Gameplay KuloNiku: Bowl Up! (duniaku.com/Adhitya Daniel)
Ada hal menarik dari Indonesia Game Awards 2026 yang juga menjadi pengalaman tersendiri bagi redaksi Duniaku.com: salah satu juri dalam ajang penghargaan ini adalah penulis artikel ini, yang mewakili Duniaku.com.
Dari berbagai kategori yang diperebutkan, ada beberapa hal yang menjadi sorotan kami.
Best Game Visual: Masa Depan Visual Game Indonesia yang Menjanjikan
Menurut kami, seluruh nominasi Best Game Visual tahun ini menawarkan identitas visual yang menarik. Masing-masing memiliki karakter tersendiri, sehingga sulit untuk tidak antusias melihat arah perkembangan visual game Indonesia ke depannya.
Jika keragaman pendekatan visual seperti ini menjadi gambaran masa depan industri game Indonesia, kami akan sangat senang melihat perkembangannya.
Best Game Narrative: 1998: The Toll Keeper Story Memang Kuat
Untuk kategori narasi, 1998: The Toll Keeper Story merupakan salah satu game dengan kekuatan penceritaan yang paling menonjol di antara judul-judul yang kami soroti tahun ini.
Kekuatan narasinya juga tercermin dari keberhasilannya membawa pulang penghargaan Best Game Narrative, selain WINGS Award.
Kuloniku Bowl Up: Paket Lengkap yang Layak Mendapat Perhatian
Untuk kategori Best Gameplay dan Game of the Year, Kuloniku Bowl Up merupakan pilihan yang kami dukung. Bagi kami, game ini menawarkan paket yang sangat lengkap dibandingkan para pesaingnya.
Dari sisi cerita, dalam reviewnya penulis Duniaku.com Adhitya Daniel menyoroti bagaimana premis sederhana dalam game ini berkembang menjadi sesuatu yang semakin tidak terduga.
Cerita sederhana tentang seorang pengurus bakso biasa ini diputar balik menjadi spesial begitu monopoli, konspirasi, sampai agen rahasia terlibat. Apalagi ketika kamu sadar bahwa semua hal yang kamu lakukan sendiri, mulai dari meja pesanan sampai belakang dapur, ternyata bukan hal yang manusiawi.
Dari segi gameplay, Kuloniku Bowl Up juga menawarkan lebih dari sekadar mengambil pesanan dan memasak makanan.
Mengambil pesanan secara acak untuk dibuat di dapur mungkin biasa, namun quality of life yang dibawa oleh game ini, seperti timing kesabaran, variasi solusi dalam satu pesanan, sampai variasi cara memasak bahan makanan, terus membuat game ini asyik dimainkan mau harinya diulang berapa kali pun.
Meskipun kadang faktor acak dalam game ini membuat isi pesanannya naik darah. Apa maksudnya mi segar enggak pakai mi dan kuah?!
Sementara itu, musik dan desain audio turut mendukung pengalaman bermain yang ditawarkan.
Pilihan musik yang whimsical pun bikin game ini semakin tidak membosankan, karena masing-masing lagu menjadi motif yang oke buat mewakili loop keseharian sampai tidur, sampai detik kamu mendengar lagu santai yang sama lagi.
Efek audio ketika memasak juga menjadi indikator yang oke ketika melakukan multitasking: menggoreng ayam sambil memotong cabai sambil merebus bakso tahu putih dan mi, dengan separasi bunyi yang pas.
Satu aspek lain yang membuat Kuloniku Bowl Up begitu menarik adalah replayability-nya. Kombinasi mekanik memasak, variasi pesanan, dan tantangan yang muncul selama permainan membuatnya tetap menyenangkan untuk dimainkan berulang kali.
Bagi kami, inilah yang menjadikan Kuloniku Bowl Up lebih dari sekadar game dengan satu aspek unggulan. Cerita, gameplay, musik, dan pengalaman bermainnya saling melengkapi.
Jadi, tidak mengherankan jika Kuloniku Bowl Up menjadi pilihan kami untuk Best Gameplay dan Game of the Year.
Selamat kepada seluruh pemenang Indonesia Game Awards 2026! Dan kalau kamu belum mencoba Kuloniku Bowl Up, game ini layak masuk daftar untuk dimainkan.