Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa

Adam Ardisasmita dari Arsanesia membeberkan beberapa tips yang bisa kamu lakukan berikut ini. Yuk disimak!

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa

Industri game bisa dibilang salah satu cabang industri kreatif dengan potensi yang sangat besar. Namun, apa yang dibutuhkan mahasiswa yang ingin memulai karir di industri game ini? Adam Ardisasmita dari Arsanesia menjawab pertanyaan tersebut!

Bertempat di CCIT FTUI, Duniaku.net bekerja sama dengan Universitas Indonesia kembali menggelar Campus Checkpoint yang keempat di tahun 2017 ini. Kali ini, Campus Checkpoint mengundang Adam Ardisasmita, CEO dari Arsanesia yang membawakan materi mengenai bagaimana cara mengawali karir di industri kreatif, terutama di industri game.

Adam memulai presentasinya dengan menyampaikan sebuah isu sosial yang banyak terjadi di Indonesia. Banyak orang tua yang kurang yakin dengan potensi industri game, dan tidak memahami seperti apa karir di industri game. Banyak diantara orang tua ini yang mengasumsikan berkarir di industri game mirip dengan menjadi operator game center, atau profesi lain yang kurang "mentereng".

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa Sambutan dari Staff Akademik CCIT FTUI, Devi Sulistiorini[/caption]

Namun, Adam percaya bahwa industri game memiliki potensi yang sangat besar. Apalagi, industri ini menjadi sektor yang menjadi prioritas dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) seperti yang tertulis dalam Peraturan Presiden No.6 tahun 2015 dan nomor 72. Di Peraturan Presiden tersebut, industri game dan aplikasi bahkan menempati urutan pertama prioritas di atas sektor lain seperti film, animasi dan video.

Adam pun menjawab pertanyaan, mengapa mahasiswa memilih industri game sebagai karir mereka? Salah satunya tentu saja potensi pasar yang sangat besar. Adam membandingkan pendapatan yang diterima oleh film Avatar dengan pendapatan dari GTA V. Avatar yang merupakan film terlaris sepanjang masa mencatat penghasilan hingga US $2.7 miliar. Sedangkan GTA V yang mencatat penghasilan di dekat angka tersebut, US $2.5 miliar "hanya" menempati urutan ke-20.

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa Adam Ardisasmita, CEO dari Arsanesia[/caption]

Artinya, masih ada 19 game lain yang mencatat pendapatan lebih dari GTA V, dan melebihi catatan dari film terlaris sepanjang masa!

Lebih lanjut, Adam juga menyampaikan beberapa manfaat bermain game, mulai dari melatih kemampuan berbahasa Inggris (ya, penulis yakin banyak diantara kalian jago berbahasa Inggris karena bermain game bukan?), melatih sensor motorik, mempelajari sesuatu hal (seperti belajar sejarah), mendapatkan teman baru, hingga mendapat uang. Nah, mendapat uang inilah yang menjadi highlight dari Adam.

Ada banyak cara untuk mendapatkan uang dari game, mulai dari menjadi atlet eSport, menjadi selebritis YouTube seperti PewDiePie, hingga menjadi pembuat game alias developer game. Pertanyaannya sekarang, sesukses apa sih menjadi seorang pembuat game?

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa

Supercell bisa mendapatkan hingga US $5 juta tiap hari dari Clash of Clans saat game tersebut booming beberapa tahun lalu. Dong Nguyen bisa mengantongi US $50.000 dari iklan di dalam game saat Flappy Bird sedang viral. Bukan cuma developer game luar negeri, dari dalam negeri pun seperti Tahu Bulat dari Own Games berhasil mendapatkan lebih dari 5 juta download hanya di pasar Indonesia saja. DreadOut yang dirilis untuk PC kabarnya sudah mengantongi US $650.000 dari penjualan game-nya. Hal itulah yang menunjukkan besarnya potensi pasar dari industri game ini.

Lalu, apa tips memulai karir di industri game untuk mahasiswa? Simak di halaman 2!

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa

"Kita jangan hanya jadi target pasar, akan tetapi anak muda harus bisa menjadi pelaku," ungkap Adam memberikan motivasi kepada kurang lebih 150 mahasiswa yang menghadiri Campus Checkpoint kali ini. Untuk itu, Adam pun memberikan beberapa tips menarik bagi mahasiswa yang ingin memulai karir di industri game, antara lain:

  1. Memulai dari lomba. Inilah yang dulu dilakukan oleh Adam saat kuliah hingga akhirnya bisa mengantongi ribuan dolar dari hadiah-hadiahnya. Ini juga yang menjadi cikal bakal Adam terjun ke industri game dan akhirnya membentuk Arsanesia dan Arsa Kids.
  2. Membentuk tim. Selagi masih kuliah, masih banyak teman yang memiliki passion yang sama. Untuk itu, kamu bisa mulai membentuk tim yang mungkin bisa menjadi awal membentuk studiomu sendiri saat lulus kuliah nanti.
  3. Dimulai dari hal yang kecil. Bermimpi membuat game sekaliber Final Fantasy tentu boleh. Akan tetapi, mulailah dengan membuat game dengan skala yang kecil disesuaikan dengan kemampuan.
  4. Jangan menyerah. Gagal di produk pertama bukan jadi masalah. "Produk pertama default-nya adalah gagal. Namun bagaimana bangkit dari kegagalan inilah yang lebih penting. Jika kamu gagal dua kali, kamu harus bangkit tiga kali," saran Adam.

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa

Campus Checkpoint adalah event sharing rutin yang digelar Duniaku.net di berbagai kampus Indonesia. Dengan menghadirkan pembicara dari pelaku industri kreatif di Indonesia, Campus Checkpoint diharapkan bisa memberikan insight kepada mahasiswa mengenai industri kreatif, serta memunculkan talenta-talenta baru yang nantinya siap berkontribusi untuk kemajuan industri ini.

Tips Memulai Karir di Industri Game untuk Mahasiswa Gerry Eka dari Duniaku.net saat menjelaskan tentang DN Guild[/caption]

Oiya, bagi kamu yang ingin mulai berkarir di industri kreatif, Duniaku.net lagi membuka kesempatan untuk menjadi penulis lho lewat program DN Guild! Langsung saja kirimkan dua contoh tulisan terbaikmu (minimal 500 kata tiap artikel dan diutamakan artikel evergreen) melalui email gerry.eka@duniaku.net ya!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU