Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

6 Musuh yang Terasa Paling Berpengaruh pada Diri Sanji di One Piece

5 min read
6 Musuh yang Terasa Paling Berpengaruh pada Diri Sanji di One Piece
Sanji vs Queen (dok. Toei Animation/ One Piece)
  • Sejumlah musuh Sanji berperan dalam membentuk kemampuan bertarungnya, termasuk Jabra yang mendorong kemunculan teknik Diable Jambe.

  • Queen dan Killingham membuat Sanji menghadapi persoalan tentang tubuh, kekuatan, serta jati dirinya.

  • Judge dan keluarga Vinsmoke menjadi sumber luka batin yang mendorong Sanji belajar menerima dan melindungi dirinya sendiri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di One Piece 1197, Sanji membayangkan sejumlah musuh menarik yang pernah ia hadapi sepanjang petualangannya.

Menariknya, wajah-wajah tersebut mengingatkan kita bahwa perjalanan Sanji sebagai petarung tidak hanya dibentuk oleh latihan, tetapi juga oleh berbagai pertarungan yang ia lalui.

Namun, kalau kita bicara soal siapa saja musuh yang dampaknya paling besar terhadap perkembangan Sanji, ada beberapa sosok yang terasa lebih menonjol.

Ini enam yang menarik perhatian saya!

  1. 6. Mr. 2 Bon Clay

    Bentham dan Sanji saling menendang dalam pertarungan sengit di anime One Piece dengan latar putih yang terang.
    Bentham (Mr. 2) ketika melawan Sanji. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

    Pertarungan Sanji melawan Mr. 2 di Arabasta berlangsung sengit. Apalagi, kemampuan Mane Mane no Mi milik Mr. 2 sempat menjadi masalah tersendiri karena ia bisa meniru wajah orang lain, termasuk wajah Nami.

    Namun, begitu pertarungan berakhir, hubungan keduanya justru menarik.

    Sanji memang akhirnya tetap menghajar Mr. 2 setelah mereka sempat bersalaman, tetapi keduanya memperlihatkan rasa hormat terhadap satu sama lain.

    Bahkan, ada argumen bahwa selain memang sudah cocok dengan para Topi Jerami sejak awal, pertarungan melawan Sanji turut memengaruhi keputusan Mr. 2 untuk membantu kelompok Luffy kemudian.

    Mr. 2 akhirnya menjadi salah satu sekutu paling berkesan bagi Topi Jerami.

  2. 5. Jabra

    cuplikan Sanji vs Jabra di One Piece (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)
    cuplikan Sanji vs Jabra di One Piece (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

    Sebagai salah satu agen CP9 dengan nilai Doriki tertinggi, Jabra merupakan tantangan yang sangat menarik bagi Sanji.

    Pertarungan mereka di Enies Lobby juga menjadi momen penting karena Jabra adalah musuh yang membuat Sanji pertama kali mengerahkan Diable Jambe!

    Teknik tersebut menjadi salah satu ciri khas Sanji setelahnya. Dengan membakar kakinya, Sanji bisa menghasilkan serangan yang jauh lebih kuat.

    Jabra mungkin bukan musuh yang paling berpengaruh terhadap perkembangan emosional Sanji, tetapi ia punya peran penting dalam perkembangan gaya bertarung sang koki.

  3. 4. Queen

    queen vs sanji one piece.jpg
    Queen vs Sanji One Piece

    Pertarungan Sanji melawan Queen di Onigashima berlangsung dalam situasi yang sangat menarik.

    Di Onigashima, faktor genetika Germa yang selama ini tertidur di dalam tubuh Sanji mulai bangkit. Namun, alih-alih langsung merasa senang dengan peningkatan kekuatannya, Sanji justru takut kehilangan jati dirinya.

    Saking khawatirnya, ia sempat berpesan kepada Zoro agar membunuhnya jika suatu saat ia benar-benar kehilangan dirinya sendiri.

    Yang membuat pertarungan ini semakin menarik adalah identitas Queen sebagai mantan rekan Vinsmoke Judge di MADS. Ia bahkan mampu menggunakan berbagai teknologi dan kemampuan yang berkaitan dengan keluarga Vinsmoke, termasuk kemampuan Stealth Black yang menjadi ciri khas Sanji.

    Namun, pada akhirnya Sanji berhasil mengalahkan Queen tanpa kehilangan jati dirinya.

    Ini penting karena Sanji membuktikan bahwa ia bisa menerima kekuatan dari tubuhnya tanpa harus menerima nilai-nilai buruk keluarga Vinsmoke.

  4. 3. Para Master Newkama Kenpo

    Sanji berhadapan dengan Ivankov (dok. Toei Animation/One Piece).jpg
    Sanji berhadapan dengan Ivankov (dok. Toei Animation/One Piece)

    Para Master Newkama Kenpo di Kamabakka Kingdom mungkin bukan musuh yang dihadapi Sanji karena konflik pribadi. Justru, Sanji bertarung melawan mereka demi mendapatkan 99 resep Attack Cuisine.

    Namun, dampak latihan tersebut sangat besar.

    Menghadapi para master ini membantu Sanji mengembangkan kemampuan bertarungnya, sekaligus membuka akses terhadap resep-resep yang kemudian bisa ia gunakan untuk membantu rekan-rekannya.

    Ada satu dampak lain yang ternyata jauh lebih penting.

    Melihat gimana Sanji membiarkan dirinya babak belur untuk menang, Emporio Ivankov menyadari bahwa sang koki memiliki masalah internal yang jauh lebih dalam daripada sekadar rasa tidak percaya diri.

    Ivankov melihat kecenderungan Sanji untuk mengorbankan dirinya sendiri, bahkan sampai tidak menghargai keberadaan dirinya.

    Nasihat Ivankov tentang pentingnya mencintai diri sendiri kemudian menjadi salah satu fondasi penting bagi perkembangan Sanji di Elbaph.

    Jadi, para Master Newkama Kenpo bukan hanya membantu Sanji menjadi lebih kuat secara fisik. Mereka juga menjadi bagian dari perjalanan yang membuat Sanji akhirnya belajar menghargai dirinya sendiri.

  5. 2. Rimoshifu Killingham

    Sanji melancarkan tendangan kepada Rimoshifu Killingham dalam adegan pertarungan dari manga One Piece karya Eiichiro Oda.
    Sanji menendang Rimoshifu Killingham. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Killingham adalah lawan yang menarik karena ia memaksa Sanji untuk berkembang di tengah pertarungan.

    Ketika Sanji menghadapinya di Elbaph, sang koki sebenarnya sudah sangat kuat. Namun, Killingham kemudian mendapatkan kekuatan Omen dari Imu, yang membuat jadi semakin kuat.

    Artinya, Sanji menghadapi tantangan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan kemampuan bertarungnya selama ini.

    Ia harus merenungkan kembali cara pandangnya terhadap dirinya sendiri.

    Sanji mulai menyadari bahwa tubuhnya bukan milik Germa. Tubuh itu ditempa oleh Zeff, dilatih di Kamabakka, dan merupakan pemberian ibunya, Sora. Karena itu, ia juga punya alasan untuk melindunginya.

    Perubahan cara pandang tersebut kemudian berjalan beriringan dengan kebangkitan Haoshoku Haki Sanji.

    Killingham mungkin bukan sosok yang paling lama memengaruhi Sanji, tetapi ia menjadi lawan yang mendorong sang koki menghadapi masalah internal yang selama ini belum benar-benar terselesaikan.

  6. 1. Vinsmoke Judge dan keluarga Vinsmoke

    cuplikan Sanji vs Judge di One Piece (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)
    cuplikan Sanji vs Judge di One Piece (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

    Sanji memang sempat bertarung melawan Judge di Whole Cake Island, dan pada akhirnya ia kalah dalam konfrontasi tersebut.

    Namun, pengaruh Judge terhadap Sanji jauh melampaui satu pertarungan.

    Judge dan keluarga Vinsmoke merupakan sumber luka batin yang sangat dalam bagi Sanji. Perlakuan mereka sejak kecil membuat Sanji membenci keluarganya sendiri, bahkan sampai sempat merasa bahwa lebih baik dirinya mati daripada menjadi seperti saudara-saudaranya.

    Dalam perkembangan cerita di Elbaph, terungkap pula bahwa Sanji sempat menganggap tubuhnya sendiri kotor dan menjijikkan.

    Kita bisa melihat bagaimana perasaan tersebut berkaitan dengan masa lalunya bersama keluarga Vinsmoke dan perubahan biologis yang terjadi pada tubuhnya.

    Karena itu, fakta bahwa Sanji mulai mengembangkan Haoshoku Haki setelah belajar menerima dan melindungi dirinya sendiri terasa sangat bermakna.

    Selama ini, Judge telah membuat Sanji merasa bahwa dirinya adalah sesuatu yang tidak pantas untuk dihargai. Kini, Sanji justru menyadari bahwa tubuhnya layak dilindungi karena merupakan bagian dari perjalanan hidupnya sendiri, termasuk warisan kasih sayang ibunya.

    Fans mungkin ingin melihat Sanji menghajar Judge setelah semua yang dilakukan pria itu kepadanya.

    Namun, menurut saya, keputusan Sanji untuk tetap menolong Judge dan keluarga Vinsmoke ketika mereka membutuhkan bantuan, tanpa kembali tunduk kepada mereka, justru merupakan bentuk kemenangan yang jauh lebih memuaskan.

    Sanji tidak perlu menjadi seperti Judge untuk membuktikan bahwa dirinya lebih baik daripada ayahnya.

    Dan mungkin, tidak ada hukuman yang lebih menyakitkan bagi Judge daripada melihat anak yang dulu ia anggap gagal tumbuh menjadi sosok yang jauh lebih baik darinya.

Related Articles

See More