Super Majin Rymus, pencipta alam semesta ( Dok. Toei / Dragon Ball Daima )
Kemunculan Majin Rymus dalam Dragon Ball Daima memberikan informasi baru yang sangat menarik mengenai asal-usul multiverse.
Bagaimana tidak? Selama ini, banyak fans mengenal Zeno sebagai sosok tertinggi yang menguasai penguasa seluruh universe.
Namun, Dragon Ball Daima episode 10 memperkenalkan Rymus, seorang Super Majin yang mempunyai peran penting dalam penciptaan universe.
Menurut penjelasan Supreme Kai, pada masa lalu terdapat seorang Supreme Demon King yang ingin memperluas wilayah kekuasaannya hingga keluar dari Demon Realm.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, sang raja memerintahkan Rymus menciptakan universe baru.
Dari situlah berbagai universe terbentuk dan menjadi tempat tinggal bagi bermacam-macam kehidupan.
Rymus kemudian memilih sejumlah anggota bangsa Glind untuk menjalankan tugas sebagai Supreme Kai yang mengawasi universe ciptaannya.
Menariknya, pengungkapan ini memperlihatkan hubungan antara Demon Realm dan keberadaan para dewa yang sebelumnya belum banyak dijelaskan.
Namun, ada satu hal yang penting diperhatikan.
Meskipun mampu menciptakan berbagai universe, Rymus belum pernah diperlihatkan bertarung secara langsung. Karena itu, kemampuan menciptakan alam semesta tidak otomatis membuktikan bahwa kekuatan bertarungnya melampaui Daishinkan ataupun Zeno.
Begitu pula dengan usianya. Rymus jelas berasal dari masa yang sangat kuno, jutaan tahun lalu, tetapi angka pasti mengenai berapa lama ia telah hidup belum diketahui.
Selain itu, posisi Dragon Ball Daima dalam kesinambungan cerita bersama Dragon Ball Super masih sering dibahas penggemar.
Meski begitu, Daima bukan sekadar cerita sampingan tanpa keterlibatan pencipta aslinya. Akira Toriyama juga terlibat langsung dalam pengembangan cerita dan desain karakternya.
Karena itulah, keberadaan Rymus menjadi salah satu tambahan cerita paling menarik yang mengubah cara kita memahami sejarah dunia Dragon Ball.