mereka, menanti pertolongan dengan mengikuti instruksi-instruksi yang telah diberikan oleh pemerintah Inggris. Tapi, apakah mereka benar-benar akan selamat melalui krisis ini?

Jangan tertipu dengan fakta bahwa ini adalah animasi. Saat penulis selesai menyaksikan film ini, sensasi yang penulis rasakan mungkin setara dengan ditinju oleh petinju profesional. Sebagai sebuah film post apocalypse, When the Wind Blows bisa dideskripsikan sebagai Threads dalam skala yang lebih kecil. Hebatnya, impact-nya ke penonton tak kalah bila dibandingkan dengan Threads. Terutama karena di sini kamu dihadapkan pada pasangan baik hati, yang sangat normal, terpaksa dihadapkan pada situasi horor yang begitu nyata dan mencekam.

Untuk yang ini, kamu tidak perlu repot-repot cari filmnya. When the Wind Blows sudah dapat disaksikan secara utuh di Youtube, sebagai bahan referensi cerita post apocalypse dan juga bahan pembelajaran. Cuma... ya... sebaiknya hindari dulu kalau kamu sedang tidak mau depresi.

[youtube_embed id="sdtpvoOXn2o"]


[page_break no="4" title="The Road"]


Film Post Apocalypse - The Road

Bukan, jalan yang dimaksud oleh film ini bukanlah Fury Road maupun jalanan Road Warrior. [outbound_link text="The Road" link="http://www.rottentomatoes.com/m/10009460-the_road/"] bisa dibilang adalah film post apocalypse yang mengambil unsur Mad Max (protagonis menjelajahi dunia post apocalypse) namun juga menggunakan pendekatan muram dari Threads. Hasilnya adalah film menakjubkan yang mungkin tidak akan kuat ditonton dua kali oleh yang menyaksikannya.

Film yang didasarkan dari novel Cormack McCarthy ini menceritakan petualangan bapak-anak untuk selamat di dunia yang telah hancur. Tidak dijelaskan apakah penyebabnya adalah perang nuklir, wabah penyakit, atau apa, yang jelas situasi yang mereka hadapi benar-benar tidak menunjang kemungkinan mereka bertahan hidup. Menghadapi suhu yang kian dingin, mereka melakukan perjalanan ke area selatan Amerika sambil berharap dapat menemukan persediaan konsumsi dan suhu yang lebih hangat.

The Road menyajikan kehidupan post apocalypse dengan keterbatasan pangan, cuaca yang buruk, serta ancaman dari manusia-manusia yang bersedia melakukan apapun hanya untuk bertahan hidup. Sejauh apapun ayah-anak ini berkelana, mereka selalu disuguhkan pemandangan kehancuran, yang akan membuat mereka dan penonton ragu apakah ada harapan bagi bumi. Walau terkesan "sepi" dan bisa membosankan karena minimnya aksi, The Road tetap mampu menyajikan film yang memikat, didukung oleh akting yang sangat baik dari Viggo Mortensen.


[page_break no="5" title="Wall-E"]


Film Post Apocalypse - Wall-E

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/05/11/akhirnya-brad-bird-siap-mengerjakan-lanjutan-the-incredibles/" title="Akhirnya Brad Bird Siap Mengerjakan Lanjutan The Incredibles!"]

Mungkin cukup membahas film depresinya. Ada juga film post apocalypse yang mampu menanamkan harapan bagi penontonnya. Masih di ranah animasi, ada satu film post apocalypse karya Pixar: [outbound_link text="Wall-E" link="http://www.rottentomatoes.com/m/wall_e/"]. Walau penampakan bumi terlihat sehancur kebanyakan film post apocalypse, alasan kehancuran di Wall-E bukanlah perang nuklir melainkan konsumerisme besar-besaran yang menyebabkan bumi tertimbun sampah.

Ada pun tokoh dari film ini adalah Wall-E, sesuai judulnya. Ia hanya mesin pengumpul sampah biasa, satu-satunya yang tersisa setelah sisanya dimatikan... dan entah bagaimana dapat mengembangkan sendiri akal budi sepanjang masa itu. Saat ia menemukan tanda-tanda kalau bumi mungkin bisa pulih, ia pun terseret konflik yang akhirnya menentukan apakah manusia dapat kembali untuk membangun bumi atau tidak.

Pada intinya, Wall-E menyajikan tema tentang cinta, seperti yang disajikan di filmnya lewat EVE dan Wall-E (tanpa dialog konvensional ala manusia pula). Wall-E juga menyajikan harapan, bahwa kehidupan akan kembali bangkit dari kehancuran.

Itulah lima film post apocalypse yang wajib kamu coba, kalau kamu ingin mendalami genre yang satu ini. Ada judul menarik yang belum disampaikan? Silakan tulis di komentar!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU