Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor "Tanpa Plus"

Bagi kamu yang pengen ganti tablet hanya untuk ngicipi Ice Cream Sandwich, bisa jadi Galaxy Tab 2 menjadi salah satu pilihan... Apa saja fitur barunya dibanding tab-tab Samsung sebelumnya?

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor "Tanpa Plus"

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus[/caption]

Selama Mobile World Congress (MWC) 2012 lalu, salah satu produk yang dibawa serta Samsung adalah penerus line up tablet Galaxy mereka, Galaxy Tab 2. Berbeda dengan peluncuran pertama Galaxy Tab yang hanya menawarkan ukuran layar 7 inchi saja, kini mereka langsung datang dengan dua pilihan, baik ukuran 7 inchi dan 10.1 inchi. Selama MWC lalu juga sudah dipastikan jika kedua tablet langsung ber-Ice Cream Sandwich versi 4.0.3 (ICS) tersebut bakal mulai meluncur akhir Maret atau awal April 2012 ini dengan harga termurah sekitar US $450. Namun ternyata Samsung menunda perilisannya hingga akhir April 2012 nanti -- UPDATE: sedangkan di Indonesia, mulai dijual 28 April 2012 besok dengan harga Rp. 3,499,000 khusus untuk pemegang kartu BNI dan BCA, dari harga normal 3,999,000. Masih ada beberapa minggu sebelum rencana rilis baru generasi kedua tablet Samsung tersebut, dan berikut kami berikan sedikit pengenalan sebelum mungkin memutuskan meng-upgrade "mainan" mahalmu.

Galaxy Tab 2 tersedia dalam dua pilihan berdasarkan koneksi, 3G dan WiFi, serta dibedakan lagi berdasarkan ukuran layar 7 inchi dan 10.1 inchi. Demikian kamu bebas memilah, mau yang ringan dan portable sebagai perangkat personal om-the-go dengan Tab 2 berlayar 7.0 inchi, atau jika untuk kebutuhan hiburan keluarga dan banyak digunakan di rumah, bisa jadi Tab 2 berlayar 10.1 inchi lebih nyaman karena ukurannya. Namun untuk artikel ini, kami ulas dulu yang berlayar 7.0 inchi.

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus[/caption]

Sebenarnya kedua Tab 2 tersebut nyaris sama dari sisi spesifikasi, hanya ukuran layar dan resolusinya saja yang berbeda. Mulai dengan Tab 2 7.0 sendiri diplot menjadi tablet built-in ICS yang terjangkau dari jajaran tablet baru Samsung pada 2012 ini. Bukanya mengikuti trend chipset dengan prosesor quad core, Samsung justru memilih jalannya sendiri. Kamu mendapatkannya diperkuat dengan chipset TI OMAP 4430 yang terkenal tidak rakus daya baterai, namun tetap memiliki kemampuan multimedia mumpuni berkat GPU PowerVR SGX540 dan RAM 1 GB. Prosesornya sendiri yang dual core juga dikunci pada kecepatan 1GHz saja. Sedangkan pada layar 7 inchi-nya kamu temukan kumpulan titik hingga 1024 x 600 pixel.

Desain Tab 2 7.0 ini pun juga banyak mengadopsi Tab 7 Plus, seperti slot microSD dan SIM di sisi kiri dan terlindungi dengan baik, tombol power dan volume ada di sisi kanan, lalu headphone jack 3.5mm berada di atas.

httpv://youtu.be/1J0sriVL0b8

Video credit to: PhoneArena

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus

Hanya dual core? Sebenarnya saya sangsi empat core bakal dimanfaatkan maksimal, karena yang lebih penting GPU-nya. Namun untuk Tab 2 ini, chipset TI OMAP generasi keempat tersebut sudah cukup mampu melahap banyak game-game HD, atau merekam dan memutar video full HD. Kamu mendapati TI OMAP 4430 pada BlackBerry PlayBook, LG Prada 3.0, LG Optimus 3D P920, Motorola Droid RAZRSamsung Galaxy S II (yang versi GT-I9100G, dan sayangnya tidak masuk Indonesia, padahal baterainya lebih awet), Amazon Kindle Fire, tablet Android Archos, serta Barnes and Noble Nook Tablet. Itu hanya sebagian saja smartphone dan tablet yang menggunakannya, dan memang generasi keempat TI OMAP tersebut dibandingkan kompetitor lainnya, unggul di sisi mampu memakan daya lebih kecil -- jadinya lebih awet baterai. Tidak heran jika banyak produsen masih mempercayakan padanya.

Membandingkan Samsung GT-P3100 Galaxy Tab 2 7.0 ini dengan generasi petamanya, Samsung GT-P1000N Galaxy Tab 7.0, jelas banyak yang bisa kami ceritakan -- kami tidak bandingkan dengan Tab 7.0 Plus, karena memang lebih pas disebut versi upgrade dari Tab 7.0. Mulai dari desainnya, jika generasi pertama yang dirilis November 2010 lalu lebih berkesan mengotak, maka Tab 2 7.0 terlihat lebih stylish, tetap minimalis, kokoh, dengan sudut-sudutnya yang membulat, namun panel belakang juga terlihat makin melengkung pada keempat sudutnya.

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus

Untuk tablet dengan opsi storage 8/16/32 GB ini kamu mendapati dimensi 193.7 x 122.4 x 10.5 mm dengan berat 344 gram. Bandingkan dengan Tab 7.0, yang berdimensi 190.09 x 120.45 x 11.98 mm dengan berat 380 gram. Soal ukuran, keduanya tidak banyak perbedaan. Bahan layarnya sendiri untuk Tab 2 7.0 kamu dapati layar sentuh kapasitif berjenis PLS (Plane to Line Switching, setara dengan IPS seperti pada tipikal layar iOS) LCD, mendukung 16 juta warna, resolusi 1024 x 600 pixels dan kerapatan pixel 170 ppi. Ada peningkatan di sini, dimana Tab 7.0 hanya menggunakan bahan layar LCD TFT biasa.

httpv://youtu.be/p0xHwIciBjk

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus[/caption]

Perbedaan lain adalah kameranya. Pada Tab 2 7.0 kamu dapati 3 megapixel di belakang, dan VGA untuk video call -- atau penurunan dari Tab 7.0, dimana kamera depannya masih 1.3 megapixel. Kecuali OS default, dimana Tab 2 7.0 langsung ber-ICS dan dibalut dengan antar muka TouchWiz UX (Tab 7.0 lama hanya TouchWiz 3), selebihnya kedua tablet berlayar 7.0 inchi tersebut nyaris sama. Bahkan baterainya pun juga setara, 4000 mAh.

Oh ya, Tab 2 7.0 ini sudah mendukung USB On-the-go, jadi kamu bisa langsung colok perangkat storage eksternal seperti USB flash disk atau HDD portable langsung. Namun sayangnya, walaupun awalnya dikabarkan menggunakan konektor universal micro USB yang lebih mudah, ternyata Tab 2 7,0 ini masih saja menggunakan konektor proprietary Samsung seperti pada jajaran Tab mereka lainnya, dan itu jelas membuat stress pengguna karena susahnya mencari aksesoris pendukung.

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus[/caption]

Dan jika kamu masih belum puas dengan perubahannya, kami berikan lagi apa saja yang bisa jadi alasan Tab 2 7.0 ini lebih baik dari Tab 7.0 sebelumnya. Untuk koneksinya, Tab 2 7.0 sudah mendukung HSDPA, dengan kemampuan download hingga 21 Mbps. WiFi-nya pun sudah ber-DLNA dan mampu melakukan sharing mudah dengan perangkat yang mendukung Digital Living Network Alliance. Selain itu, WiFi-nya juga mampu melakukan Wi-Fi direct, alias transfer file mudah langsung antar perangkat ber-WiFi yang mendukung Wi-Fi direct. Bluetooth-nya memang masih sama versi v3.0 seperti pada Tab 7.0 lama, namun kini sudah mendukung HS (high speed), dan transfer via Bluetooth pun bisa lebih cepat dengan konsumsi daya yang tetap hemat. Untuk sensornya, Samsung juga menambahkan proximity sensor, yang membantu mematikan backlight layar Tab 2 7.0 ini ketika kamu gunakan selama bertelepon. Plus kini GPS-nya juga sudah mendapat dukungan GLONASS, navigasi satelit yang dioperasikan oleh  Russian Aerospace Defence Forces.

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus[/caption]

Melihat spesifikasinya, sebenarnya banyak yang menyangsikan Tab 2 7.0 ini -- termasuk Tab 2 10.1 yang bakal kami ulas selanjutnya. Entah apa yang dipikirkan Samsung, merilis tablet dengan chipset yang usianya sudah setahun lalu. Memang penggunaan TI OMAP 4430 bukan langkah buruk, apalagi jika mampu menekan harga, namun tetap kompetitor kini hadir dengan quad core dan GPU yang lebih kencang untuk multimedia atau bermain game. Selain itu, penggunaan chipset TI OMAP juga masih diperdebatkan, karena ada juga yang menyebutkan jika Samsung bakal memilih Exynos 4210, seperti yang digunakan pada Galaxy S II untuk Galaxy Tab 2 mereka ini. Dan kembali seperti Galaxy S III yang misterius, kita hanya bisa menunggu kejutan apa yang diberikan Samsung melalui line-up Galaxy Tab 2 mereka yang bakal rilis akhir April 2012 nanti.

By the way, jika kamu penasaran membandingkan Tab 2 7.0 ini dengan Tab 7 Plus, berikut kami berikan perbandingannya (klik gambarnya untuk memperbesar) :

Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Lagi-lagi Upgrade Minor Tanpa Plus

Sumber: Samsung Mobile Press

Review

Latest