Wujud manusia AI EDITH. (Dok. Marvel Studio/VisionQuest)
Ada alasan lain mengapa celetukan tersebut terasa relevan: pengalaman EDITH bersama Peter Parker memang merupakan bagian penting dari karakterisasinya.
Emily Hampshire, pengisi suara EDITH, pernah membahas karakter tersebut dalam wawancara di New York Comic Con. Ia menggambarkan EDITH melalui pertanyaan retoris berikut:
"If Tony Stark bottled his ego and put it into a pair of sunglasses, gave it access to all these dangerous weapons and gave her to a teenager, who would she be after being in those glasses?"
Pernyataan itu menyoroti bagaimana EDITH merupakan perpanjangan dari ego dan teknologi Tony Stark, lengkap dengan akses ke persenjataan yang sangat berbahaya.
Namun, EDITH kemudian diwariskan kepada seorang remaja yang belum tentu siap menghadapi tanggung jawab sebesar itu. Pengalamannya bersama Peter menjadi bagian dari konteks yang membentuk cara penonton mengenal karakter tersebut.
Itulah yang membuat celetukan EDITH di VisionQuest terasa menarik. Ketika ia menyebut bos pertamanya adalah siswa SMA, dialog tersebut bukan hanya mengingatkan penonton pada Far From Home, tetapi juga membuka pertanyaan tentang seberapa banyak pengalaman masa lalunya yang masih ia ingat.
Apakah EDITH masih mengingat Peter Parker secara utuh? Apakah ia hanya mengingat seorang remaja yang pernah menjadi bosnya? Atau apakah yang tersisa hanya pengalaman bersama Spider-Man?
Untuk saat ini, kita masih membutuhkan petunjuk yang lebih jelas sebelum bisa menentukan jawabannya.
Namun, satu celetukan singkat itu sudah cukup untuk membuat penggemar kembali memikirkan konsekuensi akhir Spider-Man: No Way Home terhadap karakter-karakter MCU lainnya.
Emily Hampshire sendiri dalam wawancara berbeda dengan Comicbook.com sudah pernah membahas soal dialog mantan bosnya adalah anak SMA, dari klip yang beredar, dan apakah EDITH ingat Peter Parker setelah No Way Home.
Hampshire mengaku ia tidak tahu. Tapi ia pun menyorot dengan EDITH masih ingat bos lamanya adalah seorang remaja, "ada sesuatu di dalam sana."