Apple VS Epic Games, Pengadilan Bela Unreal Engine dan Bukan Fortnite

Ban Unreal Engine berdampak lebih besar dibanding Fortnite

Apple VS Epic Games, Pengadilan Bela Unreal Engine dan Bukan Fortnite

Pertarungan antara Epic Games melawan Apple berlanjut ke tahap terbaru. Setelah Apple berencana untuk memblokir semua aplikasi Unreal Engine di platform mereka, Epic meminta pengadilan untuk memberikan restraining order, atau penangguhan kepada Apple, serta untuk mengembalikan Fortnite ke App Store; akar dari perseteruan antara kedua raksasa teknologi ini.

Melalui sidang yang diadakan secara online, pengadilan akhirnya memberikan keputusan mereka. Apa hasilnya?

1. Penangguhan dari pengadilan

Apple VS Epic Games, Pengadilan Bela Unreal Engine dan Bukan Fortniteyoutube.com/Unreal Engine

Hakim distrik Yvonne Gonzalez Rogers memutuskan untuk menjatuhkan penangguhan kepada Apple. Ini artinya, Apple tidak diperbolehkan memblokir semua aplikasi dengan Unreal Engine di platform mereka seperti iOS dan macOS. Penangguhan ini berlaku sampai ada keputusan jelas dari persidangan Apple dan Epic. 

Meski demikian, hakim juga tidak sepenuhnya berpihak pada Epic. Rogers juga memutuskan bahwa Apple tidak harus mengembalikan game Fortnite ke dalam App Store. Maka, Fortnite masih tidak bisa dimainkan oleh gamer iPhone untuk waktu-waktu mendatang.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya, CPU Snapdragon 865 Mengalahkan Apple A13

2. Ban Unreal Engine akan berdampak ke industri

Apple VS Epic Games, Pengadilan Bela Unreal Engine dan Bukan Fortnitefossbytes.com

Hakim Rogers berpendapat bahwa memblokir semua aplikasi yang menggunakan Unreal Engine akan berdampak besar terhadap industri. Saat ini, Unreal Engine tak hanya digunakan di industri video game, namun juga di industri film dan animasi.

"Apple telah mengambil tindakan yang terlalu keras, dan sebagai akibatnya, menimbulkan dampak pada ekosistem pihak ketiga dan pihak lain (yang tidak terlibat dalam kasus ini)," ungkap hakim Rogers.

3. Epic jelas melanggar kesepakatan App Store

Terkait Fortnite, Epic beralasan bahwa game tersebut kini telah menjadi sebuah tempat bagi gamer untuk bersosialisasi sehingga penting bagi mereka untuk memasukkan game tersebut kembali ke App Store. Meskipun hakim Rogers memahami manfaat game Fortnite terutama di masa pandemi, namun diblokirnya Fortnite dari App Store tidak memiliki dampak separah pemblokiran Unreal Engine.

Secara singkat, alasan yang diungkapkan Epic Games tidak serta merta membenarkan mereka untuk menyediakan sistem pembayaran langsung dalam game Fortnite yang melangkahi sistem pembayaran Apple yang sebelumnya sudah disepakati Epic.

Persidangan antara Epic Games melawan Apple akan dilanjutkan tanggal 28 September 2020. Menurut kamu, apakah Apple salah dengan memblokir aplikasi Unreal Engine, ataukah Epic yang salah karena telah melanggar kesepakatan mereka dengan Apple?

Baca Juga: Saingi Epic Store dan Steam, Tencent Luncurkan WeGame X!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU