Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Ryumon One Punch Man Webcomic Masih Waras Meski Jadi Monster?
Sweet Mask lega Ryumon masih sadar (Dok. One Punch Man Webcomic)
  • Ryumon sempat mati secara klinis lalu berubah menjadi monster dan menyerang A, membuat Metal Bat diminta untuk mengakhiri penderitaannya.
  • Meski berwujud monster, Ryumon masih sadar dan berpikir jernih, bahkan melihat dirinya sebagai sosok superhero baru seperti halnya Sweet Mask.
  • Dorongan kuat akan rasa keadilan membuat Ryumon tetap waras, berbeda dari monster lain yang lahir dari kebencian atau amarah terhadap manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
bab sebelumnya

Ryumon terlibat pertarungan sengit dengan A hingga sekarat dan dikonfirmasi mati secara klinis. Tubuhnya tiba-tiba bertransformasi menjadi monster dan menyerang A, yang kemudian meminta Metal Bat untuk membunuh Ryumon.

kini

Terungkap bahwa kesadaran Ryumon masih ada meski telah menjadi monster. Ia tetap berpikir jernih karena dorongan keadilannya, membuatnya mirip dengan Sweet Mask yang juga mempertahankan kemanusiaannya setelah berubah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Ryumon, karakter dalam webcomic One Punch Man, mengalami transformasi menjadi monster namun tetap mempertahankan kesadarannya dan tidak kehilangan kemanusiaannya.
  • Who?
    Ryumon, bersama tokoh lain seperti A, Metal Bat, Wavygyaza, dan Sweet Mask yang turut hadir dalam peristiwa tersebut.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di dunia fiksi One Punch Man dalam alur webcomic yang menampilkan pertarungan antara para pahlawan dan monster.
  • When?
    Kejadian ini berlangsung pada bab terbaru webcomic One Punch Man; waktu spesifik perilisan bab tersebut per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Ryumon tetap waras karena dorongan psikologisnya berasal dari rasa keadilan ekstrem, bukan kebencian atau emosi negatif seperti kebanyakan monster lainnya.
  • How?
    Transformasi Ryumon dipicu oleh kekuatan batin yang ia anggap sebagai “kekuatan keadilan”, membuatnya berubah wujud tanpa kehilangan kesadaran diri sepenuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ryumon dulu berkelahi dan hampir mati, lalu badannya berubah jadi monster. Tapi dia masih bisa mikir dan tahu siapa dirinya. Teman-temannya kaget karena biasanya monster jadi jahat. Ryumon bilang dia merasa punya kekuatan keadilan. Jadi walau dia kelihatan menyeramkan, hatinya masih baik dan tidak lupa siapa dia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kisah Ryumon menampilkan sisi positif dari kekuatan batin manusia yang luar biasa. Meskipun mengalami transformasi menjadi monster, ia tetap mampu mempertahankan kesadaran dan rasa keadilannya. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi yang lahir dari niat murni, bukan kebencian, dapat menjaga jati diri seseorang bahkan dalam situasi paling ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Biasanya, manusia yang mengalami proses menjadi monster akan kehilangan kemanusiaannya dan menjadi orang-orang sebagai mangsa barunya. Namun ada beberapa kasus langka seperti Sweet Mask yang masih bisa mempertahankan kemanusiaannya meski sudah menjadi monster. Nah, kasus tersebut ternyata kembali terjadi pada Ryumon.

Kenapa Ryumon masih tetap waras meski jadi monster? Begini penjelasannya!

1. Pada bab sebelumnya, Ryumon sempat menjadi monster dan hendak membunuh A

Ryumon menjadi monster (Dok. One Punch Man Webcomic)

Diketahui Ryumon sempar terlibat pertarungan sengit dengan A dan benar-benar dibuat sekarat.

Ia bahkan sudah dikonfirmasi mati secara klinis. Namun sesuatu terjadi di mana tubuh Ryumon tiba-tiba bertransformasi menjadi monster dan kemudian menyerang A yang memang telah mengalahkannya.

A yang ketakutan bahkan sampai lari keluar sambil berteriak pada Metal Bat untuk segera membunuh Ryumon agar bisa mengakhiri penderitaan pria itu secepatnya.

2. Namun terungkap kalau kesadaran Ryumon masih ada dan bisa berpikir jernih

Sweet Mask lega Ryumon masih sadar (Dok. One Punch Man Webcomic)

Namun di luar dugaan, Ryumon tidak sepenuhnya kehilangan kendali.

Saat Wavygyaza dan Sweet Mask berteriak mencoba menjangkau kesadarannya, Ryumon justru merespons seolah-olah merekalah yang terdengar tidak waras.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasakan sensasi membara, yang ia anggap sebagai kekuatan keadilan kekuatan yang kemudian mengubah wujud fisiknya menjadi seperti sekarang.

Menariknya, reaksi pertama Ryumon saat melihat pantulan dirinya di cermin justru dipenuhi rasa kagum, seolah ia melihat sosok superhero dalam dirinya yang baru.

Melihat itu, Sweet Mask lega kalau ternyata Ryumon sama seperti dirinya yang masih bisa mempertahankan kesadaran meski menjadi monster.

3. Tampaknya dorongan psikologis Ryumon yang berbeda membuat ia masih bisa mempertahankan kemanusiaannya

Ryumon merasakan dorongan saat menjadi monster (Dok. One Punch Man Webcomic)

Jika ditanya alasan mengapa Ryumon tetap sadar meski telah menjadi monster, maka kasus Sweet Mask bisa dijadikan patokan.

Seperti yang diketahui, monster dalam One Punch Man umumnya lahir dari manusia yang terdorong emosi ekstrem hingga melampaui batas. Biasanya, dorongan tersebut berasal dari emosi negatif seperti amarah, kebencian, atau dendam terhadap orang lain.

Namun, dalam beberapa kasus unik, transformasi justru dipicu oleh dorongan yang tidak sepenuhnya mengarah pada kebencian terhadap manusia lain. Sweet Mask, misalnya, berubah karena kebencian mendalam terhadap dirinya sendiri terutama terhadap wajah aslinya. Dari situ, ia memperoleh kemampuan yang memungkinkan dirinya mempertahankan “citra ideal” yang ia dambakan.

Hal serupa dapat dilihat pada Ryumon. Meski memiliki latar belakang sebagai yakuza, ia justru digerakkan oleh rasa keadilan yang sangat kuat. Dorongan ini begitu ekstrem hingga memicu perubahan wujudnya menjadi monster. Namun berbeda dengan monster pada umumnya, motivasi Ryumon tidak berakar pada kebencian terhadap manusia lain.

Karena itulah, Ryumon tetap mempertahankan kesadarannya. Ia tidak sepenuhnya dikuasai oleh dorongan destruktif, melainkan oleh keyakinan yang ia anggap sebagai “keadilan”. Dalam konteks ini, kondisinya lebih mendekati Sweet Mask di mana transformasi tidak serta-merta menghapus identitas dan kesadaran diri.

Itulah penjelasan kenapa Ryumon tetap waras meski menjadi monster.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team