6 Fakta Pembantaian Klan Zenin Jujutsu Kaisen, Terjadi Dua Kali?

- Insiden pembantaian klan Zenin dipicu oleh diskriminasi terhadap anggota yang tak punya energi atau teknik kutukan.
- Pembantaian ini bukan pertama kali terjadi, dan pelakunya adalah para pemilik Heavenly Restriction yang sebelumnya dianggap lemah.
- Jumlah korban tewas akibat pembantaian Maki cukup banyak, dan insiden ini membuat klan Zenin terancam disingkirkan dari posisi tiga keluarga besar.
Episode keempat Jujutsu Kaisen S3 benar-benar menghebohkan para penggemar saat ini karena penuh dengan aksi pembantaian yang dilakukan Maki pada klan Zenin. Insiden itu bahkan menjadi salah satu bagian sejarah jujutsu yang terus dikenang sampai era Modulo.
Apa saja fakta menarik di balik insiden ini? Berikut pembahasannya!
1. Terpicu akibat diskriminasi

Awal-mula insiden ini sebenarnya berasal dari satu kesalahan yang selalu dilakukan klan Zenin: diskriminasi.
Selama tak punya energi atau teknik kutukan, orang tersebut akan dikuciilkan dan bahkan selalu ditindas oleh kerabatnya sendiri seperti yang dialami Toji dan Maki. Bahkan perlakuan itu sampai ke tahap berbahaya di mana mereka sampai dibuang ke ruang tertutup yang penuh dengan kutukan.
Maka tak heran begitu mencapai puncak potensinya, mereka kembali datang sebagai sosok horor yang siap mengirim keluarganya sendiri ke liang kubur.
2. Sudah terjadi dua kali

Kejadian pembantaian klan Zenin rupanya bukan pertama kali terjadi. Hal itu setidaknya pernah dijelaskan sendiri oleh Ranta.
Sebelum era Maki, klan Zenin hampir tersapu sepenuhnya saat diserang Toji. Namun entah mengapa, pria itu malah memilih berhenti sebelum menyelesaikannya sehingga klan itu bisa kembali bangkit ke posisi semula.
Namun sayangnya, tak ada kesempatan kedua bagi klan tersebut. Begitu Maki datang sebagai sosok Toji kedua, seluruh bagian klan entah itu unit Kukuru, Hei dan bahkan Naoya sendiri tersapu sepenuhnya di tangan gadis tersebut. Bahkan anggota keluarga non-kombatan seperti ibunya sendiri juga tak luput dari serangan Maki.
3. Pelakunya adalah para pemilik Heavenly Restriction

Yang membuat insiden ini semakin ironis adalah ternyata para pelakunya justru merupakan pemilik Heavenly Restriction.
Mereka sendiri sering dianggap lemah karena tak punya energi dan teknik kutukan sama sekali. Cuma karena perkara tersebut, para pemilik Heavenly Restriction sampai dikucilkan, disiksa, dan bahkan dibiarkan hampir terbunuh di ruangan khusus yang penuh dengan kutukan.
Namun begitu keduanya pergi lalu kembali lagi dalam kondisi telah mencapai puncak potensinya, seluruh anggota klan Zenin langsung dibuat kalang kabut. Tak peduli seberapa banyak unit Kukuru atau seberapa hebat teknik-teknik dari para anggota Hei, semua itu berakhir sia-sia di hadapan kedua pemilik Heavenly Restriction ini.
4. Rincian jumlah korban

Jumlah pembantaian yang dilakukan Maki sendiri terbilang cukup banyak.
Tercatat korban tewas terdiri dari 21 anggota divisi Kukuru, 9 anggota Sho, dan 6 anggota Hei.
Karena pelakunya adalah Maki, tak ada jejak energi kutukan sama sekali yang terdeteksi kecuali dari senjata kutukan pemberian Mai.
5. Secara tak langsung menyebabkan Naoya terlahir sebagai kutukan

Insiden pembantaian klan Zenin ini juga melahirkan bencana baru.
Seperti yang kita tahu, Naoya aslinya tak terbunuh langsung di tangan Maki, melainkan oleh tusukan pisau yang dilakukan ibu Maki sendiri. Namun seperti yang kita tahu, penyihir yang terbunuh bukan oleh energi kutukan biasanya akan berubah menjadi kutukan.
Oleh karena itu, ia bangkit lagi sebagai kutukan hanya untuk terbunuh sekali lagi di tangan Maki.
6. Membuat klan Zenin terancam disingkirkan dari posisi tiga keluarga besar

Kejadian itu bukan hanya menumpahkan darah para anggotanya tapi juga mengguncang posisi klan Zenin itu sendiri.
Pasca kejadian tersebut, klan Gojo dan Kamo yang sudah mengetahuinya langsung mengajukan proposal ke para tetua jujutsu untuk mencopot klan Zenin dari posisi tiga keluarga besar. Namun sayangnya, usulan tersebut sempat ditangguhkan bahkan hingga akhir cerita.
Hanya saja, seperti yang kita tahu, klan Zenin seolah kehilangan gaungnya di era Modulo.
Itulah fakta-fakta pembantaian klan Zenin di Jujutsu Kaisen.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

















