10 Fakta Gunko One Piece, Salah Satu Kesatria Dewa One Piece!

- Gunko pertama muncul di bab 1134 dengan lingkaran sihir langsung ke Elbaf, mirip dengan para Gorosei di Egghead.
- Gunko adalah salah satu Kesatria Dewa, kesatria elit Mary Geoise yang memiliki kemampuan Aro Aro no Mi.
- Gunko adalah bagian dari keluarga Manmayer dan terungkap sebagai Putri Shuri, sang Putri Pembunuh Ayahnya.
Fakta Gunko One Piece, Salah Satu Kesatria Dewa One Piece!
Saat dia awalnya muncul, Gunko terasa berpotensi jadi salah satu musuh berbahaya di alur Elbaph One Piece. Dan memang, ketika akhirnya tubuhnya dibajak Imu, Gunko terasa bakal jadi musuh puncak arc Elbaph.
Tapi kemudian terungkap punya sejarah yang lebih rumit dari yang kita duga!
Apa fakta yang diketahui? Simak 10 fakta Gunko One Piece di bawah ini!
1. Gunko pertama muncul di bab 1134

Gunko pertama muncul di bab 1134.
Dia datang dengan lingkaran sihir langsung ke Elbaf, mirip dengan para Gorosei di Egghead.
Dari momen itu fans sudah curiga dia dikirim oleh pihak-pihak tertentu dari Mary Geoise.
2. Gunko adalah salah satu Kesatria Dewa

Bab 1136 menegaskan kalau Gunko adalah seorang God's Knights, kesatria elit Mary Geoise.
Dia dan sosok mirip Shanks sudah dicurigai God's Knights sejak mereka muncul di Elbaf dengan lingkaran sihir, dan ternyata manga One Piece mengonfirmasi dugaan itu benar.
3. Saat diperkenalkan Gunko tidak memiliki gelar "Saint"

Gunko diperkenalkan sebagai "God's Knight Gunko," atau "Holy Knight Gunko."
Sebagai perbandingan, ketika Figarland Garling sang pemimpin God's Knight diperkenalkan sebagai "Saint Figarland Garling."
Tapi ini ternyata kesalahan tak disengaja. Gunko kemudian juga disebut dengan gelar yang benar di versi manga cetak, dan dia pun disebut Saint ketika dia muncul di flashback God Valley.
4. Nama Gunko pertama diperkenalkan di bab 1136

Meski Gunko muncul di bab 1134, dia baru diperkenalkan di bab 1136.
Lalu bab 1137 menegaskan sosok yang menemani Gunko saat itu adalah Figarland Shamrock, kembarannya Shanks.
5. Kekuatan Gunko adalah Aro Aro no Mi

Gunko punya kemampuan menciptakan pita-pita mirip perban dengan ujung berbentuk seperti mata panah. Gunko dapat melepaskan pita-pita ini dan menggunakannya secara ofensif dengan cara melilitkan pita tersebut pada orang lain, menyebabkan rasa sakit akibat tekanan atau mencekik mereka dengan membuat pita tersebut melayang.
Bahkan raksasa atau hewan besar pun bisa kesakitan karenanya.
Kekuatan Gunko adalah Aro Aro no Mi, dan dia memang sangat ahli menggunakannya. Ia bisa memanfaatkan anak panah yang ia ciptakan bukan hanya untuk menyerang tapi meningkatkan mobilitasnya.
6. Bagian dari keluarga Manmayer

Gunko adalah salah satu anggota keluarga Manmayer di Mary Geoise. Sama seperti wanita Kesatria Dewa bertopi besar dan bersenapan yang muncul di kilas balik Insiden God Valley.
Tapi dengan pengungkapan terbaru di bab 1173, yang akan kita bahas lebih lengkap di poin 7, ada dugaan dia hanya diadopsi keluarga Manmayer bukan terlahir sebagai bagian dari keluarga Tenryuubito itu.
7. Putri Shuri, sang Putri Pembunuh Ayahnya

Di bab 1173, Brook akhirnya menyadari sesuatu yang mengejutkan, dan ia sendiri yang mengatakannya pada Gunko.
Gunko sangat mirip dengan Putri Shuri.
Padahal sebelumnya, di bab 1149, kita sempat melihat memori Gunko yang hangat bersama Brook, seorang gadis kecil menari sambil menggenggam tangannya. Momen itu terasa lembut… hampir seperti kenangan indah yang terlupakan.
Namun bagi Brook, nama Putri Shuri justru penuh luka.
Ia adalah “Putri Pembunuh Ayahnya”, sosok yang membunuh pria yang menjadi junjungan dan kebanggaan Brook. Saking dalamnya luka itu, Brook bahkan tidak mau mengingatnya lagi.
Awalnya Brook mengira Gunko hanyalah keturunan Shuri. Secara logika, Putri Shuri seharusnya sudah berusia sekitar 80 tahun sekarang.
Tapi ada satu faktor yang mengubah segalanya: keabadian.
Jika efek kontrak dan kekuatan gelap Imu memang memperpanjang usia Gunko, maka kemungkinan mengerikan itu muncul, Brook mungkin sedang berhadapan dengan Putri Shuri yang asli.
Dan ada detail yang membuat tragedi ini makin dalam.
Gunko tampak enggan menyerang Brook saat memorinya sudah kembali. Bahkan ketika sempat memperoleh kendali singkat atas tubuhnya, ia memberi peringatan pada Brook sebelum Imu kembali mengambil alih.
Ditambah lagi, di bab 1149, dalam memorinya ia terlihat menangis sambil memanggil ayahnya.
Semua itu memberi petunjuk kuat: Jika Shuri memang membunuh ayahnya… kemungkinan besar itu bukan atas kehendaknya sendiri.
8. Ciri unik Putri Shuri

Brook juga tidak langsung mengenali Putri Shuri, mungkin karena sudah berdekade-dekade berlalu sejak ia terakhir berjumpa dengannya.
Tapi ada empat faktor unik yang membuat Brook akhirnya sadar:
-Wajah Gunko
-Rambut biru
-Kecintaan pada musik Brook
-Mata berbeda warna.
Inilah yang membuat Brook mengira Gunko adalah keturunan Shuri.
Ini juga menjelaskan bahwa beda warna mata Gunko (biru dan merah) bukan hasil dikendalikan Imu, itu memang ciri khasnya sejak dia masih hanya Putri Shuri.
9. Rekam jejak Putri Shuri sebagai Gunko

Ada beberapa gambaran unik mengenai rekam jejak Shuri sebagai Gunko sebelum Elbaph arc.
-56 tahun lalu, ketika Rocks D. Xebec menemui Imu, sosok mirip Gunko sudah berada di sisinya.
-38 tahun lalu, di Insiden God Valley, Gunko sudah memburu manusia di insiden itu untuk Keluarga Manmayer.
Uniknya, 38 tahun lalu posisi Gunko masih Pedang Dewa, yang merupakan unit pendukung Kesatria Dewa. Padahal saat itu dia sudah begitu lama dibawah kendali Imu.
Namun di Elbaph arc, Gunko sudah resmi jadi Kesatria Dewa. Promosi yang memastikan kendali Imu pada dia juga sudah sangat kuat.
10. Bahkan sebagai Gunko, Shuri masih menyukai musik Brook

Salah satu petunjuk paling awal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan Gunko sebenarnya cukup sederhana.
Meski ia tampil sebagai Kesatria Dewa yang angkuh dan kejam, ia menyukai lagu “New World” milik Brook.
Lagu itu bukan sembarang lagu. “New World” adalah perayaan kebebasan. Lagu tentang reuni, harapan, dan perjalanan menuju lautan tanpa batas.
Ironis sekali jika lagu seperti itu disukai oleh prajurit elit Mary Geoise, simbol opresi dunia.
Namun kemudian terungkap: Putri Shuri memang menyukai musik Brook sejak kecil.
Itu bukan preferensi baru. Itu kenangan lama yang tak pernah benar-benar hilang.
Fakta ini menjadi salah satu kunci bagi Brook untuk menyadari bahwa Gunko bukan sekadar Kesatria Dewa biasa.
Dan di situlah tragedinya terasa paling menyayat. Bahkan ketika dirinya tampak telah dicuci otak, dikontrak, dan dikendalikan oleh Imu, bahkan ketika Brook pribadi sudah membencinya satu hal kecil masih bertahan seleranya terhadap musik Brook.
Seolah-olah, jauh di dalam tubuh yang dipaksa menjadi senjata, masih ada putri kecil yang dulu menari sambil menggenggam tangan musisi kesayangannya.



















