Yuta melakukan transplantasi otak ke tubuh Gojo ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )
Teknik transplantasi otak sendiri ternyata berhasil dicuri Yuta pada saat konfrontasinya dengan Kenjaku.
Berkat teknik tersebut, Yuta yang awalnya meregang nyawa akibat tebasan Sukuna berhasil bertahan hidup untuk sekarang ini dengan berpindah ke tubuh Gojo. Ia sendiri melakukan itu setelah direstui oleh sang guru.
Namun menurut Mei Mei, langkah ini memiliki resiko besar karena mereka sendiri masih belum tahu pasti sifat teknik milik Kenjaku tersebut apakah bersifat repetitif, intermiten, atau cuma sekali pakai.
Skenario terbaiknya sendiri adalah jika ternyata teknik Kenjaku itu sekali pakai maka Yuta dipastikan bisa bertahan hidup meski teknik Rika telah berakhir.
Itulah daftar fakta menarik teknik transplantasi otak milik Kenjaku.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Apa itu teknik transplantasi otak Kenjaku dan kapan biasanya dipakai? | Itu adalah teknik asli Kenjaku untuk berpindah wadah dengan “memindahkan otak”. Biasanya dipakai saat ia perlu ganti tubuh (wadah lama rusak atau ada inang baru dengan skill yang diincar), sementara saat bertarung ia sering memakai teknik ofensif milik wadahnya. |
Seberapa bebas Kenjaku memilih tubuh wadahnya, dan apa syaratnya? | Ia bisa memilih berbagai jenis tubuh (penyihir maupun non-penyihir) dan tidak terbatas gender. Syarat pentingnya, calon wadah harus dalam kondisi utuh—contoh yang disebut adalah tubuh Geto yang tidak segera dikremasi. |
Apa keuntungan terbesar teknik ini terkait kemampuan dan informasi? | Kenjaku bisa mengakses energi kutukan dan teknik kutukan milik wadah (misalnya manipulasi kutukan Geto), bahkan disebut masih bisa memakai teknik dari wadah lama (contoh anti-gravitasi Kaori). Ia juga bisa “mengambil” ingatan wadah untuk menyusun strategi, termasuk memahami target seperti Gojo/Tengen dan konteks klan Kamo. |
Apa ciri khas, kelemahan, dan dampaknya setelah Kenjaku tewas? | Bekas jahitan di kepala dipertahankan sebagai sumpah pengikat sekaligus penanda. Ada momen wadah bisa bereaksi/memberontak (contoh tubuh Geto). Teknik ini kemudian disebut dimanfaatkan Yuta untuk berpindah ke tubuh Gojo, namun risikonya masih ada karena sifat tekniknya (sekali pakai atau berulang) belum benar-benar pasti. |