Benarkah Jogo akan Mati Kalau Terkena Blackflash Yuji Jujutsu Kaisen?

- Black Flash dijelaskan sebagai fenomena distorsi ruang yang meningkatkan kekuatan serangan Yuji hingga berkali lipat, terbukti efektif melukai kutukan kelas khusus seperti Hanami.
- Jogo memiliki kekuatan ofensif tinggi dengan elemen api dan magma, namun pertahanannya lemah dibanding Hanami yang dikenal lebih tahan terhadap serangan fisik berat.
- Dalam skenario melawan Yuji dan Todo, Jogo kemungkinan besar akan kalah karena mudah terpancing emosi dan tidak mampu menahan kombinasi Black Flash serta Playful Cloud secara beruntun.
Seperti yang kita tahu, Jogo adalah salah satu kutukan terkuat. Ia selama ini diperlihatkan sering kalah karena langsung melawan para petarung terkuat dunia jujutsu seperti Gojo dan Sukuna. Namun rupanya, ada dugaan kalau Jogo aslinya bisa tewas jika sampai terkena Black Flash dari Yuji dan sabetan Playful Cloud dari Todo.
Benarkah pernyataan itu valid? Berikut pembahasannya!
1. Penjelasan kemampuan Black Flash dalam duel Hanami vs Yuji dan Todo

Kemampuan Black Flash pertama kali diperlihatkan dalam duel Yuji Itadori dan Aoi Todo melawan Hanami.
Saat itu, Yuji diuji oleh Todo untuk memicu Black Flash dalam pertarungan tersebut. Todo menjelaskan bahwa teknik ini merupakan fenomena distorsi ruang yang terjadi ketika seseorang mampu mengalirkan energi kutukan ke dalam serangan fisik dalam rentang waktu 0,000001 detik.
Ketika Black Flash aktif, energi kutukan memunculkan kilatan hitam tepat pada momen hantaman terjadi.
Menurut Todo, serangan yang dilepaskan saat Black Flash terjadi memiliki daya hancur sekitar 2,5 kali lipat dibandingkan serangan biasa. Namun, peningkatan ini digambarkan bersifat eksponensial, bukan sekadar pengali linear. Artinya, jika pukulan normal Yuji memiliki nilai kekuatan 100, maka dengan efek 100^2,5, hasilnya menjadi 100.000.
Lonjakan sebesar itu tentu cukup untuk membuat kutukan kelas khusus seperti Hanami merasakan dampak signifikan hanya dari satu pukulan saja.
2. Jika dibandingkan, Jogo aslinya lebih kuat dari Hanami dari kekuatan ofensif namun lebih lemah dari ketahanan

Alasan mengapa Hanami masih mampu bertahan saat menghadapi Yuji Itadori yang melepaskan rentetan Black Flash serta Aoi Todo yang mengombinasikan Boogie Woogie dan senjata Playful Cloud terletak pada ketahanan fisiknya.
Dalam kelompok kutukan yang dipimpin Mahito, Jogo bisa dibilang unggul dari segi ofensif. Elemen api dan magma yang ia gunakan memiliki daya hancur masif, bahkan secara alami menjadi ancaman bagi elemen tanaman yang menjadi andalan Hanami.
Namun, Jogo memiliki kelemahan pada aspek pertahanan. Hal ini terlihat jelas dalam duel melawan Gojo maupun Sukuna, di mana ia berulang kali kehilangan anggota tubuh akibat serangan lawannya.
Sebaliknya, Hanami justru berperan layaknya “tanker”. Daya tahannya sangat tinggi hingga pukulan Black Flash dari Yuji pun tidak serta-merta membuatnya tumbang. Ketahanan fisik inilah yang menjadi alasan utama mengapa ia mampu bertahan lebih lama dalam pertarungan jarak dekat yang brutal tersebut.
3. Jika Jogo yang menggantikan Hanami melawan Yuji dan Todo, bisa dipastikan justru Jogo yang akan mati

Jika saat event pertukaran pelajar yang maju adalah Jogo, bukan Hanami, ada kemungkinan hasilnya justru berbeda dan mungkin lebih fatal bagi pihak kutukan.
Hanami saja, yang dikenal memiliki pertahanan luar biasa, sampai dibuat kewalahan oleh kombinasi serangan Yuji Itadori dan Aoi Todo. Setelah itu, ia bahkan masih harus berhadapan dengan teknik Hollow Purple milik Satoru Gojo. Meski babak belur, Hanami tetap selamat karena berhasil melarikan diri sebelum teknik destruktif tersebut mengenainya secara penuh.
Lalu bagaimana jika posisi itu diisi oleh Jogo?
Memang benar, dari sisi ofensif, Jogo jauh lebih mematikan. Serangan api dan magmanya memiliki daya hancur besar dan cakupan luas. Namun, kelemahan terbesarnya terletak pada aspek pertahanan. Ia berkali-kali kehilangan anggota tubuh saat melawan Gojo maupun Sukuna, yang menunjukkan bahwa daya tahannya tidak sekuat Hanami.
Dalam skenario melawan Yuji dan Todo, situasinya bisa menjadi berbahaya bagi Jogo. Todo akan terus mendukung Yuji dengan Boogie Woogie, menciptakan celah dan membuka peluang serangan. Ditambah lagi, Jogo dikenal mudah terpancing emosi. Kondisi tersebut justru bisa memperbesar peluang Yuji mendaratkan Black Flash secara presisi.
Jika Jogo sampai menerima beberapa kali Black Flash dan dihantam bertubi-tubi oleh Todo menggunakan Playful Cloud, bukan tidak mungkin kutukan berapi itu akan tumbang di tempat. Dengan pertahanan yang relatif lebih rapuh dibanding Hanami, peluang Jogo untuk mati dalam skenario tersebut memang cukup masuk akal.
Itulah penjelasan benarkah Jogo bisa mati jika sampai kena Black Flash dari Yuji.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















