Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah EDITH Masih Mengingat Peter Parker Setelah No Way Home?
Peter Parker memakai EDITH. (Dok. Sony Pictures, Marvel Studio/Spider-Man: Far From Home)
  • Mantra Doctor Strange membuat dunia melupakan Peter Parker, tetapi Spider-Man tetap diingat tanpa identitas aslinya.

  • Celetukan EDITH tentang bos pertamanya yang masih SMA mengingatkan penonton pada Peter Parker.

  • Dialog tersebut menjadi petunjuk menarik, tetapi belum mengonfirmasi bahwa EDITH masih mengingat Peter secara utuh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Celetukan EDITH tentang bos pertamanya yang merupakan siswa SMA memunculkan pertanyaan apakah ia masih mengingat Peter Parker.
  • Who?
    EDITH, Peter Parker, Doctor Strange, Vision, Tony Stark, dan Emily Hampshire terlibat dalam pembahasan tersebut.
  • Where?
    Celetukan EDITH muncul dalam VisionQuest episode 6, sedangkan pengalaman EDITH bersama Peter ditampilkan dalam Spider-Man: Far From Home.
  • When?
    Setelah kejadian di Spider-Man: No Way Home, ketika mantra Doctor Strange membuat dunia melupakan Peter Parker.
  • Why?
    EDITH menyebut bos pertamanya adalah siswa SMA, sementara Peter pernah menerima EDITH dari Tony Stark saat masih duduk di bangku SMA.
  • How?
    EDITH menyampaikan kalimat tentang bos pertamanya. Namun, ia tidak menyebut nama Peter Parker secara langsung sehingga ingatannya belum dapat dipastikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di akhir No Way Home, semua orang lupa Peter Parker, tetapi mereka masih ingat Spider-Man. EDITH pernah menjadi milik Peter saat ia masih SMA. Di VisionQuest, EDITH berkata bos pertamanya adalah anak SMA. Itu membuat orang bertanya apakah EDITH masih ingat Peter. Jawabannya belum pasti karena EDITH tidak menyebut nama Peter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Celetukan EDITH memberi ruang bagi penonton untuk memperhatikan kembali hubungan antara teknologi Tony Stark, Peter Parker, dan Spider-Man. Dialog singkat itu juga memperluas pertanyaan tentang dampak mantra Doctor Strange terhadap AI tanpa memaksakan satu jawaban. Dengan begitu, pengalaman EDITH bersama Peter tetap menjadi bagian penting dari pembacaan karakter tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di akhir Spider-Man: No Way Home, Doctor Strange merapal mantra yang membuat seluruh dunia melupakan Peter Parker. Bahkan Ned Leeds dan MJ, dua orang terdekat Peter, tidak lagi mengingat bahwa dirinya pernah ada.

Namun, ada satu hal menarik dari mantra tersebut: orang-orang masih mengingat Spider-Man, hanya saja mereka tidak lagi mengetahui identitasnya sebagai Peter Parker.

Lalu, bagaimana dengan EDITH? AI yang dahulu digunakan Tony Stark dan kemudian diwariskan kepada Peter Parker itu punya sejarah tersendiri bersama sang Spider-Man.

VisionQuest episode 6 menghadirkan celetukan EDITH yang menarik untuk diperhatikan. Apakah ini berarti ia masih mengingat Peter Parker setelah kejadian di No Way Home?

1. Celetukan EDITH yang Mengandung Petunjuk Menarik

EDITH di Visionquest. (Dok. Marvel Studio/VisionQuest)

Dalam salah satu momen di episode tersebut, Vision mengeluhkan betapa sulitnya berurusan dengan remaja.

EDITH kemudian menanggapinya dengan kalimat:

"Tell me about it. My first boss was a junior in high school."

Kalimat itu terdengar seperti celetukan ringan. Namun, bagi penggemar MCU, pernyataan EDITH langsung memunculkan satu nama: Peter Parker.

Peter masih duduk di bangku SMA ketika Tony Stark mewariskan EDITH kepadanya dalam Spider-Man: Far From Home. Ia kemudian menggunakan teknologi tersebut, lengkap dengan akses ke berbagai sistem pengawasan dan persenjataan canggih.

Jadi, ketika EDITH menyebut bahwa bos pertamanya adalah seorang siswa SMA, sangat masuk akal jika penonton langsung menghubungkannya dengan Peter.

Namun, ada satu pertanyaan yang lebih menarik: apakah EDITH benar-benar masih mengingat Peter Parker?

2. Apakah EDITH Benar-Benar Masih Mengingat Peter?

Peter Parker memakai EDITH. (Dok. Sony Pictures, Marvel Studio/Spider-Man: Far From Home)

Sebelum buru-buru menyimpulkan bahwa mantra Doctor Strange tidak mempan terhadap EDITH, ada satu hal yang perlu diperhatikan: EDITH tidak menyebut nama Peter Parker.

Ia hanya mengatakan bahwa bos pertamanya adalah seorang siswa SMA. Pernyataan tersebut cocok dengan sejarahnya bersama Peter, tetapi belum membuktikan bahwa EDITH masih mengingat identitas asli Spider-Man.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan celetukan tersebut.

Pertama, EDITH mungkin memang masih mengingat Peter Parker beserta pengalaman mereka di masa lalu. Jika demikian, dialog ini bisa menjadi petunjuk menarik tentang bagaimana mantra Doctor Strange memengaruhi AI atau teknologi Stark.

Kedua, EDITH mungkin masih menyimpan ingatan bahwa ia pernah diwariskan kepada seorang siswa SMA, tetapi tidak lagi mengingat identitas anak tersebut. Dengan kata lain, informasi tentang pengalaman masa lalunya masih tersisa, sementara kaitannya dengan Peter Parker telah terhapus atau berubah.

Ketiga, EDITH mungkin mengingat Spider-Man sebagai pengguna sebelumnya, tetapi tidak lagi mengetahui bahwa sosok di balik topeng tersebut adalah Peter Parker.

Kemungkinan terakhir ini menarik karena akhir No Way Home tidak membuat dunia melupakan Spider-Man. Yang dihapus adalah ingatan tentang Peter Parker dan hubungan personal orang-orang dengannya.

Tentu saja, kita belum mengetahui secara pasti bagaimana mantra tersebut bekerja terhadap sistem AI seperti EDITH.

Ada pula kemungkinan bahwa dialog ini sengaja dibuat sebagai referensi terhadap Far From Home, tanpa dimaksudkan untuk menjelaskan mekanisme mantra Doctor Strange secara terperinci.

Karena itu, celetukan EDITH sebaiknya dipandang sebagai petunjuk yang menarik, bukan konfirmasi bahwa ia masih mengingat Peter Parker.

3. Emily Hampshire Pernah Menjelaskan Pengalaman EDITH Bersama Spider-Man

Wujud manusia AI EDITH. (Dok. Marvel Studio/VisionQuest)

Ada alasan lain mengapa celetukan tersebut terasa relevan: pengalaman EDITH bersama Peter Parker memang merupakan bagian penting dari karakterisasinya.

Emily Hampshire, pengisi suara EDITH, pernah membahas karakter tersebut dalam wawancara di New York Comic Con. Ia menggambarkan EDITH melalui pertanyaan retoris berikut:

"If Tony Stark bottled his ego and put it into a pair of sunglasses, gave it access to all these dangerous weapons and gave her to a teenager, who would she be after being in those glasses?"

Pernyataan itu menyoroti bagaimana EDITH merupakan perpanjangan dari ego dan teknologi Tony Stark, lengkap dengan akses ke persenjataan yang sangat berbahaya.

Namun, EDITH kemudian diwariskan kepada seorang remaja yang belum tentu siap menghadapi tanggung jawab sebesar itu. Pengalamannya bersama Peter menjadi bagian dari konteks yang membentuk cara penonton mengenal karakter tersebut.

Itulah yang membuat celetukan EDITH di VisionQuest terasa menarik. Ketika ia menyebut bos pertamanya adalah siswa SMA, dialog tersebut bukan hanya mengingatkan penonton pada Far From Home, tetapi juga membuka pertanyaan tentang seberapa banyak pengalaman masa lalunya yang masih ia ingat.

Apakah EDITH masih mengingat Peter Parker secara utuh? Apakah ia hanya mengingat seorang remaja yang pernah menjadi bosnya? Atau apakah yang tersisa hanya pengalaman bersama Spider-Man?

Untuk saat ini, kita masih membutuhkan petunjuk yang lebih jelas sebelum bisa menentukan jawabannya.

Namun, satu celetukan singkat itu sudah cukup untuk membuat penggemar kembali memikirkan konsekuensi akhir Spider-Man: No Way Home terhadap karakter-karakter MCU lainnya.

Emily Hampshire sendiri dalam wawancara berbeda dengan Comicbook.com sudah pernah membahas soal dialog mantan bosnya adalah anak SMA, dari klip yang beredar, dan apakah EDITH ingat Peter Parker setelah No Way Home.

Hampshire mengaku ia tidak tahu. Tapi ia pun menyorot dengan EDITH masih ingat bos lamanya adalah seorang remaja, "ada sesuatu di dalam sana."

Curated For You

Editorial Team

Related Article