Scopper Gaban menahan Nerona Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Yang membuat adegan ini semakin menarik adalah tindakan Gaban setelah memarahi Luffy. Ia melempar Luffy menjauh dari pertarungan, lalu dirinya sendiri menghadapi Imu.
Jadi, perkataan Gaban sebenarnya bertolak belakang dengan tindakannya. Secara verbal, ia mengatakan Luffy belum pantas menjadi Raja Bajak Laut. Namun secara tindakan, Gaban justru mempertaruhkan dirinya untuk memastikan Luffy tetap hidup.
Kalau Luffy tewas di tangan Imu saat itu, bukan hanya impiannya yang berakhir. Nasib Elbaph yang sedang berusaha dilindungi Luffy juga akan semakin buruk, begitu pula keselamatan kru Topi Jerami. Gaban memahami bahwa Luffy masih dibutuhkan untuk menghadapi konflik yang jauh lebih besar.
Itulah mengapa Luffy mungkin menangkap perkataan Gaban sebagai tantangan atau penghinaan. Namun bagi Gaban, ini justru merupakan bentuk perlindungan. Ia rela membuat Luffy marah kepadanya selama hal tersebut membuat Luffy menjauh dari pertarungan yang saat itu belum mampu ia menangkan. Pada akhirnya, Gaban sendiri yang memilih berdiri di antara Luffy dan Imu.