9 Kelemahan Yuji Itadori Jujutsu Kaisen, Kehadiran Sukuna?

- Yuji Itadori adalah wadah Sukuna, tapi tidak bisa mengendalikan kekuatannya.
- Yuji rentan terhadap serangan jarak jauh dan awalnya tak memiliki variasi teknik terkutuk.
- Pengalaman yang minim, lemah terhadap teknik terkutuk, telat menguasai Domain Expansion, naif, konflik batin berkelanjutan, dan irasional.
Protagonis utama Jujutsu Kaisen, Yuji Itadori, memulai perjalanannya di dunia jujutsu dengan pengorbanan luar biasa. Perlahan kita mempelajari latar belakangnya sebagai “anak” Kenjaku, nah, dari situlah semuanya berawal.
Menjadi wadah Sukuna membuat Yuji berkembang menjadi sosok tangguh, tapi sejatinya hal itu juga menjadi kelemahan Yuji Itadori Jujutsu Kaisen. Kecakapan tempurnya pun diperlihatkan meningkat pesat, tapi batinnya sering kali terluka dan membuatnya rentan.
Seiring waktu, kita terus mengungkap berbagai kekurangan Yuji. Simak daftarnya di sini!
Table of Content
1. Ada Sukuna dalam tubuhnya

Oleh Kenjaku, Yuji tampaknya memang dipersiapkan sebagai wadah sempurna bagi Sukuna. Dirinya cukup tangguh untuk menahan sang Raja Kutukan, tapi bukan berarti dia bisa mengakses kekuatan Sukuna sesuka hati.
Ibarat kata, Sukuna adalah pedang bermata dua. Meski Yuji bisa mengakses energi terkutuknya, bukan berarti dia dapat mengendalikan roh tersebut.
Perlu diingat, Sukuna tak pernah bersedia untuk menjadi sekutu para penyihir jujutsu. Jadi, ketika Yuji kehilangan kesadaran dan Sukuna mengambil alih tubuhnya, maka bencana besar pasti akan terjadi. Buruknya lagi, Sukuna sengaja membuat wadahnya itu menanggung rasa bersalah.
2. Rentan terhadap serangan jarak jauh

Sebagai seorang penyihir, menguasai banyak gaya bertarung merupakan modal utama. Baik jarak dekat maupun jauh, keduanya penting karena mereka tak akan tahu kutukan seperti apa yang suatu saat mereka hadapi.
Yuji sendiri dikenal sebagai salah satu ahli pertarungan jarak dekat terhebat dalam serial. Bahkan, keterampilannya itu setara dengan Aoi Todo. Dengan bakat inilah Yuji mampu menandingi kutukan tingkat khusus sekali pun.
Sayangnya, Yuji tak memiliki serangan jarak jauh atau menengah. Artinya, posisinya jadi tak diuntungkan apabila dihadapkan pada petarung jarak jauh seperti Eso.
3. Awalnya tak punya variasi teknik terkutuk

Pada dasarnya, dunia jujutsu adalah aspek yang asing bagi Yuji. Dia terlibat karena ketidaksengajaan, jadi wajar jika dirinya pun tak memiliki banyak teknik terkutuk seperti Megumi, Nobara, atau rekan-rekan lainnya.
Energi kutukan Yuji terutama berasal dari benda terkutuk tingkat khusus, yakni Ryomen Sukuna. Dia tak memiliki teknik bawaan, tapi perlahan mempelajari cara untuk mengendalikan energi terkutuk.
Energi terkutuk itu Yuji kombinasikan dengan keterampilan bela diri dan kekuatan supernya guna memperkuat serangan. Hasilnya, ia menguasai teknik berbasis pukulan seperti Divergent Fist. Dia juga bisa menggunakan Black Flash, tapi tetap saja teknik itu bukanlah miliknya.
Kalau sekarang, sih, Yuji sudah jauh lebih kuat, ya. Dia bisa menggunakan Blood Manipulation, Piercing Blood, Shrine, Dismantle, bahkan Convergence di JJK Modulo.
4. Masih kurang pengalaman

Tak ada seorang pun menyangka bahwa Yuji akan menjadi penyihir jujutsu, terutama dirinya sendiri. Artinya, Yuji masuk ke dunia tersebut tanpa pengetahuan alias benar-benar memulai dari nol.
Oleh karena itu, pengalaman Yuji dalam menangani masalah-masalah berkenaan dengan kutukan tentulah jauh di bawah sekutunya. Hasilnya, terciptalah jurang pemisah antara kemampuannya dengan penyihir lainnya.
Untungnya, Yuji sangat cepat dalam beradaptasi. Seiring dengan banyaknya pertarungan yang melibatkannya, keterampilannya pun terus meningkat. Namun, dia tetap hampir tak berdaya jika menghadapi musuh kuat dan berpengalaman.
5. Lemah terhadap teknik terkutuk

Sebenarnya, penyihir jujutsu mana pun cenderung rentan terhadap teknik terkutuk, apalagi Domain Expansion. Yuji juga demikian, tapi efeknya terasa lebih terlihat karena ia kerap gegabah dan sangat mengandalkan serangan jarak dekat.
Yuji punya kepercayaan diri yang tinggi atas kemampuannya. Alhasil, dia biasanya akan langsung terjun ke medan perang tanpa strategi matang. Padahal penting bagi seorang penyihir untuk mengenal lebih dulu tipe musuh di hadapannya.
6. Telat menguasai Domain Expansion

Dalam semesta Jujutsu Kaisen, Domain Expansion dikenal sebagai puncak dari sihir jujutsu. Ini merupakan teknik penghalang tingkat lanjut yang meningkatkan teknik kutukan pengguna serta memberikan efek sure-hit. Artinya, serangan apapun dijamin akan mengenai target.
Dengan begitu, Perluasan Domain menjadi teknik pamungkas yang akan memberikan keuntungan besar bagi penggunanya. Sayangnya, Yuji sangat telat menguasai ini.
Pada arc penutup, Yuji menunjukkan hasil latihannya bersama Kusakabe. Dia menggunakan Perluasan Domain bernama Hometown Domain. Sesuai namanya, teknik ini menghadirkan kembali kampung halaman Yuji.
7. Naif

Sering kali, ideologi yang kita pegang teguh justru menjadi kelemahan terbesar buat diri kita sendiri. Begitu pula dengan Yuji.
Kelemahan Yuji berikutnya ialah kenaifannya. Dalam hal ini, dia sulit menerima kenyataan bahwa dirinya harus tega merenggut nyawa, apalagi manusia. Pasalnya, dia selalu percaya bahwa manusia itu baik hati. Jadi, dia selalu merasa ragu jika harus mengusir roh jahat, bahkan dari tubuh manusia yang kerasukan.
Ketidakmampuan Yuji untuk menguatkan tekadnya jelas sangat membahayakan dirinya dan sekutunya. Keragu-raguannya itu mungkin tak fatal, tapi efeknya berkelanjutan.
8. Konflik batin berkelanjutan

Nah, konflik batin inilah efek berkelanjutan dari pemikiran naif Yuji yang sebenarnya tak berdampak fatal selama pertempuran. Ditambah lagi, dia punya dorongan kuat untuk memungkinkan seseorang meninggal dengan cara baik.
Memang, pemikiran itu sebenarnya adalah janji yang pernah Yuji buat kepada mendiang kakeknya. Alhasil, batasan moralnya berkali-kali menjadi kabur. Lambat laun, dia pun terus mempertanyakan tempatnya di lingkup jujutsu.
9. Irasional

Kelemahan lainnya juga dapat dilihat dari kebiasaan Yuji untuk membiarkan emosi menguasai dirinya pada saat-saat krusial. Gara-gara itu, dia jadi mengambil langkah keliru dengan membuat keputusan yang tak logis.
Irasionalitas Yuji tentu saja masih berkaitan erat dengan kepribadian naifnya. Dia terlalu terbuka dan melibatkan emosi selama bertempur. Padahal, ketenangan dan konsentrasi sangat dibutuhkan untuk menguasai energi terkutuk.
Kelemahan Yuji Itadori Jujutsu Kaisen adalah aspek kritis yang perlu ditangani sang protagonis dari waktu ke waktu. Mana kekurangan paling fatal menurutmu?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
FAQ seputar kelemahan Yuji Itadori Jujutsu Kaisen
| Apa kelemahan utama Yuji Itadori? | Ketergantungan pada kekuatan fisik.Yuji luar biasa kuat secara fisik, tapi di awal cerita dia kurang teknik kutukan kompleks dibanding penyihir lain. |
| Apakah Yuji punya teknik kutukan bawaan? | Tidak (atau setidaknya belum jelas).Berbeda dengan Megumi atau Gojo, Yuji tidak lahir dengan teknik kutukan spesifik. |
| Apakah Sukuna justru jadi kelemahan Yuji? | Iya, sekaligus jadi pedang bermata dua. |
| Apakah kelemahan Yuji berkurang seiring waktu? | Jelas. Seiring berkembangnya cerita, kontrol energi kutukannya makin matang, pengalaman bertempur meningkat, mentalnya pun ditempa oleh tragedi. |


















