8 Momen Sanji Menyelamatkan Kru Topi Jerami di One Piece

- Sanji berulang kali menyelamatkan Luffy dan kru melalui aksi langsung, termasuk membebaskan Luffy di Arlong Park serta menolong kru dari penjara Crocodile di Rainbase.
- Kecerdikan Sanji menjadi faktor penting dalam berbagai misi: ia mengelabui Crocodile sebagai Mr. Prince, menyusup Sea Train, dan menutup Gates of Justice saat pelarian Enies Lobby.
- Sanji juga mempertaruhkan diri demi rekan-rekannya, menghadang Enel dan Doflamingo, serta membuat kue pernikahan yang menghentikan amukan Big Mom di Whole Cake Island.
Sanji merupakan salah satu anggota Bajak Laut Topi Jerami yang sering mengambil tindakan penting ketika rekan-rekannya berada dalam bahaya. Ia tidak selalu menyelesaikan masalah dengan mengalahkan lawan.
Terkadang, Sanji justru menggunakan kecerdikannya, menyusun strategi, atau bahkan mengorbankan keselamatan dirinya sendiri demi memastikan kru bisa lolos.
Sepanjang petualangan mereka, ada banyak kesempatan ketika Sanji mengambil peran sebagai penyelamat. Berikut delapan momen Sanji membantu menyelamatkan anggota Bajak Laut Topi Jerami di One Piece.
1. Membebaskan Luffy dari Batu di Arlong Park

Sanji menolong Luffy yang tenggelam di One Piece Ketika melawan Arlong, Luffy sempat dijatuhkan ke dalam kolam dengan kedua kakinya terjebak di dalam balok batu. Situasi tersebut membuat sang kapten hampir tenggelam karena tidak bisa berenang akibat kekuatan Buah Iblisnya.
Nojiko dan Genzo berusaha menyelamatkan Luffy dengan menjaga kepalanya tetap berada di atas permukaan air. Sanji kemudian menyelam untuk menghancurkan batu yang menjepit kaki kaptennya. Namun, ia harus menghadapi Kuroobi yang mengejarnya ke dalam air.
Sanji akhirnya membawa pertarungan ke daratan dan mengalahkan Kuroobi. Setelah itu, ia berhasil menghancurkan batu yang menjepit kaki Luffy sehingga sang kapten bisa kembali bertarung melawan Arlong. Tanpa bantuan Sanji, Luffy akan kesulitan melanjutkan pertarungan tersebut.
2. Mengelabui Crocodile dengan Identitas Mr. Prince

Sanji Mr Prince di One Piece Ketika Bajak Laut Topi Jerami berada di Little Garden, Sanji sempat menemukan Den Den Mushi milik Baroque Works. Ia kemudian menjawab panggilan Crocodile dan berpura-pura menjadi Mr. 3. Sanji bahkan mengaku telah mengalahkan seluruh anggota Topi Jerami dan Vivi.
Kecerdikannya membuat Crocodile menerima informasi palsu. Sanji kemudian menggunakan identitas Mr. Prince untuk kembali mengelabui organisasi tersebut ketika kru tiba di Alabasta.
Strategi ini menjadi bagian penting dari upaya penyelamatan kru di Rainbase. Sanji membuat Crocodile meninggalkan kasino dengan memancingnya mengejar sosok Mr. Prince. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membebaskan rekan-rekannya yang terperangkap.
3. Membebaskan Kru dari Penjara Crocodile di Rainbase

Crocodile Menahan Topi Jerami dan Smoker di One Piece Saat tiba di Rainbase, sebagian anggota Topi Jerami justru terjebak dalam sangkar batu laut milik Crocodile. Mereka juga terancam tenggelam karena ruangan tempat mereka ditahan mulai dipenuhi air.
Sanji yang berhasil menyusup ke Rain Dinners kemudian bekerja sama dengan Chopper untuk mengalihkan perhatian Crocodile. Ia juga menghadapi Bananawani yang menjaga ruangan penjara tersebut.
Sanji akhirnya menemukan Mr. 3 yang sebelumnya ditelan oleh salah satu Bananawani. Ia memaksa agen Baroque Works itu membuat kunci baru menggunakan kemampuan Buah Iblisnya. Berkat tindakan tersebut, Luffy, Zoro, Nami, Usopp, Vivi, dan Smoker berhasil keluar dari sangkar sebelum ruangan benar-benar tenggelam.
4. Mengorbankan Diri untuk Menyelamatkan Nami dan Usopp di Skypiea

Sanji Tersambar Petir di One Piece Dalam pertarungan melawan Enel di Ark Maxim, Nami dan Usopp sempat berada dalam bahaya besar. Mereka berusaha melarikan diri menggunakan Waver, tetapi Enel masih bisa menyerang keduanya dengan kekuatan petir.
Sanji yang sudah terluka kemudian muncul dan langsung menendang Nami serta Usopp menuju Waver agar keduanya bisa menjauh dari Ark Maxim. Ia sendiri memilih bertahan untuk menghadapi serangan Enel.
Sanji akhirnya menerima sambaran petir secara langsung. Sebelum itu, ia juga sempat merusak bagian mesin Ark Maxim sehingga Enel harus menghentikan tindakannya untuk memperbaiki kapal tersebut.
Tindakan Sanji memberikan kesempatan bagi Nami dan Usopp untuk melarikan diri dari serangan Enel. Momen ini juga memperlihatkan bahwa Sanji tidak ragu mempertaruhkan nyawanya demi keselamatan rekan-rekannya.
5. Menyusup ke Sea Train untuk Membantu Usopp dan Franky

Sanji di Sea Train One Piece Ketika Robin dibawa menuju Enies Lobby menggunakan Sea Train, Sanji memutuskan menyusup ke kereta tersebut untuk mengejarnya. Ia bahkan meninggalkan pesan kepada Nami agar kru mengetahui rencananya.
Dalam perjalanan, Sanji menghadapi sejumlah petugas Pemerintah Dunia yang menjaga kereta. Ia kemudian bertemu Franky dan Usopp yang juga ditahan di dalam gerbong.
Sanji berhasil membebaskan keduanya dan bekerja sama dengan Franky serta Sogeking untuk melanjutkan misi penyelamatan Robin. Mereka juga menyusun strategi untuk menghambat para penjaga Sea Train dengan melepaskan beberapa gerbong dari rangkaian kereta.
Keputusan Sanji menyusup sendirian menjadi langkah penting dalam operasi penyelamatan Robin. Ia bukan hanya membantu Usopp dan Franky keluar dari tahanan, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk melanjutkan misi.
6. Menutup Gates of Justice untuk Membantu Kru Kabur dari Enies Lobby

Gerbang Keadilan Enies Lobby One Piece Setelah berhasil menyelamatkan Robin, Bajak Laut Topi Jerami masih harus menghadapi ancaman Buster Call. Armada Angkatan Laut mengepung mereka dan berusaha menghancurkan Going Merry sebelum seluruh kru berhasil melarikan diri.
Di tengah kekacauan tersebut, Sanji diam-diam pergi untuk melakukan sesuatu yang tidak diketahui rekan-rekannya. Belakangan terungkap bahwa ia telah menarik tuas untuk menutup Gates of Justice.
Penutupan gerbang tersebut membuat arus laut kembali membentuk pusaran air besar. Kondisi ini mengacaukan arah kapal perang Angkatan Laut dan membuat tembakan mereka sulit mengenai Going Merry.
Tindakan Sanji memberikan keuntungan besar bagi kru yang sedang berusaha melarikan diri. Ia memahami bahwa menghadapi armada Buster Call secara langsung bukan pilihan yang masuk akal, sehingga memilih mengacaukan strategi lawan melalui mekanisme gerbang tersebut.
7. Menghadang Doflamingo demi Melindungi Kelompok Nami di Dressrosa

Sanji vs Doflamingo di One Piece Ketika berada di Dressrosa, kelompok Nami yang terdiri dari Chopper, Brook, dan Caesar Clown berada dalam bahaya setelah Doflamingo mengalihkan perhatiannya ke Thousand Sunny. Law yang sedang berusaha melarikan diri bersama Caesar juga menjadi sasaran sang Shichibukai.
Sanji kemudian muncul untuk menghadang Doflamingo dan memberikan kesempatan kepada rekan-rekannya untuk melarikan diri. Ia bahkan meminta Nami menggunakan Coup de Burst agar Thousand Sunny bisa segera menjauh.
Sayangnya, Sanji akhirnya kewalahan menghadapi kekuatan Doflamingo. Law kemudian menggunakan kemampuan Ope Ope no Mi untuk memindahkan Sanji dan kelompoknya ke Thousand Sunny sebelum serangan terakhir Doflamingo mengenai mereka.
Walaupun bukan Sanji yang menyelesaikan penyelamatan tersebut, tindakannya menghadang Doflamingo memberikan waktu penting bagi kelompok Nami untuk menghindari serangan sang Shichibukai.
8. Membuat Kue Pernikahan untuk Menghentikan Amukan Big Mom

Sanji dan Pudding Membuat Kue Pernikahan di One Piece Dalam arc Whole Cake Island, Bajak Laut Topi Jerami harus menghadapi situasi berbahaya ketika Big Mom mengalami amukan akibat rasa laparnya. Ia terus mengejar kue pernikahan yang menjadi penyebab keinginannya dan menghancurkan berbagai tempat di Totto Land.
Sanji kemudian bekerja sama dengan Pudding, Chiffon, dan para koki untuk membuat kue pernikahan pengganti. Mereka berharap rasa kue tersebut bisa memuaskan Big Mom dan menghentikan amukannya.
Rencana tersebut akhirnya berhasil. Big Mom menikmati kue buatan Sanji dan berhenti mengamuk, memberikan kesempatan bagi Bajak Laut Topi Jerami untuk melanjutkan upaya pelarian mereka dari Totto Land.
Keputusan Sanji untuk membuat kue tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan memasaknya bisa menjadi penyelamat dalam situasi yang bahkan tidak bisa diselesaikan melalui pertarungan. Ia berhasil membantu kru menghadapi ancaman Yonko dengan cara yang tidak terduga.






















