Kenapa Kebanyakan Orang Korea Bernama Kim, Lee, dan Park? Ini Dia Penjelasannya!

Apakah orang Korea itu enggak kreatif dalam membuat nama? Oh tunggu dulu, pasalnya ada alasan historis mengapa banyak orang Korea bernama Kim, Lee, dan Park.

Kenapa Kebanyakan Orang Korea Bernama Kim, Lee, dan Park? Ini Dia Penjelasannya!

Apakah orang Korea itu enggak kreatif dalam membuat nama? Oh tunggu dulu, pasalnya ada alasan historis mengapa banyak orang Korea bernama Kim, Lee, dan Park.

Kim Tae Ha, Kim So Hyun, dan Kim Wo Bin. Selain mereka adalah seorang aktor, persamaan lain dari ketiga orang tadi yaitu mereka punya marga Kim. Begitu pula dengan Park Shin Hye, Park Hae Jin, dan Park Hyung Sik yang memiliki marga Lee.

Kim, Lee, dan Park memang menjadi nama yang paling populer di Korea Selatan. Bahkan hampir setengah populasi negara Ginseng, didonimasi oleh tiga nama marga tersebut. Padahal, marga di Korea bukan itu saja lho. Masih ada Ahn, Byun, Han, Dang, atau Jang. Lantas, apa yang melatarbelakangi marga Kim, Lee, dan Park sangat dominan di Korea?

Untuk mengetahui jawabannya, Kita harus mundur jauh ke era sebelum tahun 1000 masehi, yakni saat dinasti Goryeo. Raja Korea Wang Geon membuat peraturan untuk memberikan nama marga pada para bangsawan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui mana anggota yang memiliki garis keturunan dengan raja.

Kenapa Kebanyakan Orang Korea Bernama Kim, Lee, dan Park? Ini Dia Penjelasannya!

Bagi mereka yang tidak memiliki hubungan apapun dengan kerajaan, masih bisa untuk mendapatkan nama marga. Caranya adalah dengan mengikuti ujian pegawai negeri sipil demi meningkatkan derajat keluarga. Bagi siapa saja yang berhasil lolos ujian tersebut, mereka berhak memakai nama keluarga di depan dan dicatat dalam buku silsilah.

Orang Korea bernama Kim, Lee, dan Park pun menjadi penanda jika orang tersebut adalah anggota kerajaan dan tidak boleh digunakan oleh rakya biasa. Namun seiring berjalannya waktu, tepatnya saat masa Dinasti Joseon pada abad 19, sistem kasta dihapuskan. Hingga akhirnya pada abad 20, seluruh penduduk memiliki nama keluarga.

Akibatnya, warga Korea dari kalangan bawah berlomba-lomba untuk memiliki marganya sendiri. Marga Kim, Lee, dan Park pun menjadi pilihan favorit, karena mereka bakal dianggap memiliki keturunan dengan raja atau bangsawan.

Tahukah Kamu berapa banyak orang yang memiliki nama Kim, Lee, dan Park di Korea sekarang? Lalu apakah seseorang yang memiliki marga yang sama diperbolehkan untuk menikah? Simak ulasannya di halaman kedua

Sebagai marga yang berasal dari klan kerajaan, tak aneh mengapa nama Kim, Lee, dan Park menjadi favorit. Menurut sensus penduduk pada tahun 2000 lalu, nama Kim merupakan marga yang paling banyak di Korea yakni sebanyak 22% dari populasi. Diikuti Lee (15%), dan Park (3%). Tiga nama marga tersebut hampir dimiliki oleh setengah populasi Korea.

Orang Korea bernama Kim, Lee, dan Park mungkin tak akan banyak berubah atau bahkan terus bertambah dalam beberapa dekade ke depan.

Pemberian marga ini pun sempat menuia masalah dalam urusan pernikahan. Pasalnya, pada tahun 1990-an, pemilik nama dengan marga yang sama dilarang menikah. Hal ini karena dianggap sama dengan menikahi keluarga sendiri. Peraturan tersebut sudah dianut oleh nenek moyang dari 1.000 tahun lalu.

Aturan ini pernah dicabut sementara sebanyak tiga kali pada 1977, 1987, dan 1995.  Lalu pada tahun 2005, peraturan tentang pelarangan menikah dengan satu marga benar-benar dihapus. Dengan demikian, orang yang berasal dari marga yang sama dapat menikah secara legal, selama hubungannya tidak lebih dekat dari urutan sepupu ketiga di keluarga.

Andai peraturan tersebut masih diberlakukan sampai sekarang, mungkin Kita tak akan bisa melihat romantisnya pernikahan Song Joong Ki dan Song Hye Kyo.

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU