Canva resmi meluncurkan AI Canva 2.0! Apa saja fitur barunya? Cek di sini!
Canva Meluncurkan AI Canva 2.0, Ini Fitur Barunya!

1. Desain Berbasis Percakapan dan Orkestrasi Agen!
Desain Berbasis Percakapan mampu mengeksekusi ide dari perintah bahasa alami atau dikte. Berbeda dengan alat AI konvensional yang hanya menghasilkan satu hasil akhir, AI Canva 2.0 akan terus mendampingi selama keseluruhan proses kreatif. Alat ini akan mempertahankan konteksnya seiring berubahnya ide, sehingga membantu bertukar pikiran, melakukan perbaikan, dan menjalankan iterasi di setiap langkah proses.
Orkestrasi Agen menghadirkan AI yang mampu bekerja sama dengan penggunanya. Di balik layar, lapisan orkestrasi baru mengintegrasikan seluruh rangkaian alat Canva untuk mengubah ide menjadi hasil yang utuh. Sistem ini mampu memahami maksud, memilih alat yang tepat, dan mengoordinasikannya untuk mengkreasikan semua yang diperlukan dalam format apa pun. Tuliskan perintah seperti, “buat rencana kampanye multiplatform untuk peluncuran produk musim panas terbaru kami” dan alat ini akan menghasilkan semuanya, yang siap untuk dioptimalkan atau langsung dipublikasikan.
2. Kecerdasan berbasis objek dan Memori Lestari!
Kecerdasan Berbasis Objek memungkinkan pengeditan akurat tanpa harus memulai ulang dari awal. Minta AI Canva untuk mengubah sesuatu, dan alat ini hanya akan mengedit elemen tersebut. Ganti gambar, sesuaikan judul, atau perbaiki font tanpa mengubah elemen lain. Berkat dukungan Model Desain dasar dari Canva, semua hasil kreasi AI Canva 2.0 akan tetap terstruktur dan dapat sepenuhnya diedit, seolah-olah hasilnya dibuat di editor dari nol. Tim dapat langsung berkontribusi untuk bekerja sama, memberikan komentar, dan melakukan iterasi seiring transformasi hasil kerja.
Memori Lestari menjadi semakin cerdas saat semakin gunakan. Dengan memori persisten, AI Canva memahami cara pengguna bekerja, sehingga mampu menjaga konsistensi merek di setiap proyek, menerapkan gaya secara otomatis, dan berevolusi seiring waktu. Fungsi ini akan belajar dari hasil kerja serta beradaptasi dengan preferensi dan tujuan tim, sehingga akan semakin membantu setiap kali digunakan. Personalisasi fungsi ini dengan desain yang ada untuk menghasilkan pustaka memori kustom dan profil “Tentang Saya” yang akan senantiasa menyesuaikan pengalaman pengguna.
3. Konektor, penjadwalan dan Riset Web!
Hubungkan alat-alat seperti Slack, Gmail, Google Drive, Kalender, dan nantinya AI Canva bisa menggunakan percakapan, konten, dan jadwal sebagai dasar untuk mengkreasikan apa yang butuhkan. Konektor awal meliputi alat seperti Slack, Notion, Zoom, HubSpot, Gmail, Google Drive, dan Google Kalender, dengan berbagai alat lainnya yang akan tersedia pada masa mendatang. Penjadwalan juga Bekerja Secara Otomatis dengan menetapkan tugas sekali saja, dan AI Canva akan menjalankannya secara otomatis di latar belakang, bahkan saat offline.
Riset web menghadirkan statistik langsung ke pekerjaan. Jalankan riset sesuai kebutuhan atau jadwalkan di latar belakang, dan AI Canva akan mengumpulkan dan menyusun informasi dari seluruh web. Informasi Merek memastikan setiap desain selalu diawali dan disesuaikan untuk menjaga konsistensi merek. Cukup hubungkan data atau jelaskan apa yang dibutuhkan, dan AI Canva akan otomatis menerapkan font, warna, serta gaya mereknya ke setiap desain.
Apa opinimu terhadap Canva AI 2.0? Bagikan di kolom komentar!