Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Saitama Pilih Berhenti Jadi Hero Saat Baru Dapat Promosi OPM?
Saitama memilih berhenti jadi hero saat disuruh jaga markas (Dok. One Punch Man Webcomic)
  • Saitama resmi dipromosikan menjadi hero kelas A peringkat pertama setelah banyak orang menyaksikan kekuatannya saat invasi robot berlangsung.
  • Promosi tersebut membuat Saitama terikat aturan Asosiasi Hero yang memintanya tetap menjaga markas dan mematuhi perintah staf eksekutif.
  • Demi menolong Genos, Saitama memilih berhenti sebagai hero meski sadar akan konsekuensi, menunjukkan makna kepahlawanan sejati di mata rekan-rekannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
bab 159

Saitama dipromosikan menjadi hero kelas A ranking pertama setelah diberitahu oleh Bofoi dan Child Emperor. Promosi ini terjadi saat banyak orang menyaksikan kekuatannya selama invasi robot.

bab 159

Asosiasi Hero meminta Saitama untuk tetap tinggal menjaga markas sesuai peraturan karena status barunya mengharuskannya mematuhi perintah asosiasi.

bab 159

Saitama menolak perintah tersebut dan memilih berhenti sebagai hero demi menolong Genos. Ia mendapat dukungan dari rekan-rekannya di Asosiasi Korban Nama Hero yang tersentuh oleh tindakannya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Saitama memutuskan berhenti menjadi hero sesaat setelah menerima promosi sebagai peringkat pertama di kelas A dalam Asosiasi Hero.
  • Who?
    Saitama, anggota Asosiasi Hero, bersama Bofoi, Child Emperor, dan staf asosiasi yang memberitahukan promosi tersebut.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di markas Asosiasi Hero, tempat Saitama menerima kabar promosi dan diminta tetap berjaga.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada bab 159 versi webcomic One Punch Man, saat Saitama hendak menuju lokasi Genos dan Kuseno.
  • Why?
    Saitama memilih berhenti karena aturan baru mengharuskannya tinggal menjaga markas, sementara ia ingin segera menolong Genos yang sedang membutuhkan bantuan.
  • How?
    Setelah diberi tahu tentang kewajiban barunya oleh staf asosiasi, Saitama langsung menyatakan mundur tanpa ragu dan berlari menuju lokasi Genos.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Saitama baru saja jadi pahlawan nomor satu di kelas A. Tapi dia disuruh jaga markas dan tidak boleh pergi. Temannya Genos sedang butuh bantuan, jadi Saitama sedih. Dia tidak mau diam saja. Saitama bilang dia berhenti jadi pahlawan supaya bisa menolong Genos. Teman-temannya mendukung dia dengan senang hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan Saitama untuk meninggalkan posisinya tepat setelah mendapat promosi menunjukkan ketulusan dan kemurnian niatnya sebagai pahlawan. Ia menempatkan nilai persahabatan dan kemanusiaan di atas kepentingan pribadi maupun aturan organisasi. Sikap ini menginspirasi rekan-rekannya, yang akhirnya memahami makna sejati dari kepahlawanan melalui tindakan tanpa pamrih tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selain momen Saitama yang akan berlari menuju ke tempat Genos, ia kembali mendapat sorotan di mana dirinya akhirnya dipromosikan menjadi ranking pertama di kelas A, posisi yang selama ini ditinggalkan Sweet Mask pasca-terbongkarnya identitasnya sebagai monster. Namun pada suatu titik, ia malah memilih berhenti menjadi hero.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Begini penjelasannya!

1. Di bab 159, Saitama dipromosikan menjadi hero kelas A ranking pertama

Saitama dipromosikan (Dok. One Punch Man Webcomic)

Kejadiannya sendiri di bab 159 versi webcomic.

Saat itu, Saitama yang baru dikabari Bofoi dan Child Emperor bersiap-siap untuk segera menuju ke lokasi di mana Genos akan mengonfrontasi Kuseno. Namun saat hendak lari, ia dihentikan oleh salah satu staff Asosiasi Hero.

Yah, staf tersebut mengabarkan kalau Saitama sekarang resmi dipromosikan ke rank pertama kelas A, posisi yang dulu kosong pasca-kepergian Sweet Mask. Hal itu tak mengherankan mengingat saat itu banyak orang yang telah menyaksikan kekuatan asli Saitama selama invasi robot berlangsung.

2. Namun di saat ia hendak pergi menolong Genos, pihak Asosiasi malah memintanya untuk tetap tinggal menjaga markas sesuai peraturan

Saitama mendengar laporan Child Emperor soal Kuseno (Dok. One Punch Man Webcomic)

Namun sayangnya, promosi tersebut membawa problem baru ke Saitama.

Posisi ranking baru Saitama membuatnya terikat pada peraturan Asosiasi Hero di mana ia sekarang harus memprioritaskan asosiasi tersebut di atas segalanya dan wajib mematuhi segala perintah dari staf atau anggota eksekutif.

Dengan kata lain, situasi tersebut membuat Saitama harus tetap tinggal menjaga markas dan melindungi para anggota staf di situ.

3. Mendengar kalau ia diminta untuk tetap tinggal di saat Genos membutuhkannya, Saitama tanpa ragu berkata ia akan berhenti sebagai hero

Saitama memilih berhenti jadi hero saat disuruh jaga markas (Dok. One Punch Man Webcomic)

Meskipun sadar akan konsekuensi yang menantinya, Saitama sudah tidak peduli lagi.

Ia bahkan siap meninggalkan posisinya jika status barunya justru menghalanginya untuk menolong sahabatnya sendiri. Saitama juga tidak gentar menghadapi konsekuensi seperti denda pelanggaran kontrak yang jelas berada di luar jangkauannya.

Baginya, satu-satunya prioritas saat ini adalah menyelamatkan Genos yang tengah membutuhkan bantuannya. Itulah alasan yang mendorongnya untuk berlari secepat mungkin menuju lokasi keberadaan Genos.

Beruntung, rekan-rekan Saitama dari Asosiasi Korban Nama Hero memberikan dukungan penuh. Mereka kini benar-benar tersentuh oleh makna kepahlawanan sejati yang ditunjukkan Saitama, dan merasa sudah saatnya membalas budi kepada sang hero botak.

Itulah penjelasan kenapa Saitama nekad memilih berhenti di saat baru mendapatkan promosi kenaikan tingkat.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team