10 Karakter One Piece yang Punya Masalah dengan Ayahnya!

- Vinsmoke Reiju tumbuh di bawah ambisi kejam sang ayah, Vinsmoke Judge, dan membenci ayahnya atas eksperimen genetika yang dilakukan.
- Franky dibuang oleh orang tuanya yang merupakan bajak laut, membentuk karakter keras kepala dan mandiri.
- Helmeppo adalah korban pola asuh ayah yang salah total, namun berubah menjadi pribadi yang lebih baik setelah terpisah dari Morgan.
Dalam dunia One Piece, hubungan keluarga jarang sekali digambarkan hangat dan harmonis, terutama soal ayah. Banyak karakter-karakter dengan latar belakang kelam, trauma masa kecil, hingga konflik batin yang berakar dari sosok ayah yang gagal menjalankan perannya.
Tak heran, banyak karakter di One Piece tumbuh dengan luka emosional yang membentuk kepribadian mereka di masa depan. Siapa saja mereka? Berikut 10 karakter one piece yang punya masalah dengan ayahnya!
10. Vinsmoke Reiju

Sebagai putri tertua keluarga Vinsmoke, Reiju tumbuh di bawah bayang-bayang ambisi kejam sang ayah, Vinsmoke Judge. Sejak kecil, ia dijadikan bagian dari eksperimen genetika Germa 66 demi menciptakan “manusia super” tanpa emosi.
Berbeda dengan adik-adiknya yang kehilangan rasa kemanusiaan, Reiju masih memiliki empati dan hati nurani, yang membuatnya membenci ayahnya sendiri atas apa yang telah diperbuat terhadap anak-anaknya.
9. Franky

Sebelum dikenal sebagai cyborg jenius kru Topi Jerami, Franky hanyalah anak kecil bernama Cutty Flam yang ditinggalkan orang tuanya di Water 7. Ia dibuang begitu saja oleh orang tuanya yang merupakan bajak laut, karena dianggap merepotkan.
Pengalaman traumatis itulah yang membuatnya membenci bajak laut pada masa kecilnya dan membentuk karakternya sebagai tukang bangun kapal yang keras kepala dan mandiri. Franky kecil bahkan bersumpah tidak ingin berhubungan dengan dunia bajak laut.
Dalam SBS Volume 113, Eiichiro Oda secara tidak langsung mengkonfirmasi bahwa ayah biologis Franky adalah Queen The Plague, salah satu komandan Beast Pirates yang membuat fakta ini menjadi lebih menarik.
8. Helmeppo

Helmeppo tumbuh sebagai anak dari Kapten Morgan, perwira Angkatan Laut yang terkenal otoriter dan kejam. Bukannya dididik dengan disiplin yang benar, Helmeppo justru dimanja berlebihan dan dilindungi dari konsekuensi perbuatannya.
Namun dibalik semua itu, Helmeppo sebenarnya adalah korban dari pola asuh ayah yang salah total. Ia tidak pernah diajarkan tanggung jawab, keberanian, atau moral yang benar. Saat Morgan dikalahkan Luffy dan ditangkap, hidup Helmeppo runtuh.
Ironisnya, justru setelah terpisah dari Morgan, Helmeppo mulai berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Ia berlatih keras bersama Coby di Angkatan Laut, berusaha membentuk jati diri sendiri tanpa bergantung pada nama ayahnya.
7. Charlotte Oven

Sebagai salah satu putra Charlotte Linlin, Oven tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat tidak biasa di Totto Land. Dalam sistem keluarga Big Mom, ayah bukanlah sosok penting, mereka hanya “pasangan sementara” yang datang dan pergi demi melahirkan anak-anak baru.
Akibatnya, Oven nyaris tidak memiliki respek terhadap sosok ayah. Ia bahkan cenderung meremehkan dan mengabaikan keberadaan para ayah tirinya, karena sejak kecil ia terbiasa melihat mereka tidak punya peran apa pun dalam keluarga.
6. X Drake

X Drake memiliki masa kecil yang kelam akibat ulah ayahnya sendiri, Diez Barrels, seorang bajak laut kejam yang memperlakukannya dengan kasar. Drake kecil hidup dalam ketakutan di kapal ayahnya, menyaksikan langsung kekerasan dan kekacauan yang dilakukan kru Barrels.
Puncaknya terjadi saat Diez Barrels berusaha menjual Ope Ope no Mi kepada Pemerintah Dunia. Insiden itu berakhir dengan kehancuran kru mereka oleh Donquixote Rosinante (Corazon), yang kemudian menyelamatkan Drake kecil dari neraka tersebut.
Sejak saat itu, Drake memendam kebencian mendalam terhadap ayahnya dan dunia bajak laut. Trauma masa lalu inilah yang mendorong Drake memilih bergabung dengan Angkatan Laut.
5. Sabo

Sabo lahir dari keluarga bangsawan Kerajaan Gowa, dengan ayah bernama Outlook III yang sangat terobsesi pada status sosial dan kehormatan keluarga. Bagi ayahnya, Sabo bukanlah anak yang perlu dicintai, melainkan alat untuk menjaga reputasi keluarga di mata para bangsawan lain.
Tekanan itu membuat Sabo merasa terkurung di rumahnya sendiri. Ia muak dengan kemunafikan kaum bangsawan, termasuk cara ayahnya memandang rakyat jelata sebagai sampah. Karena itulah Sabo lebih memilih kabur dan hidup di Gray Terminal bersama Ace dan Luffy.
4. Donquixote Doflamingo

Doflamingo lahir sebagai Tenryuubito, bangsawan tertinggi di dunia One Piece. Namun hidupnya berubah drastis ketika ayahnya, Donquixote Homing, memutuskan turun dari status tersebut dan hidup sebagai rakyat biasa.
Homing percaya bahwa semua manusia setara, tetapi keputusan itu justru menyeret keluarganya ke dalam neraka kebencian masyarakat yang selama ini ditindas oleh kaum Tenryuubito.
Doflamingo kecil harus merasakan hidup miskin, kelaparan, dihina, hingga disiksa oleh warga yang dendam pada bangsawan. Dalam pikirannya, semua penderitaan itu terjadi karena idealisme naif sang ayah.
Kebencian Doflamingo terhadap Homing tumbuh begitu besar, karena ia merasa ayahnya telah merenggut “hak istimewa” yang seharusnya ia miliki sejak lahir. Puncaknya, Doflamingo membunuh ayahnya sendiri sebagai bentuk penolakan total terhadap keputusan tersebut.
3. Vinsmoke Sanji

Sanji lahir sebagai pangeran Kerajaan Germa, bagian dari keluarga Vinsmoke yang juga dikenal sebagai Germa 66, kerajaan militer sains yang dipimpin langsung oleh ayahnya, Vinsmoke Judge.
Alih-alih dididik dengan kasih sayang, Sanji justru disiksa, direndahkan, dan bahkan dipenjara oleh ayahnya sendiri karena dianggap “produk gagal” keluarga. Karena itu, Sanji membenci nama Vinsmoke dan memilih membuang identitas tersebut.
Ia lebih memilih menjadi murid Zeff dan hidup sebagai koki di Baratie, membangun jati diri jauh dari bayang-bayang Germa 66 dan kekejaman sang ayah.
2. Yamato

Yamato adalah anak dari Kaido, salah satu Yonko paling ditakuti di dunia. Namun alih-alih dibesarkan dengan kasih sayang, Yamato justru hidup dalam tekanan dan paksaan dari ayahnya sendiri. Kaido ingin Yamato menjadi penerusnya sebagai penguasa Wano, tetapi Yamato menolak keras jalan hidup tersebut.
Sejak kecil, Yamato terinspirasi oleh Kozuki Oden dan memilih mengidolakan sosok itu, bahkan sampai mengaku sebagai “Oden”. Sikap ini membuat Kaido murka. Yamato dipasangi borgol peledak, dipenjara di Onigashima, dan diperlakukan seperti tahanan, bukan anak.
Bagi Yamato, Kaido bukan figur ayah, melainkan simbol penindasan yang harus dilawan. Hingga akhirnya terjadi pemberontakan oleh para warga Wano yang dibantu Bajak Laut Topi Jerami, Yamato pun turut membantu menghajar ayahnya tersebut.
1. Portgas D. Ace

Sejak kecil, Ace tumbuh dengan stigma bahwa anak Raja Bajak Laut tidak layak hidup. Tekanan itu membuatnya membenci Gol D. Roger dan mempertanyakan harga dirinya sendiri. Ia bertekad membangun nama besar agar bisa melampaui bayang-bayang ayahnya.
Ace akhirnya menemukan sosok ayah yang sesungguhnya pada Whitebeard, kru yang memberinya keluarga dan penerimaan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Ironisnya, ia dieksekusi bukan karena dosanya, melainkan karena darah Roger yang mengalir di tubuhnya.
Itulah 10 Karakter One Piece yang Punya Masalah dengan Ayahnya!
Bagaimana Menurutmu?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















