Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Siapa Jocasta di Komik Marvel? Ini AI Istri Ultron!
Jocasta di Marvel Comics
  • Jocasta, robot AI yang debut di The Avengers #162 tahun 1977, diciptakan Ultron sebagai istri sekaligus pendamping untuk membenci Avengers dan umat manusia.

  • Kepribadiannya dibentuk dari pola otak Janet van Dyne; setelah mengetahui Janet akan dikorbankan, Jocasta memperingatkan Avengers dan kemudian menolak Ultron.

  • Memiliki kekuatan tempur, kemampuan teknologi, dan kehendak mandiri, Jocasta menjadi sekutu serta anggota sementara Avengers, juga terlibat dengan Avengers Academy.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jocasta adalah karakter robot dengan kecerdasan buatan yang diciptakan Ultron untuk menjadi istrinya. Namun, rencana penjahat robotik tersebut justru berakhir dengan pengkhianatan, karena Jocasta akhirnya memilih melawan penciptanya dan membantu Avengers.

Karakter ini memiliki hubungan unik dengan Wasp, Hank Pym, dan Vision. Berikut lima hal yang perlu diketahui tentang Jocasta dalam komik Marvel.

1. Jocasta Diciptakan Ultron sebagai Istri

Ultron dan Jocasta di Marvel Comics

Jocasta pertama kali muncul dalam The Avengers #162 yang terbit pada 1977. Karakter ini diciptakan oleh Jim Shooter dan George Pérez.

Ultron membangun Jocasta karena ingin memiliki pasangan yang bisa menemaninya sekaligus berbagi kebenciannya terhadap Avengers dan umat manusia. Ia berharap Jocasta akan setia kepadanya dan membantu mewujudkan rencananya.

Namun, Ultron tidak sekadar menciptakan robot pembantu. Ia ingin Jocasta memiliki kesadaran dan kepribadian sendiri. Keputusan tersebut justru menjadi awal dari masalahnya, sebab Jocasta akhirnya mampu menentukan pilihannya sendiri.

2. Pola Pikir Jocasta Berasal dari Wasp

The Wasp dan Jocasta di Marvel Comics

Untuk membangun kepribadian Jocasta, Ultron menggunakan pola gelombang otak Janet van Dyne alias Wasp. Janet merupakan istri Hank Pym, ilmuwan yang menciptakan Ultron dalam komik.

Ultron kemudian memanipulasi Hank agar membantunya memindahkan kehidupan Janet ke tubuh robot tersebut. Hank mengira proses itu diperlukan untuk menyelamatkan Janet, padahal Ultron sebenarnya ingin mengorbankannya demi menghidupkan Jocasta sebagai istrinya.

Namun, Jocasta menyadari bahwa keberadaannya akan membuat Janet meninggal. Ia pun mengirimkan sinyal untuk memperingatkan Avengers, yang akhirnya datang menyelamatkan Janet dan menghentikan rencana Ultron.

Jocasta sendiri sempat tidak aktif setelah proses tersebut dihentikan. Ultron kemudian membangunkannya kembali, dan pola pikir Janet yang tertinggal menjadi bagian penting dari kepribadian Jocasta.

3. Jocasta Berbalik Melawan Penciptanya

Jocasta di Marvel Comics

Setelah diaktifkan kembali, Jocasta sempat mengikuti panggilan Ultron dan kembali mendatanginya. Namun, ketika akhirnya berhadapan langsung dengan sang pencipta, ia justru menolak menjadi pendampingnya.

Meski diprogram untuk mencintai Ultron, Jocasta memiliki kehendak sendiri. Ia tidak bisa menerima kejahatan yang dilakukan Ultron dan memilih berpihak kepada Avengers.

Keputusan ini menjadi bagian terpenting dari perkembangan karakternya. Jocasta membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar mesin yang harus mengikuti program awal, melainkan individu yang bisa menentukan benar dan salah.

4. Jocasta Punya Kekuatan Robot Tempur Canggih

Jocasta di Marvel Comics

Sebagai robot yang dirancang Ultron, Jocasta memiliki kemampuan fisik yang melampaui manusia biasa. Ia mempunyai kekuatan, daya tahan, dan ketahanan tubuh super, serta sensor canggih yang membantunya menganalisis lingkungan.

Jocasta juga memiliki sejumlah kemampuan untuk bertarung, termasuk menembakkan energi dari matanya, menghasilkan medan gaya elektromagnetik, terbang, dan mengakses atau mengendalikan sistem mekanis secara nirkabel.

Kemampuan tersebut membuatnya berguna dalam pertempuran maupun misi yang membutuhkan analisis teknologi. Jocasta bukan hanya karakter yang mengandalkan kecerdasan buatan, tetapi juga petarung yang mampu menghadapi berbagai ancaman secara langsung.

5. Jocasta Menjadi Sekutu Avengers

Jocasta di Marvel Comics

Setelah meninggalkan Ultron, Jocasta beberapa kali membantu Avengers dan akhirnya mendapat status sebagai anggota sementara. Perjalanannya bersama tim ini juga memperlihatkan tantangan yang dihadapinya sebagai makhluk buatan yang ingin diterima sebagai individu.

Jocasta bahkan memiliki hubungan menarik dengan Vision. Keduanya sama-sama merupakan ciptaan Ultron yang memilih jalan berbeda dari penciptanya. Namun, Vision saat itu sudah memiliki hubungan dengan Scarlet Witch, sehingga perasaan Jocasta terhadapnya tidak berkembang menjadi hubungan romantis.

Dalam cerita-cerita berikutnya, Jocasta juga terlibat dalam tim Avengers yang berkaitan dengan Hank Pym dan menjadi staf Avengers Academy, tempat para calon pahlawan muda belajar mengendalikan kemampuan mereka.

Pada akhirnya, Jocasta menjadi contoh karakter Marvel yang berhasil melampaui tujuan awal penciptanya. Ia dibuat untuk menjadi istri Ultron, tetapi justru memilih memperjuangkan kehidupan dan kehendaknya sendiri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article