Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

8 Tanda Pemerintahan Dunia Mulai Runtuh di One Piece! Akan Hancur?

8 Tanda Pemerintahan Dunia Mulai Runtuh di One Piece! Akan Hancur?
Mary Geoise dan Imu mulai runtuh di One Piece
Intinya Sih
  • Mary Geoise yang dulu dianggap tak tersentuh kini berhasil ditembus Pasukan Revolusi, menandakan fondasi kekuasaan Pemerintahan Dunia mulai retak dari dalam dan luar.
  • Pemerintahan Dunia dan Angkatan Laut kewalahan menghadapi banyak ancaman global, sementara Imu serta Gorosei terpaksa turun tangan langsung karena krisis sudah di luar kendali.
  • Siaran Vegapunk dan sabotase suplai makanan memicu kerusuhan internal Tenryuubito, mempercepat efek berantai yang mengguncang stabilitas Mary Geoise hingga nyaris runtuh total.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cerita One Piece sekarang menunjukan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, Mary Geoise, pusat kekuasaan dunia, mulai kehilangan stabilitasnya.

Selama ini, tempat tinggal para Tenryuubito dianggap sebagai wilayah paling aman dan tak tersentuh. Namun kini, berbagai kejadian justru mengungkap bahwa fondasi kekuatan tersebut mulai retak, baik dari dalam maupun luar.

Berikut tanda paling jelas bahwa Mary Geoise benar-benar mulai runtuh.

1. Mary Geoise sudah benar-benar ditembus oleh Pasukan Revolusi

Pasukan Revolusi.jpg
Pasukan Revolusi di One Piece

Selama ini Mary Geoise dan para Tenryubito tinggal di atas Red Line dan secara teori sulit untuk ditembus musuh-musuhnya dari dunia bawah, ternyata tidak juga.

Pasukan Revolusi membuktikan mereka bisa menembusnya, di Reverie mereka sukses masuk dan membuat kekacauan, membebaskan beberapa budak juga.

Bahkan tembusnya Mary Geoise ini memberikan dampak yang signifikan!

2. Pemerintahan Dunia dan Angkatan Laut kekurangan tenaga dan anggota

Para Gorosei Terhempas Terkena Haki Joy Boy
Para Gorosei Terhempas Terkena Haki Joy Boy (dok. Toei Animation/One Piece)

Di saat yang sama, Pemerintahan Dunia dan Angkatan Laut mulai terlihat kekurangan sumber daya manusia untuk menangani berbagai konflik yang muncul bersamaan.

Dengan banyaknya ancaman mulai dari Pasukan Revolusi, para Yonko, hingga kekacauan global pasca siaran Vegapunk, tenaga yang tersedia menjadi semakin terbagi.

Akibatnya, tidak semua masalah bisa ditangani secara optimal. Ini memperlihatkan bahwa bahkan kekuatan terbesar di dunia pun memiliki batas saat menghadapi krisis berskala global.

3. Imu dan Gorosei sampai harus turun tangan langsung

Imu One Piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Imu One Piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Imu dan Gorosei yang biasanya bergerak dari balik bayangan kini harus turun langsung menghadapi situasi.

Fakta bahwa penguasa tertinggi ikut campur adalah tanda jelas bahwa krisis sudah di level yang tidak bisa lagi ditangani oleh bawahannya.

Bukan hanya kurang jumlah, tapi kurang kompeten juga bagi mereka.

4. Siaran Vegapunk menekan Pemerintahan Dunia secara langsung

siaran terakhir Vegapunk
siaran terakhir Vegapunk (dok. Toei Animation/One Piece)

Siaran dari Vegapunk menjadi pukulan telak secara global. Dia membeberkan beberapa rahasia dunia yang ditayangkan langsung ke seluruh dunia.

Meski tidak secara eksplisit menyebut Pemerintahan Dunia sebagai pihak jahat, informasi yang ia bongkar tentang sejarah, dunia, dan kebenaran tersembunyi cukup untuk membuat kepercayaan publik mulai runtuh.

Tekanan ini bukan cuma dari musuh, tapi juga dari opini warga di seluruh dunia.

5. Krisis makanan di Mary Geoise

Pasukan Revolusioner menghancurkan gudang makanan Bangsawan Dunia. (dok. Toei Animation/One Piece)
Pasukan Revolusioner menghancurkan gudang makanan Bangsawan Dunia. (dok. Toei Animation/One Piece)

Pasukan Revolusi mensabotase suplai makanan Tenryubito dengan menghancurkan Bondola yang membawa makanan ke puncak Red Line atau dengan Sabo yang secara langsung menghancurkan gudang makanan para bangsawan.

Dampaknya besar, pertama kali Tenryubito merasakan krisis makanan dan mereka yang biasa pilih-pilih makan itu kini terancam kelaparan.

6. Kerusuhan internal karena krisis di dalam Mary Geoise

Shanks dan Celestial Dragon (dok. Toei Animation/One Piece)
Shanks dan Celestial Dragon (dok. Toei Animation/One Piece)

Krisis makanan membuat para Tenryuubito kehilangan stabilitas. Mereka yang terbiasa hidup mewah tidak siap menghadapi kelangkaan, sehingga mulai bertindak brutal terhadap lingkungan sekitar.

Ini jadi bukti kalau sistem sosial mereka rapuh. Begitu satu bagian terganggu, semuanya langsung ikut runtuh. Rasanya hanya masalah waktu sampai para Tenryubito rusuh sendiri karena krisis yang mereka alami.

Atau sudah?

7. Munculnya musuh-musuh lama Pemerintahan Dunia

Im merusak foto Shirahoshi dan poster Luffy serta Teach. (Dok. Toei Animation/One Piece)
Im merusak foto Shirahoshi dan poster Luffy serta Teach. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Kemunculan kembali sosok-sosok yang dianggap mitos seperti Nika lewat Monkey D. Luffy, serta figur lain seperti Loki, menjadi ancaman ideologis bagi Pemerintah Dunia.

Belum lagi Kurohige yang membawa semangat Davy D. Xebec dan Davy Jones. Mereka semua adalah musuhnya Imu dan Pemerintahan Dunia.

Ini bukan sekadar musuh kuat, tapi simbol yang bisa mengguncang kepercayaan dunia terhadap tatanan lama. Sosok seperti Nika dan Davy Jones sendiri adalah musuh alami para penguasa sejak era Void Century.

8. Efek berantai atau snowball yang semakin terasa menekan Pemerintahan Dunia

cuplikan One Piece menampilkan Pemerintahan Dunia (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)
cuplikan One Piece menampilkan Pemerintahan Dunia (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Jika dilihat secara keseluruhan, semua kejadian ini saling terhubung dan membentuk efek berantai. Krisis makanan memicu kepanikan Tenryuubito, yang kemudian memperlemah stabilitas internal.

Kondisi ini membuat Mary Geoise semakin rentan terhadap serangan luar, yang pada akhirnya benar-benar terjadi. Di saat yang sama, Pemerintah Dunia juga kewalahan menghadapi banyak ancaman sekaligus di seluruh dunia.

Efek “snowball” ini membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Masalah yang awalnya terlihat kecil kini berkembang menjadi krisis besar yang mengguncang pusat kekuasaan dunia.

Nah bagaimana menurutmu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More