Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Inilah Para Pemenang Indonesia Game Awards 2026!

5 min read
Inilah Para Pemenang Indonesia Game Awards 2026!
Game indie dari Indonesia kini makin menunjukkan kualitasnya di mata dunia, salah satunya lewat KuloNiku: Bowl Up! (gamerant.com)
  • Indonesia Game Awards 2026 digelar dalam rangkaian IGDX 2026 sebagai bagian dari Bali Tech Week di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali.

  • 1998: The Toll Keeper Story memenangkan WINGS Award dan Best Game Narrative, sementara Kejora meraih Best Game Visual dan Troublemaker 2 menang di kategori Best Game Music/Audio.

  • Kuloniku dari Gambir Studio menjadi pemenang Best Gameplay dan Game of the Year dalam ajang penghargaan tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Indonesia Game Awards (IGA) 2026 kembali digelar dalam rangkaian IGDX 2026, yang tahun ini menjadi bagian dari Bali Tech Week di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali.

Sebagai salah satu ajang penghargaan untuk industri game Indonesia, Indonesia Game Awards menjadi kesempatan untuk mengapresiasi karya-karya pengembang lokal dari berbagai aspek, mulai dari visual, musik, narasi, hingga gameplay.

Lantas, siapa saja pemenang Indonesia Game Awards 2026? Berikut daftar lengkapnya!

  1. 1. WINGS Award

    1998 The Toll Keeper Story Endless - 08.png
    1998 The Toll Keeper Story Endless (Dok. Gamechanger Studio)

    Salah satu hal menarik dari Indonesia Game Awards tahun ini adalah kehadiran WINGS Award, yang diperkenalkan oleh WINGS di panggung utama. Penghargaan ini memiliki kriteria tersendiri dan ditujukan untuk mengapresiasi game karya perempuan serta pengembang dari kelompok yang kurang terwakili dalam industri game berdasarkan gender.

    Berikut nominasi WINGS Award 2026:

    1998: The Toll Keeper Story — GameChanger Studio

    K-Pop Idol Stories: Road to Debut — Wisageni Studio

    The Chef's Shift — Panitia Game Dev

    Blades of Mirage — Agate

    Beat the Ads — Mirukulab

    Pemenang: 1998: The Toll Keeper Story

  2. 2. Best Game Visual

    Kategori Best Game Visual mengapresiasi identitas visual dan presentasi artistik yang ditawarkan oleh game-game Indonesia.

    Berikut nominasi tahun ini:

    Kejora — Berangin Creative

    Verde — Antimeta Studio

    Montabi — Mankibo

    Kuloniku — Gambir Studio

    Grim Trials — Glory Jam

    Luxman — Moonlit Market

    Pemenang: Kejora

  3. 3. Best Game Music/Audio

    Troublemaker 2: Beyond Dream
    Troublemaker 2: Beyond Dream. (duniaku.com/Adhitya Daniel)

    Musik dan desain audio turut membentuk identitas sebuah game, baik dalam membangun atmosfer maupun mendukung pengalaman bermain.

    Berikut nominasi Best Game Music/Audio:

    Troublemaker 2 — Gamecom Team

    Jurnalrisa: Dark Destiny — Digital Happiness

    Coffee Talk Tokyo — Toge Productions

    1998: The Toll Keeper Story — GameChanger Studio

    Luxman — Moonlit Market

    K-Pop Idol Stories: Road to Debut — Wisageni Studio

    Pemenang: Troublemaker 2

  4. 4. Best Game Narrative

    1998: The Toll Keeper Story
    1998: The Toll Keeper Story. (dok. GameChanger Studio)

    Kategori Best Game Narrative memberikan apresiasi kepada game dengan kekuatan penceritaan yang menonjol.

    Berikut nominasi tahun ini:

    Kejora — Berangin Creative

    Kumitantei: Old-School Slaughter — Mango Factory

    Salah Sambung 3 — Rolling Glory Jam

    1998: The Toll Keeper Story — GameChanger Studio

    Teller's Duty — Hiscory

    Coffee Talk Tokyo — Toge Productions

    Pemenang: 1998: The Toll Keeper Story

  5. 5. Best Gameplay

    Fakta Kuloniku
    Game indie dari Indonesia kini makin menunjukkan kualitasnya di mata dunia, salah satunya lewat KuloNiku: Bowl Up! (gamerant.com)

    Kategori Best Gameplay menyoroti pengalaman bermain yang ditawarkan oleh masing-masing game, termasuk bagaimana mekanik dan interaksi pemain dirancang.

    Berikut nominasi Best Gameplay:

    Troublemaker 2 — Gamecom Team

    Grim Trials — Glory Jam

    Montabi — Mankibo

    Kuloniku — Gambir Studio

    Luxman — Moonlit Market

    Teller's Duty — Hiscory

    Pemenang: Kuloniku (Gambir Studio)

  6. 6. Game of the Year

    Fakta Kuloniku
    Kota KuloNiku dipenuhi oleh karakter-karakter eksentrik yang membuat dunia game terasa hidup (store.steampowered.com)

    Game of the Year menjadi salah satu kategori utama Indonesia Game Awards, dengan nominasi yang bersaing untuk mendapatkan pengakuan sebagai game terbaik tahun ini.

    Berikut nominasi Game of the Year 2026:

    Troublemaker 2 — Gamecom Team

    Montabi — Mankibo

    Kuloniku — Gambir Studio

    Coffee Talk Tokyo — Toge Productions

    1998: The Toll Keeper Story — GameChanger Studio

    Pemenang: Kuloniku (Gambir Studio)

  7. 7. Komentar Redaksi Duniaku.com

    Gameplay KuloNiku: Bowl Up!
    Gameplay KuloNiku: Bowl Up! (duniaku.com/Adhitya Daniel)

    Ada hal menarik dari Indonesia Game Awards 2026 yang juga menjadi pengalaman tersendiri bagi redaksi Duniaku.com: salah satu juri dalam ajang penghargaan ini adalah penulis artikel ini, yang mewakili Duniaku.com.

    Dari berbagai kategori yang diperebutkan, ada beberapa hal yang menjadi sorotan kami.

    Best Game Visual: Masa Depan Visual Game Indonesia yang Menjanjikan

    Menurut kami, seluruh nominasi Best Game Visual tahun ini menawarkan identitas visual yang menarik. Masing-masing memiliki karakter tersendiri, sehingga sulit untuk tidak antusias melihat arah perkembangan visual game Indonesia ke depannya.

    Jika keragaman pendekatan visual seperti ini menjadi gambaran masa depan industri game Indonesia, kami akan sangat senang melihat perkembangannya.

    Best Game Narrative: 1998: The Toll Keeper Story Memang Kuat

    Untuk kategori narasi, 1998: The Toll Keeper Story merupakan salah satu game dengan kekuatan penceritaan yang paling menonjol di antara judul-judul yang kami soroti tahun ini.

    Kekuatan narasinya juga tercermin dari keberhasilannya membawa pulang penghargaan Best Game Narrative, selain WINGS Award.

    Kuloniku Bowl Up: Paket Lengkap yang Layak Mendapat Perhatian

    Untuk kategori Best Gameplay dan Game of the Year, Kuloniku Bowl Up merupakan pilihan yang kami dukung. Bagi kami, game ini menawarkan paket yang sangat lengkap dibandingkan para pesaingnya.

    Dari sisi cerita, dalam reviewnya penulis Duniaku.com Adhitya Daniel menyoroti bagaimana premis sederhana dalam game ini berkembang menjadi sesuatu yang semakin tidak terduga.

    Cerita sederhana tentang seorang pengurus bakso biasa ini diputar balik menjadi spesial begitu monopoli, konspirasi, sampai agen rahasia terlibat. Apalagi ketika kamu sadar bahwa semua hal yang kamu lakukan sendiri, mulai dari meja pesanan sampai belakang dapur, ternyata bukan hal yang manusiawi.

    Dari segi gameplay, Kuloniku Bowl Up juga menawarkan lebih dari sekadar mengambil pesanan dan memasak makanan.

    Mengambil pesanan secara acak untuk dibuat di dapur mungkin biasa, namun quality of life yang dibawa oleh game ini, seperti timing kesabaran, variasi solusi dalam satu pesanan, sampai variasi cara memasak bahan makanan, terus membuat game ini asyik dimainkan mau harinya diulang berapa kali pun.

    Meskipun kadang faktor acak dalam game ini membuat isi pesanannya naik darah. Apa maksudnya mi segar enggak pakai mi dan kuah?!

    Sementara itu, musik dan desain audio turut mendukung pengalaman bermain yang ditawarkan.

    Pilihan musik yang whimsical pun bikin game ini semakin tidak membosankan, karena masing-masing lagu menjadi motif yang oke buat mewakili loop keseharian sampai tidur, sampai detik kamu mendengar lagu santai yang sama lagi.

    Efek audio ketika memasak juga menjadi indikator yang oke ketika melakukan multitasking: menggoreng ayam sambil memotong cabai sambil merebus bakso tahu putih dan mi, dengan separasi bunyi yang pas.

    Satu aspek lain yang membuat Kuloniku Bowl Up begitu menarik adalah replayability-nya. Kombinasi mekanik memasak, variasi pesanan, dan tantangan yang muncul selama permainan membuatnya tetap menyenangkan untuk dimainkan berulang kali.

    Bagi kami, inilah yang menjadikan Kuloniku Bowl Up lebih dari sekadar game dengan satu aspek unggulan. Cerita, gameplay, musik, dan pengalaman bermainnya saling melengkapi.

    Jadi, tidak mengherankan jika Kuloniku Bowl Up menjadi pilihan kami untuk Best Gameplay dan Game of the Year.

    Selamat kepada seluruh pemenang Indonesia Game Awards 2026! Dan kalau kamu belum mencoba Kuloniku Bowl Up, game ini layak masuk daftar untuk dimainkan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More