Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

5 Hal Menarik dari Gunko Terungkap Sebagai Putri di One Piece 1173!

gunko imu one piece 1150.png
Wujud iblis Imu dalam tubuh Gunko. (mangaplus.shueisha.co.jp/One Piece)
Intinya sih...
  • Gunko adalah Putri Shuri, princess kelam yang kehilangan independensinya dan terikat dengan kontrak Imu.
  • Gunko adalah princess tertua di One Piece, hidup dalam kendali Imu selama puluhan tahun.
  • Shuri terikat langsung dengan Imu, sosok final boss keseluruhan One Piece, bukan hanya konflik lokal di Elbaph.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Redaksi Duniaku.com sempat berkelakar saat brainstorming soal Elbaph arc One Piece. "Ini princess di Elbaph arc tumben gak ada? Apa si Loki princess-nya?"

Soalnya biasanya memang di arc besar One Piece ada sosok tuan putri yang berperan besar ke cerita. Kita ambil Arabasta yang ada Vivi. Di Wano ada Kozuki Hiyori, yang seharusnya adalah tuan putri kalau saja Oden naik jadi shogun, dan memang kemudian memang jadi adiknya shogun baru. Di Egghead, ada Jewelry Bonney, angkat angkat Kuma mantan raja Kerajaan Sorbet.

Namun di Elbaph?

Awalnya terasa aneh. Tidak ada princess. Yang ada justru pangeran, Loki.

Karena itu, pengungkapan di bab 1173 terasa sangat menarik. Gunko ternyata adalah Putri Shuri!

Tiba-tiba, pola klasik One Piece kembali muncul, hanya saja dengan twist yang jauh lebih gelap.

Dan dari situ, ada beberapa hal menarik yang patut dibahas.

1. Untuk seorang princess, Gunko tergolong sangat kelam

Viola karakter One Piece (dok. Eiichiro Oda, Shounen Jump, Toei Animation/One Piece)
Viola karakter One Piece (dok. Eiichiro Oda, Shounen Jump, Toei Animation/One Piece)

Sebelum ini, sosok princess biasanya punya beragam masalah, dan bahkan bisa jadi harus bertindak kejam karena situasi. Seperti Viola, yang setelah Dressrosa arc menjadi Putri Mahkota Dressrosa, harus menjadi kaki tangan Doflamingo sebelum ia memberontak. Atau Kozuki Hiyori yang selama 20 tahun merancang balas dendam bersama Denjiro dan selama itu memendam amarah itu dengan menjadi courtesan sempurna untuk Kurozumi Orochi yang ia benci.

Tapi Gunko terasa lebih kelam karena dia sudah kehilangan independensinya, satu hal yang biasanya masih dimiliki princess seperti Viola dan Hiyori.

Selama puluhan tahun, ia hidup di bawah kendali Imu. Bukan sekadar ditekan. Bukan sekadar diancam. Tapi benar-benar dikendalikan.

Ada indikasi kuat bahwa pembunuhan ayahnya pun bukan murni kehendaknya sendiri.

Dan yang paling menyakitkan? Orang yang ia kagumi, Brook, membencinya karena tindakan itu.

Viola masih bisa memilih. Hiyori masih bisa merencanakan.

Gunko… bahkan tidak sepenuhnya memiliki dirinya sendiri.

Itu yang membuat tragedinya jauh lebih gelap dibanding princess lain di One Piece.

2. Princess tertua saat ini

Im mengambil alih tubuh Gunko
Im mengambil alih tubuh Gunko. (dok. Shueisha/One Piece)

Brook sempat mengira Gunko sebagai keturunan Shuri karena kalau Shuri masih hidup, umurnya seharusnya sudah 80 tahun.

Tapi Gunko memang tampaknya awet muda karena terikat dengan kontrak Imu.

Nah ini berarti Gunko alias Putri Shuri otomatis jadi sosok princess tertua di One Piece.

Yang pedih adalah kita sekarang menyadari Gunko menghabiskan puluhan itu dalam kendali Imu...

3. Terikat dengan sosok yang terasa sebagai final boss

Gunko dan Figarland Shamrock. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Gunko dan Figarland Shamrock. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Salah satu pola klasik princess di One Piece adalah: mereka punya konflik personal dengan antagonis utama arc.

Bukan sekadar korban situasi tapi benar-benar punya luka langsung dengan musuhnya.

Contohnya:

  • Charlotte Pudding, yang tumbuh dengan kompleks karena mata ketiganya tak disukai ibunya, Charlotte Linlin.
  • Viola dan Rebecca, yang hidup dalam bayang-bayang tirani Donquixote Doflamingo.
  • Kozuki Hiyori, yang memendam dendam bertahun-tahun terhadap Kurozumi Orochi.
  • Nefertari Vivi, yang negerinya dihancurkan oleh skema Crocodile.

Tapi Shuri berbeda.

Ia bukan sekadar punya konflik dengan “villain arc.” Ia terikat langsung dengan Imu, sosok yang duduk di Tahta Kosong, pengendali Gorosei, dan kandidat kuat final boss keseluruhan One Piece.

Artinya, tragedi Shuri bukan tragedi level kerajaan. Bukan konflik lokal.

Ia adalah korban langsung dari pusat kegelapan dunia.

Dan itu membuat perannya sebagai princess terasa jauh lebih besar dari sekadar simbol politik di Elbaph.

4. Musuh Shuri uniknya bukan ada di region arc yaitu Elbaph, dan dia sendiri bukan dari Elbaph

IMG_20260209_091032.jpg
Brook dan Putri Shuri atau Gunko di One Piece Bab 1173

Seperti sudah disinggung sebelumnya, tragedi Shuri bukan konflik level kerajaan.

Dan salah satu alasan terbesarnya adalah ini: musuhnya tidak benar-benar berada di Elbaph.

Biasanya dalam One Piece, musuh para princess selalu “lokal.” Mereka adalah penguasa atau tiran yang bercokol langsung di wilayah arc:

  • Crocodile di Arabasta.
  • Donquixote Doflamingo di Dressrosa.
  • Kurozumi Orochi di Wano.

Luffy datang, musuhnya ada di sana, kerajaannya dibebaskan.

Polanya jelas.

Namun dalam kasus Shuri?

Musuhnya adalah Imu.

Dan meski Imu menjadi antagonis utama Elbaph arc saat ini, tubuh aslinya tetap berada jauh di Mary Geoise, duduk di Tahta Kosong.

Artinya, yang dihadapi bukan hanya tiran lokalm melainkan perpanjangan tangan dari pusat kekuasaan dunia.

Shuri tidak hanya dijajah negerinya.

Ia dijadikan pion oleh penguasa dunia dari jarak ribuan kilometer.

Dan Shuri sendiri bukan penduduk asli wilayah Elbaph arc. Ia diduga berasal dari kerajaan asalnya Brook. Beda dengan Shirahoshi yang memang penduduk Fish-Man Island, Vivi yang memang penduduk Arabasta, Hiyori yang memang penduduk Wano.

Ini membuat konflik Elbaph terasa berbeda dari arc-arc sebelumnya.

Bukan sekadar menggulingkan penguasa. Tapi menyentuh akar sistem itu sendiri.

5. Meningkatkan kesempatan sukses ditolong?

Imu Gunko lawan Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Imu Gunko lawan Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Setelah aspek tragis Gunko jelas, fans khawatir dia tidak bisa diselamatkan.

-Raja Harald, yang dulu terikat kontrak Perjanjian Laut Dalam untuk jadi Kesatria Dewa, harus dibunuh oleh putranya sendiri yaitu Loki 14 tahun lalu. Loki, Harald, Shanks, maupun Scopper Gaban tidak bisa memikirkan solusi lain.

-Gunko sendiri sudah 80 tahun lebih. Kalau kontraknya dicabut fans curiga dia akan langsung mati jadi tulang seperti Jaygarcia Saturn atau minimal menua ekstrem dalam sekejap.

Tapi status princess ini seperti memberi indikasi dia akan bisa ditolong.

Karena dari para princess besar di One Piece, mulai dari Vivi sampai Bonney semuanya sukses selamat dari arc mereka. Mungkin Gunko juga bisa ditolong oleh kekuatan Nika.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

Kenapa Yuji Diundang Maru ke Pesawat Nunax Jujutsu Kaisen Modulo?

09 Feb 2026, 16:00 WIBAnime & Manga