6 Judul Manga yang Pindah Majalah Karena Berbagai Alasan

Alasannya mulai pengarang sakit, sampai majalah bangkrut

shueisha/d-grayman

Di Jepang, apalagi belakangan ini, bukanlah hal baru jika seorang komikus mendadak hiatus karena alasan kesehatan.

Kalau sudah begini, biasanya mereka memilih istirahat dulu sampai pulih, lalu lanjut lagi – walau kadang jadi mesti disambi istirahat tiap beberapa chapter, atau berhenti sepenuhnya.

Tapi, ada juga yang manganya kemudian dipindahkan ke majalah lain atau menjadi komik web. Belakangan ini juga diterapkan ke judul-judul yang dianggap ‘berbahaya’.

Apa contohnya? 

1. D.Gray-Man (Katsura Hoshino)

jumpsq/d-graymandgrayman.gengaten

Memulai serialisasinya di Shonen Jump tahun 2004, komik ini kemudian mengalami hiatus selama 2 setengah tahun karena pengarangnya punya masalah kesehatan (cedera leher).

Setelah kondisinya membaik, D.Gray-Man pindah ke majalah Jump SQ.CROWN, lalu terakhir pindah ke Jump SQ.RISE karena berakhirnya CROWN.

Baca Juga: 5 Pahlawan Anime yang Memperoleh Kekuatan dari Makhluk Lain!

2. Real Account (Watanabe Shizumu)

RealAccount/Kodanshakodansha.co.jp

Seri ini bisa dibilang diping-pong di antara dua majalah; Bessatsu Shonen Magazine, Shonen Magazine, lalu kembali ke Bessatsu Shonen Magazine.

Tidak ada penjelasan pasti tentang pindahan ini, tapi tampaknya berhubungan dengan konten yang dianggap terlalu ‘keras’ untuk majalah yang bersangkutan.

3. World Trigger (Ashihara Daisuke)

worldtrigger/shueishaworldtrigger.info

Agak mirip dengan D.Gray-Man, setelah komik jilid 10 rilis, pengarangnya mengalami cedera leher dan terpaksa hiatus.

Setelahnya, dengan memaksakan diri, seri ini berlanjut hingga buku 18, sampai akhirnya pihak Shueisha memaksa Ashihara untuk berhenti.

Setelah dua tahun hiatus, World Trigger kembali ke Shonen Jump, tapi setelah menyelesaikan bab yang akan dimuat di jilid 19, seri ini diputuskan pindah ke JUMP SQ.

Ashihara awalnya ngotot ingin tetap serialisasi mingguan, tetapi karena kondisi kesehatannya takkan pernah pulih 100%, akhirnya Ashihara setuju untuk pindah ke SQ.

4. SOUL CATCHER(S) (Shinkai Hideo)

captiontwitter/soulcatcher_s_

Berawal dari Shonen Jump, komik unik tentang musik dan ‘hati’ para musikus ini pindah ke majalah bulanan Shonen Jump NEXT setelah popularitasnya agak menurun. Setelah Jump NEXT, judul ini kembali mengalami pindahan, kali ini ke platform web, Shonen Jump +. Kabarnya, pindahan terakhir ini atas permintaah Shinkai yang ingin kembali ke serialisasi mingguan.

5. Vinland Saga (Yukimura Makoto)

vinlandsaga/kodanshaafternoon.kodansha.co.jp

Sejauh ini, bisa dibilang sebagai pemegang rekor pindah majalah tercepat. Hanya dalam 4 bab, serial ini hiatus, dan kemudian dipindah ke majalah bulanan Gekkan Afternoon.

Para fans mengaku tidak terkejut dengan kabar ini karena Yukimura terkenal sangat perfeksionis dan bukan pengarang yang tergolong cepat menggambar. Yukimura sendiri mengaku, pada awal serialisasi, anaknya baru saja lahir sehingga menggambar satu chapter saja butuh 8 hari, yang sangat mustahil bagi seri mingguan.

6. Rozen Maiden (PEACH-PIT)

rozenmaiden/shueishatwitter.com/rozen_official

Berawal di Gekkan Comic Birz terbitan Gentousha, dan ketika sedang mengalami masa populer berkat anime, komik ini mendadak berakhir (untung tepat di titik yang bisa dianggap sebagai penutup satu arc).

Belakangan terungkap, pengarang dan penerbit ternyata pecah kongsi. Rozen Maiden kemudian terbit ulang di majalah Young Jump, di bawah bendera Shueisha.

Nah, itu enam judul manga yang pindah majalah karena berbagai alasan. Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Baca Juga: Ada Manga Baru! Ini 10 Best Selling Comics Elex Media Bulan Februari!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU