Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

8 Karakter Film Street Fighter (2026) yang Ternyata Tak Ikut Turnamen

5 min read
8 Karakter Film Street Fighter (2026) yang Ternyata Tak Ikut Turnamen
Konfrontasi Cammy dan Chun-Li. (Dok. Legendary Pictures/Street Fighter)
  • Street Fighter (2026) menampilkan turnamen World Warriors, tetapi tidak semua karakter ikonik menjadi pesertanya.

  • E. Honda menyerahkan slot kepada Ryu, sementara Ryu justru dianggap kalah karena walkover setelah dibawa ke Spire.

  • M. Bison, Dan, Chun-Li, Juli, Cammy, dan Blanka terlibat dalam konflik berbeda di luar kompetisi resmi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat Street Fighter (2026) pertama kali diumumkan, ada satu hal yang membuat penggemar penasaran: film ini akan menghadirkan turnamen World Warriors!

Namun, meski filmnya menampilkan banyak karakter ikonik dari franchise Capcom tersebut, tidak semuanya benar-benar menjadi peserta turnamen.

Dari sekian banyak karakter yang muncul, hanya delapan sosok yang tercatat dalam daftar peserta:

  1. Ken Masters
  2. Balrog
  3. Dhalsim
  4. Zangief
  5. Vega
  6. Guile
  7. Joe
  8. E. Honda, yang kemudian memberikan tempatnya kepada Ryu

Dan bahkan dari delapan itu, ada yang bahkan tidak hadir ke ronde 1.

Lantas, siapa saja karakter penting yang justru tidak ikut bertanding dalam turnamen World Warriors ini?

Berikut daftarnya!

  1. 1. E. Honda

    E. Honda Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)
    E. Honda Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)

    E. Honda sebenarnya sempat terdaftar sebagai peserta turnamen. Namun, sebelum kompetisi berlangsung, ia justru berhadapan dengan Ryu dalam pertarungan di pemandian.

    Ryu mengincar slot Honda karena Akuma mengancam akan menghadapi pemenang turnamen. Honda sendiri ingin memastikan bahwa Ryu, yang sudah lama menghilang dari dunia pertarungan, masih pantas mendapatkan kesempatan tersebut.

    Ryu berhasil mengalahkannya. Honda pun bersedia menyerahkan tempatnya kepada Ryu.

    Dengan demikian, Honda menjadi salah satu karakter yang sempat masuk daftar peserta, tetapi akhirnya tidak ikut bertanding.

  2. 2. Ryu

    MV5BN2Q5ODAzYzYtNGUwMi00NDhkLTljZDEtNjk2MjJiZmQ0MTBjXkEyXkFqcGc@._V1_.jpg
    Dok. Legendary Pictures/Capcom (Street Fighter/Ryu)

    Nah, ini yang agak bikin kesal.

    Ryu berhasil mengalahkan Honda dan mendapatkan kesempatan untuk menggantikannya di turnamen. Namun, ironisnya, ia justru tidak sempat bertanding sama sekali!

    Setelah konflik di kelab malam, Ryu dilumpuhkan dan dibawa ke Spire, fasilitas penjara di Metrolao City.

    Akibatnya, Ryu dianggap kalah karena walkover (WO) sebelum sempat menunjukkan kemampuannya di arena.

    Situasi ini berbeda dari Vega, yang sempat mengalahkan Guile sebelum akhirnya mundur, atau Ken, yang berhasil mencapai final sebelum situasi lain membuatnya tidak hadir.

    Ryu datang untuk bertarung, berhasil mendapatkan slot peserta, tetapi malah berakhir di penjara.

  3. 3. M. Bison

    MV5BMzE0NzJhYTktNzE1MS00MzdkLTg0MDgtY2FjMjk3ZWYwZjAwXkEyXkFqcGc@._V1_.jpg
    Dok. Legendary Pictures/Capcom (Street Fighter/M. Bison)

    M. Bison menjadi tokoh penting di balik penyelenggaraan turnamen World Warriors di Metrolao City.

    Namun, ia sendiri lebih sibuk bergerak di belakang layar. Fokus utamanya adalah mengumpulkan energi Hado dari para petarung demi meningkatkan kekuatannya.

    Alih-alih turun ke arena dan menghadapi para peserta, Bison justru memanfaatkan situasi untuk menjalankan agendanya sendiri.

    Akibatnya, ia bahkan belum benar-benar berfungsi sebagai final boss yang harus dihadapi para petarung dalam turnamen ini.

    Mungkin saja Bison akan mendapatkan kesempatan tersebut dalam film berikutnya. Untuk sekarang, ia lebih cocok disebut sebagai dalang di balik konflik daripada kontestan World Warriors.

  4. 4. Dan

    Dan Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)
    Dan Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)

    Dan adalah manajer Ken Masters yang selalu berada di dekatnya sepanjang film.

    Meski punya hubungan erat dengan Ken, Dan bukan peserta turnamen. Perannya lebih banyak berkaitan dengan mendampingi Ken dan mengurus berbagai hal di luar arena.

    Namun, Dan tidak sepenuhnya meninggalkan dunia pertarungan.

    Menjelang akhir film, ia kembali mengenakan gi-nya dan ikut membantu menghadapi Evil Ryu.

    Jadi, meskipun tidak terdaftar sebagai peserta World Warriors, Dan tetap mendapat kesempatan untuk menunjukkan sedikit kemampuan bertarungnya ketika situasi benar-benar genting.

  5. 5. Chun-Li

    MV5BZWZhNDczNDgtZGJiZi00NzUzLWE0MmMtNDI0MTFlOGEyNmJkXkEyXkFqcGc@._V1_.jpg
    Dok. Legendary Pictures/Capcom (Street Fighter/Chun Li)

    Salah satu hal yang cukup disayangkan dari Street Fighter (2026) adalah minimnya kesempatan bagi karakter perempuan penting untuk bertanding dalam turnamen.

    Padahal, Street Fighter II memperkenalkan sejumlah petarung perempuan tangguh yang kemudian menjadi bagian penting dari perkembangan karakter perempuan dalam genre fighting game.

    Chun-Li, misalnya, justru lebih banyak berfokus pada penyamaran dan upayanya mendapatkan kepercayaan M. Bison. Di balik pendekatan tersebut, ia masih menyimpan dendam pribadi terhadap sang penguasa Shadaloo.

    Konflik ini memang memberikan Chun-Li motivasi yang jelas di luar turnamen. Namun, konsekuensinya, ia tidak mendapatkan kesempatan untuk menjadi peserta World Warriors.

    Padahal, Chun-Li merupakan salah satu karakter paling ikonik dalam franchise ini. Akan menarik jika film memberinya lebih banyak kesempatan untuk bertarung dalam kompetisi yang menjadi salah satu daya tarik utama cerita.

  6. 6. Juli

    Juli Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)
    Juli Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)

    Juli juga bukan peserta turnamen World Warriors.

    Dalam film, ia lebih berperan sebagai salah satu pengawal M. Bison. Kehadirannya berkaitan dengan kepentingan Shadaloo, bukan ambisinya untuk memenangkan kompetisi.

    Momen ketika Juli benar-benar terlibat dalam pertarungan terjadi saat ia bersama Vega menyerang Chun-Li di ruangan Bison.

    Adegan tersebut setidaknya memberikan kesempatan bagi Juli untuk menunjukkan kemampuan bertarungnya. Namun, ia tetap tidak mendapatkan pertandingan tersendiri di turnamen.

    Padahal, Juli merupakan salah satu karakter yang berpotensi memperluas cerita mengenai para Dolls dan hubungan mereka dengan Shadaloo.

  7. 7. Cammy

    Cammy White Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)
    Cammy White Street Fighter. (Dok. Paramount Pictures, Capcom/Street Fighter)

    Cammy juga tidak ikut bertanding dalam turnamen.

    Dalam Street Fighter (2026), ia lebih digambarkan sebagai sosok berbahaya yang berada di pihak Bison.

    Namun, absennya Cammy dari turnamen terasa cukup disayangkan. Ia merupakan salah satu karakter perempuan paling populer dalam franchise Street Fighter, sekaligus petarung yang seharusnya punya kemampuan untuk bersaing di arena World Warriors.

    Masalahnya bukan sekadar ia tidak terdaftar sebagai peserta. Cammy juga tidak mendapatkan kesempatan bertarung untuk memperlihatkan kemampuan tersebut.

    Dan di sinilah ironi karakter perempuan dalam film ini semakin terasa.

    Chun-Li sibuk menjalankan misinya, Juli bertindak sebagai pengawal Bison, sementara Cammy lebih banyak berperan sebagai pengikut Shadaloo. Ketiganya memiliki fungsi cerita masing-masing, tetapi tidak benar-benar mendapatkan panggung sebagai peserta turnamen.

  8. 8. Blanka

    MV5BY2E2M2QwNTYtZmNkNS00ZGRlLWIwYTktYjhjYjE5YmJiZGRkXkEyXkFqcGc@._V1_.jpg
    Dok. Legendary Pictures/Capcom (Street Fighter/Blanka)

    Blanka memang tampil sebagai petarung dalam film ini, tetapi bukan sebagai peserta turnamen World Warriors.

    Ia berada di dalam Spire, fasilitas penjara di Metrolao City, dan sempat bertarung melawan Ryu.

    Namun, pertarungan tersebut bukan bagian dari kompetisi resmi. Blanka justru terlibat dalam rencana M. Bison untuk menyerap energi Hado milik Ryu.

    Dengan kata lain, Blanka bertarung karena menjadi bagian dari eksperimen Bison, bukan karena ingin memenangkan turnamen.

    Ini cukup menarik karena Blanka merupakan karakter ikonik dari Street Fighter II. Kehadirannya di film memang memberikan kesempatan bagi penonton untuk melihatnya beraksi, tetapi perannya tidak berkaitan langsung dengan World Warriors.

  9. Turnamen World Warriors yang Tidak Semua Karakternya Ikut Bertanding

    Blanka berambut hijau menyerang Ryu berkimono putih dalam adegan pertarungan Street Fighter di arena
    Blanka lawan Ryu. (Dok. Capcom, Paramount Pictures/Street Fighter)

    Itulah delapan karakter Street Fighter (2026) yang ternyata tidak ikut bertanding dalam turnamen World Warriors, meskipun beberapa di antaranya sempat terdaftar sebagai peserta atau tetap terlibat dalam pertarungan di luar kompetisi.

    Dari E. Honda yang menyerahkan slotnya kepada Ryu, Ryu yang justru tidak sempat bertanding, hingga Blanka yang menjadi bagian dari rencana Bison, film ini memperlihatkan bahwa tidak semua konflik berpusat pada turnamen.

    Namun, ada satu hal yang cukup disayangkan: beberapa karakter ikonik, terutama Chun-Li dan Cammy, tidak mendapat kesempatan yang cukup untuk menunjukkan kemampuan bertarung mereka dalam kompetisi tersebut.

    Padahal, turnamen World Warriors adalah salah satu elemen paling menarik dari Street Fighter.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More