Review Game Captain Tsubasa 2 World Fighters

- Captain Tsubasa 2: World Fighters dijadwalkan rilis untuk berbagai platform pada 27 Agustus 2026.
- Game ini mengusung sepak bola arcade dengan jurus spesial, duel antar pemain, dan pertandingan penuh aksi superhuman.
- Presentasi cerita dinilai kuat, sementara kedalaman gameplay terasa terbatas setelah sensasi awal jurus spesial berkurang.
Captain Tsubasa 2: World Fighters dijadwalkan rilis untuk berbagai platform pada 27 Agustus 2026.
Nah, Duniaku.com sudah mendapat kesempatan untuk memainkan game ini lebih dulu. Setelah mencobanya, bagaimana pendapat kami?
Table of Content
1. Gambaran Game-nya

Captain Tsubasa 2: World Fighters (dok. Bandai Namco Entertainment) Penjelasan resmi mengenai Captain Tsubasa 2: World Fighters di situs resminya sebenarnya sudah cukup menggambarkan game seperti apa yang akan kamu dapatkan:
"Video game terbaru dari seri anime Captain Tsubasa yang dicintai di seluruh dunia!
Menampilkan 22 tim nasional dan lebih dari 110 karakter yang dapat dimainkan.
Rasakan pengalaman sepak bola penuh aksi super, di mana serangkaian jurus luar biasa menciptakan jalannya pertandingan yang tak terduga!"
Yep, ini jelas bukan game sepak bola simulasi.
Bahkan judul "World Fighters" terasa masuk akal ketika kamu sudah melihat sendiri bagaimana pertandingan berlangsung.
Pemain bertahan bisa merebut bola dengan mementalkan lawan. Para penyerang punya tendangan spesial yang dapat mengurangi "HP" kiper. Berbagai jurus super pun bisa digunakan untuk mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
Singkatnya, ini adalah sepak bola penuh chaos ala Captain Tsubasa.
Dan memang, rasanya akan aneh kalau game Captain Tsubasa justru mencoba menjadi simulasi sepak bola yang serius.
2. Luar Biasa Arcade

Review Captain Tsubasa 2 World Fighters. (Dok. Tamsoft Corporation, Bandai Namco Entertainment Asia) Penyajian gameplay Captain Tsubasa 2: World Fighters sendiri benar-benar arcade garis keras.
Ini tipe game yang bahkan setelah dimainkan sebentar saja, kamu sudah bisa merasakan sisi positif sekaligus negatifnya.
Sisi positifnya?
Seru.
Kalau dimainkan bersama atau ditonton oleh sekumpulan penggemar Captain Tsubasa, berbagai jurus gila yang bermunculan di lapangan bisa membuat suasana langsung heboh.
Tendangan spesial, duel antar pemain, sampai situasi pertandingan yang tiba-tiba berubah menjadi chaos memang punya daya tarik tersendiri. Ada kepuasan ketika akhirnya berhasil mengeluarkan jurus yang kamu inginkan dan melihat adegan spektakulernya.
Kontrolnya juga terasa sudah disempurnakan, lebih mudah dipahami.
Game ini juga tidak malu-malu menunjukkan bahwa ia memang ingin menjadi Captain Tsubasa dalam bentuk video game.
Namun, di sisi lain, pendekatan arcade ini juga menjadi salah satu kelemahannya.
Setelah rasa "wow" dari berbagai jurus spesial mulai berkurang, kamu bisa merasakan bahwa kedalaman gameplay-nya tidak terlalu signifikan.
Ini bukan game yang menawarkan sistem sepak bola kompleks untuk kamu pelajari dalam waktu lama. Fokusnya lebih kepada menghadirkan pertandingan yang spektakuler dan penuh aksi.
Jadi, kalau kamu mencari game sepak bola dengan mekanik mendalam, mungkin kamu akan merasa kurang puas.
3. Yang Saya Puji Justru Presentasi Ceritanya

Review Captain Tsubasa 2 World Fighters. (Dok. Tamsoft Corporation, Bandai Namco Entertainment Asia) Mode cerita game ini dijanjikan sebagai kelanjutan dari game pertama, dengan mengikuti perjalanan Tsubasa menghadapi rival-rival baru dalam cerita yang diangkat dari alur World Youth.
Game ini juga menghadirkan cerita yang lebih luas di bawah pengawasan langsung pencipta aslinya, Yoichi Takahashi, termasuk berbagai duel antarnegara dalam perjalanan menuju kejayaan di tingkat internasional.
Dan justru di bagian inilah saya merasa Captain Tsubasa 2: World Fighters paling menarik.
Dalam cerita ini, kamu memainkan karakter yang bisa kamu kustomisasi sendiri.

Review Captain Tsubasa 2 World Fighters. (Dok. Tamsoft Corporation, Bandai Namco Entertainment Asia) Karakter tersebut merupakan pemain Jepang yang masuk ke Sao Paulo Youth dan kemudian dengan cepat menunjukkan potensinya. Ia bahkan memiliki kemampuan untuk meniru teknik pemain lain.
Gimmick tersebut tentu saja menarik dari sisi gameplay karena memungkinkan kamu mengutak-atik karakter dan memberinya teknik favorit.
Namun, yang paling saya sukai justru cara cerita tersebut disajikan.
Dari yang saya mainkan, penceritaan game ini terasa sangat kental dengan gaya Yoichi Takahashi.
Dialog sebelum dan sesudah pertandingan, percakapan antarkarakter, bahkan momen ketika aksi di lapangan tiba-tiba diinterupsi oleh dialog, semuanya membantu membuat presentasinya terasa seperti sedang menonton anime Captain Tsubasa.
Dan bukan hanya karakter utama yang mendapatkan perhatian.
Di setiap babak cerita, kamu juga bisa melihat situasi dari tim atau karakter lain.
Misalnya, ketika karakter buatanmu dan Tsubasa sedang berjuang di Sao Paulo, cerita sampingan dapat memperlihatkan perjuangan Hyuga di Jepang.
Hal-hal seperti ini membuat dunia World Fighters terasa lebih luas daripada sekadar perjalanan karakter utama dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Dan plotnya tak terasa sekedar "filler" yang mengulur kamu menyelesaikan kontennya.

Review Captain Tsubasa 2 World Fighters. (Dok. Tamsoft Corporation, Bandai Namco Entertainment Asia) 4. Komentar Saya

Review Captain Tsubasa 2 World Fighters. (Dok. Tamsoft Corporation, Bandai Namco Entertainment Asia) Captain Tsubasa 2: World Fighters berhasil menyajikan nuansa anime aslinya, terutama melalui presentasi cerita dan berbagai adegan spesial yang memang terasa seperti Captain Tsubasa.
Kalau tujuanmu adalah merasakan pertandingan sepak bola superhuman ala anime, game ini mampu memberikan pengalaman tersebut.
Masalahnya, setelah daya tarik visual dan kehebohan berbagai jurus spesial mulai berkurang, terlihat bahwa fondasi gameplay-nya tidak memiliki kedalaman yang cukup untuk membuat saya ingin terus memainkannya dalam jangka panjang.
Dengan kata lain, ini game yang sangat mudah membuat heboh di awal, tetapi semakin lama dimainkan, semakin terasa keterbatasan gameplay-nya.
Untuk penggemar berat Captain Tsubasa, terutama yang memang ingin melihat karakter dan teknik favorit mereka beraksi dalam format game modern, tentu ada banyak hal yang bisa dinikmati.
Namun, jika dinilai sebagai sebuah game sepak bola secara keseluruhan, saya merasa World Fighters masih kurang memberikan alasan kuat untuk terus dimainkan setelah sensasi awalnya hilang.
Nilai: 3/5


















