Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Pembahasan Jujutsu Kaisen Modulo Bab 24, Reuni Teman Lama!
Yuji dan Panda kembali bertemu (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)
  • Ritual harmoni yang digelar Maru sukses menyatukan manusia dan Simurian, menandai berakhirnya konflik besar antara penyihir Jepang dan suku Rumel dengan perubahan besar di dunia mereka.
  • Banyak karakter utama pulih dari kondisi kritis, termasuk Cross, Yuka, dan Tsurugi, yang semuanya menunjukkan tanda-tanda kesembuhan setelah dampak ritual rekonsiliasi tersebut.
  • Dabura menggulingkan kepala suku Deskunte lalu menyerahkan kekuasaan kepada rakyatnya, sementara Maru menghadapi dilema baru terkait masa depan suku Rumel pasca-ritual.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
setelah ritual harmoni

Ritual rekonsiliasi antara manusia dan Simurian berhasil dilaksanakan oleh Maru, mengakhiri konflik penyihir Jepang dan suku Rumel. Cross terbangun dari koma, sementara Mino, Jabaloma, dan suku Rumel merasakan perubahan besar akibat ritual tersebut.

setelah pertarungan sebelumnya

Cross yang sempat koma akibat tembakan Yakumaru mulai pulih. Yuka sembuh setelah Mahoraga menghilang dan kanker di kepalanya lenyap. Tsurugi juga sadar kembali dengan luka yang telah sembuh berkat bantuan alien.

setelah Dabura menghancurkan belenggu teknik kutukan

Dabura menghadapi kepala suku Deskunte dan membunuhnya setelah Spejo terbebas dari jeratan teknik sang pemimpin. Ia mengambil alih posisi kepala suku lalu memerintahkan pembangunan monumen pahlawan untuk Dura sebelum turun takhta.

pasca-ritual harmoni

Suku Rumel mengadakan pertemuan membahas nasib mereka setelah ritual. Maru menjelaskan perubahan hubungan dengan Kaliyan yang kini tidak lagi mengenali mereka sebagai kerabat. Hal ini menimbulkan perdebatan di antara anggota suku.

kini

Yuji kembali ke gudang penyimpanan alat kutukan keluarga Gojo dan bertemu Panda, teman lamanya yang masih hidup setelah puluhan tahun berlalu.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Ritual harmoni antara manusia dan Simurian berhasil dilaksanakan, mengakhiri konflik antara penyihir Jepang dan suku Rumel, namun menimbulkan konsekuensi baru bagi beberapa pihak yang terlibat.
  • Who?
    Maru sebagai pelaksana ritual, bersama tokoh lain seperti Cross, Mino, Jabaloma, Yuka, Tsurugi, Dabura, Spejo, kepala suku Deskunte, serta Yuji dan Panda yang kembali bertemu.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di dunia fiksi Jujutsu Kaisen Modulo dengan lokasi mencakup wilayah suku Rumel, istana Deskunte, serta gudang penyimpanan alat kutukan keluarga Gojo.
  • When?
    Kejadian berlangsung setelah berakhirnya konflik besar antara manusia dan Simurian; waktu spesifik dalam alur cerita belum disebutkan secara rinci.
  • Why?
    Ritual dilakukan oleh Maru untuk mencapai rekonsiliasi dan kedamaian antara dua ras yang telah lama berkonflik serta memperbaiki keseimbangan dunia mereka.
  • How?
    Melalui pelaksanaan ritual harmoni oleh Maru yang memicu perubahan spiritual besar; beberapa karakter pulih dari luka atau koma sementara struktur kekuasaan suku Deskunte berubah drastis setelah tindakan Dabura.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ritual harmoni demi rekonsiliasi manusia dan Simurian akhirnya berhasil dilaksanakan. Meski memang berhasil menyudahi konflik penyihir Jepang dan suku Rumel, rupanya tindakan Maru masih membuahkan beberapa konsekuensi tak menyenangkan.

Seperti apa situasinya? Berikut pembahasannnya!

1. Ritual rekonsiliasi berhasil terlaksana

Para karakter menyaksikan hasil ritual Maru (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Impian Maru demi mendamaikan dunia akhirnya tercapai.

Ritual harmoni akhirnya berhasil terselesaikan. Di situ kita bisa melihat sejumlah pihak menyadari adanya perubahan besar di dunia mereka, termasuk Cross yang baru bangun dari koma dengan kondisi mata ketiganya yang menangis. Kita juga melihat Mino, Jabaloma dan anak-anak suku Rumel yang merasakan dampak dari ritual tersebut.

Miyaguni bahkan merasakan ritual yang digelar Maru terasa lebih damai dan malah seperti upacara pemberangkatan para roh ke alam selanjutnya.

2. Situasi para karakter yang sebelumnya sempat kritis

Yuka dan Tsurugi sadar kembali (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen S3)

Situasi Cross yang dulu sempat koma akibat tembakan Yakumaru akhirnya berakhir baik seperti yang kita lihat di poin atas.

Bukan cuma Cross saja, para karakter yang sebelumnya tak sadarkan diri juga berangsur membaik.

Yuka selamat karena Mahoraga menghilang setelah Dabura yang dipindah paksa jauh dari bumi. Bukan cuma itu saja, ia mengkonfirmasi rasa sakit di kepalanya sudah menghilang, tanda kanker yang diidapnya sudah sembuh.

Tsurugi juga demikan. Ia sempat kritis akibat tebasan Maru di pertarungan sebelumnya. Namun berkat alien tersebut, ia berhasil tersadar dengan luka yang sudah sembuh.

3. Dabura dan Spejo menghadapi kepala suku Deskunte

Dabura dan Spejo mengkonfrontasi kepala suku (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Dabura benar-benar membuktikan betapa berbahayanya dirinya saat tak lagi terkekang.

Begitu berhasil menghancurkan belenggu teknik kutukan yang menjerat adiknya, ia tanpa ragu langsung mengonfrontasi kepala suku Deskunte. Sang pemimpin jelas terkejut karena ia tak pernah menyangka Dabura akan seberani itu untuk memberontak. Dengan nada mengancam, ia mencoba menekan Dabura dengan mengatakan bahwa konsekuensinya juga akan berdampak pada Spejo. Namun ancaman itu runtuh seketika ketika Spejo memperlihatkan bahwa jeratan teknik sang kepala suku ternyata sudah lama terhapus.

Tak ada lagi yang menahan amarah Dabura. Dalam sekejap, ia meledakkan seisi istana dan memisahkan kepala pemimpin suku Deskunte dari tubuhnya. Dengan tindakan itu, ia resmi mengambil alih posisi kepala suku.

Ironisnya, setelah mencapai puncak kekuasaan, Dabura hanya mengeluarkan satu perintah: mendirikan monumen pahlawan untuk Dura. Setelah memastikan perintah tersebut dijalankan, ia justru memilih turun takhta dan menyerahkan nasib suku Deskunte kepada rakyatnya sendiri.

4. Suku Rumel membicarakan sikap mereka ke para Kaliyan pasca-ritual

Rapat suku Rumel (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Seperti yang disinggung Yuji, tindakan Maru juga akan menyeret beberapa konskuensi.

Saat pertemuan suku Rumel, Maru menjelaskan kalau sekarang suku Rumel tak lagi salah mengenali para kutukan sebagai Kaliyan setelah ritual harmoni mengatur hal tersebut. Namun yang jadi masalah adalah nasib generasi suku Rumel yang akan lahir. Karena warna jiwa mereka sudah berbeda, Kaliyan tak akan menganggap generasi baru suku Rumel sebagai kerabat dan berpotensi menyerang seperti suku-suku ras Simurian lain.

Hal itu tentu memicu kontroversi karena selama ini suku Rumel dan Kaliyan selalu hidup berdampingan. Beberapa anggota suku bahkan sampai menganggap tindakan yang dilakukan Maru adalah sebuah kejahatan. Pemuda itu bahkan mengakui kalau ia bisa saja sekalian membasmi Kaliyan selama ritual namun ia tak bisa melakukan itu dengan keputusannya sendiri. Oleh karena itu, ia meminta pendapat semua orang tentang sikap apa yang mereka ambil terhadap para Kaliyan yang tersisa.

Ngomong-ngomong ada yang berbeda dari pertemuan tersebut. Osuki yang baru pulih setelah dihajar Yuji kini bersikap lebih tenang. Ia bahkan memilih mendengar perkataan Maru dan lainnya meski ia sendiri juga punya banyak hal untuk diprotes.

5. Reuni Yuji dan Panda

Yuji dan Panda kembali bertemu (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Setelah selesai membantu Maru, Yuji kini kembali ke urusan pribadinya.

Kali ini, ia kembali ke gudang penyimpanan alat kutukan milik keluarga Gojo. Yuji sendiri bukan mencari senjata, namun bertemu dengan teman lama.

Yah, teman tersebut adalah Panda, salah satu rekan Yuji yang masih hidup setelah puluhan tahun berlalu.

Itulah pembahasan tentang akhir konflik di Jujutsu Kaisen Modulo. Tinggal satu bab lagi yang akan memperlihatkan akhir keseluruhan kisah spin-off manga satu ini.

Bagaimana pendapat kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team