Sandra Dewi Pakai Provider Murah? Nomor HP Acuan Status Sosial?

Jangan anggap remeh! Artis pake kok!

Sandra Dewi Pakai Provider Murah? Nomor HP Acuan Status Sosial?

Masyarakat Twitter dihebohkan dengan sebuah cuitan dari salah satu pengguna, @anapskey. Dari twit tersebut diketahui jika dirinya kaget karena dihubungi oleh seorang bintang Indonesia, Sandra Dewi.

Dari twit tersebut Ana mengaku pada awalnya tak percaya telah dihubungi seorang artis. Pasalnya, Sandra Dewi pakai provider murah saat menghubungi Ana. Namun, keraguannya itu hilang, dan malah bersyukur karena memenangkan giveaway yang digelar Sandra.

Hal itu pun diposting Ana, dan berhasil membuat heboh jagat Twitter. Pada postingannya itu pun diketahui jika bintang idolanya menghubungi Ana dengan memakai nomor berawalan +62 899. 

Lalu? Apa hubungannya nomor tersebut dengan status sosial?

1. Sering dianggap murah

Sandra Dewi Pakai Provider Murah? Nomor HP Acuan Status Sosial?satelindo.co.id

Dari sekian banyak provider di Indonesia, si +62 899**** memang dinilai sebagai yang paling murah. Beragam paket yang ditawarkannya pun dapat memikat hati, terutama bagi mereka yang sering menghabiskan kuota dengan jumlah yang tidak wajar.

Namun, fenomena Sandra Dewi pakai provider murah ini membuktikan jika kamu tak perlu ragu untuk menggunakan yang murah asal membawakan keuntungan yang besar.

Lebih takut mati gaya, atau takut ga makan?

Baca Juga: Gak Mau Mahal? Ini 5 Smartphone Android Kelas Menengah Terbaik 2019!

2. Promo dibalik cap "murah"

Sandra Dewi Pakai Provider Murah? Nomor HP Acuan Status Sosial?julo.co.id

Cap murah yang menempel pada salah satu brand di balik fenomena Sandra Dewi pakai provider murah ini adalah banyaknya promo. Langkah marketing yang paling asik dan digemari oleh orang Indonesia memanglah promo.

Namun uniknya, di saat sebuah promo berlebihan dari suatu brand, maka penilaian publik akan langsung merujuk pada cap "murah".

Indonesia memang pasar yang unik, tapi jangan sampai kebiasaan ini menjadikanmu sebagai pribadi yang mendahului gengsi.

3. Murah = jelek ?

Cap lain yang seringkali muncul saat keluar kata murah adalah kualitas yang jelek. Ini seakan sudah mendarah daging di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Walaupun tidak seratus persen salah, namun juga tidak seratus persen benar.

Setiap brand tentu memiliki perhitungan yang matang sebelum mengeluarkan harga untuk produk atau layanannya. Mereka pasti lebih handal kalau soal mencari margin dari setiap langkah yang diambilnya.

Maka dari itu, jangan pernah menilai sesuatu dengan mudahnya, apalagi soal nomor telepon yang digunakan oleh orang lain. Provider bukanlah acuan status sosial orang lain!

Baca Juga: Kapasitas Besar! Ini 5 Smartphone Baterai 5000 mAh Terbaik 2019!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU