4 Pemilik Heavenly Restriction di Jujutsu Kaisen, Bukan Hanya Maki!

- Toji Fushiguro lahir tanpa energi kutukan, tapi memiliki kekuatan fisik superhuman dan mampu mengalahkan penyihir terkuat.
- Maki Zenin awalnya terhambat oleh energi kutukan yang terikat dengan saudara kembar, tetapi setelah kematian saudaranya, ia mencapai kondisi fisik superhuman.
- Kokichi Muta lahir dengan tubuh rapuh namun memiliki kapasitas energi kutukan yang luas, memungkinkannya untuk bertarung dari jarak jauh.
Dalam dunia Jujutsu Kaisen, kekuatan tidak selalu datang dari bakat atau latihan semata. Ada kondisi langka yang disebut Heavenly Restriction (Pengekang Surgawi), yaitu sumpah bawaan sejak lahir yang dipaksakan pada tubuh seorang calon penyihir. Sumpah ini tidak bisa dipilih, ditolak, atau dihapus, karena sudah tertanam sejak seseorang dilahirkan.
Heavenly Restriction bekerja dengan prinsip pertukaran setara, seseorang akan kehilangan atau sangat dibatasi pada satu aspek kehidupannya, biasanya energi kutukan atau kondisi fisik, sebagai gantinya mendapatkan keunggulan ekstrem di aspek lain.
Dalam praktiknya, Heavenly Restriction muncul dalam dua bentuk utama, pembatasan energi kutukan yang digantikan dengan fisik superhuman, atau tubuh yang sangat rapuh sebagai harga dari jangkauan dan kapasitas energi kutukan yang luar biasa.
Empat tokoh berikut adalah contoh paling jelas dari bagaimana sumpah ini membentuk takdir mereka.
1. Toji Fushiguro

Toji Fushiguro adalah pemilik Heavenly Restriction paling ekstrem yang pernah muncul. Ia terlahir tanpa energi kutukan sama sekali, bahkan lebih rendah dari manusia biasa. Sebagai gantinya, tubuh Toji berkembang menjadi “senjata hidup” dengan kekuatan fisik, kecepatan, refleks, dan indra yang melampaui batas manusia normal maupun penyihir jujutsu.
Ketiadaan energi kutukan membuat Toji hampir mustahil terdeteksi oleh penyihir lain, bahkan mampu menembus penghalang dan kebal terhadap efek sure-hit Domain Expansion.
Inilah yang membuatnya dijuluki “Sorcerer Killer” dan mampu mengalahkan penyihir terkuat di masanya hanya dengan persiapan, strategi, dan senjata terkutuk. Toji menjadi bukti bahwa dalam dunia jujutsu, kekuatan absolut tidak selalu berasal dari energi kutukan.
2. Maki Zenin

Maki Zenin lahir dengan Heavenly Restriction yang serupa dengan Toji, tetapi dalam kondisi yang tidak sempurna. Ia memiliki energi kutukan yang sangat rendah, jauh di bawah standar penyihir, sementara tubuhnya menunjukkan potensi fisik luar biasa sejak awal.
Namun, sebagai saudara kembar, keberadaan Mai membuat energi kutukan mereka “terikat”, menghambat Maki untuk mencapai bentuk Heavenly Restriction sepenuhnya.
Setelah kematian Mai, seluruh energi kutukan yang tersisa ikut menghilang, dan tubuh Maki akhirnya mencapai kondisi yang sama dengan Toji, nol energi kutukan dan fisik superhuman. Sejak saat itu, Maki mampu menandingi bahkan melampaui banyak penyihir elit hanya dengan kekuatan tubuh dan senjata terkutuk. Transformasi ini menjadikannya simbol kegagalan sistem klan Zenin yang selama ini meremehkan Heavenly Restriction.
3. Kokichi Muta (Mechamaru)

Berbeda dari Toji dan Maki, Heavenly Restriction Kokichi Muta muncul dalam bentuk kebalikan. Ia terlahir dengan tubuh yang sangat rapuh, kehilangan anggota tubuh, menderita rasa sakit kronis, dan tidak tahan terhadap cahaya matahari atau bulan. Secara fisik, Kokichi nyaris tidak bisa hidup normal.
Sebagai ganti tubuh sakit-sakitannya, Heavenly Restriction memberinya kapasitas dan jangkauan energi kutukan yang luar biasa luas.
Kokichi mampu mengendalikan boneka Mechamaru dari jarak yang sangat jauh, bahkan hingga skala nasional. Ia bisa bertarung, mengintai, dan berkomunikasi tanpa harus hadir secara fisik. Kasus Kokichi menunjukkan bahwa Heavenly Restriction tidak selalu menciptakan “monster fisik”, tetapi bisa melahirkan penyihir dengan skala kekuatan yang tidak masuk akal.
4. Tsurugi Okkotsu

Tsurugi Okkotsu merupakan generasi berikutnya yang diketahui memiliki Heavenly Restriction serupa dengan Maki. Ia lahir dengan pembatasan energi kutukan dan sebagai gantinya menunjukkan potensi fisik yang jauh melampaui manusia biasa sejak usia muda.
Keberadaan Tsurugi menegaskan bahwa Heavenly Restriction khususnya tipe physically gifted bukan anomali tunggal, melainkan fenomena langka yang bisa diwariskan dalam garis keturunan tertentu (keluarga Zenin).
Meski belum dieksplorasi sedalam Toji atau Maki, Tsurugi menjadi bukti bahwa sistem jujutsu masih menyimpan potensi tak terduga di luar hierarki penyihir konvensional.
Nah bagaimana menurutmu?

















