5 Lagu Anime Terkeren yang Hadir di An Anime Symphony: Overdrive

Jakarta Concert Orchestra kembali menghadirkan konser anime

WhatsApp Image 2024-02-03 at 20.56.02_f2d7f9db.jpg

Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali menghadirkan simfoni lagu anime di awal 2024 ini melalui Anime Symphony Overdrive. Kali ini mereka menghadirkan 19 lagu utama dengan dua buah encore sebagai penutup.

Di antara 21 lagu tersebut, kami ambil lima yang kami anggap paling bagus. Baik itu dari sisi teknis maupun penyajiannya.

1. Doraemon no Uta

Doraemon no UtaDok. Istimewa

Mungkin ada sedikit unsur emosionil ketika kami memilih lagu ini. Bagaimana tidak, Doraemon no Uta memang salah satu lagu yang menemani masa kecil kami. Tapi selain alasan tersebut, Doraemon no Uta yang dibawahkan oleh JCO dan The Resonanz Childern's of Choir (Serunai) memang pantas mendapatkan acungan jempol.

Bagaimana tidak, permainan JCO di bawah arahan konduktor Avip Priatna mampu membius kami.  Berbagai potensi nada yang dimiliki oleh Doraemon no Uta berhasil dikembangkan dengan baik tapi tidak berlebihan. 

Rasanya seperti mendengarkan lagu wajib kami waktu kecil dengan versi yang jauh lebih baik.

Baca Juga: Ngobrol dengan Avip Priatna, Konduktor An Anime Symphony: Overdrive!

2. Il Vento d'oro

WhatsApp Image 2024-02-03 at 20.56.02_f2d7f9db.jpgDok. Istimewa

Soundtrack dari Giorno ini membuat kami menjerit bersemangat di atas bangku yang lumayan sempit. Nadanya yang upbeat mendapatkan sedikit sentuhan oleh JCO. Sentuhan tersebut tidak lebay, tetapi sebaliknya malah memperkuat aransemen dari The Golden Wind itu sendiri. 

Gilanya lagi, ternyata bukan hanya kami yang merasakan kalau lagu ini merupakan salah satu piece terbaik yang hadir hari ini. Semua orang ikut bergoyang ketika mendengar Il Vento d'oro.

3. Mononoke Hime

WhatsApp Image 2024-02-03 at 20.56.02_31fbf7c8.jpgDok. Istimewa

Salah satu karya terbaik Joe Hisashi yang ditangkap dengan baik oleh JCO. Diiringi vokal lantang dari Birgitta Sisca, membuat kami terpaku selama 3 menit lebih. Rasanya tidak ada yang memisahkan kami dengan dunia Mononoke. Rasanya seperti masuk ke dalam rawa magis yang dipenuhi dengan kabut.

4. Moonlight Densetsu

WhatsApp Image 2024-02-03 at 20.56.01_48c7e8f1.jpgDok. Istimewa

Lagi-lagi faktor nostalgia menjadi keputusan utama kami memilih Moonlight Densetsu. Tapi bukan berarti lagu ini buruk. Sebaliknya kami menemukan keseimbangan aransemen dan vokal yang kembali dibawakan oleh Birgitta Sisca dan Stefani Yang.

Mungkin kami lebay, tapi mendengarkan Moonlight Densetsu versi ini membuat kami ingat akan beberapa Orotario yang pernah kami dengar. 

5. We Are!

WhatsApp Image 2024-02-03 at 20.56.01_67804e89.jpgDok. Istimewa

Yes, ini adalah lagu paling oke dari Anime Symphony Overdrive. Walaupun ada beberapa bagian vokalnya yang dinyanyikan secara beramai-ramai oleh Batavia Madrigal Singers. Mereka tetap bisa menjaga semangat atau esensi utama dari lagu We Are!

Avip Priatna tidak melakukan banyak perubahan pada aransemen We Are! Hal ini menjadikan bagian lagu maupun vokal dari We Are! tidak terasa jauh berbeda dengan versi rekamannya.

Nah itulah tadi 5 lagu terbaik di Anime Symphony Overdrive. Kalau kamu penasaran dengan seluruh kualitas yang dihadirkan oleh JCO, kamu wajib banget untuk menonton Anime Symphony berikutnya. Bye!

Baca Juga: 4900 Tiket Konser 'An Anime Symphony: Overdrive' Kembali Sold Out

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU