Comscore Tracker

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung Tim

Semua orang pasti tahu bahwa Abaddon memiliki win rate di atas rata-rata. Namun, apakah kamu tahu bagaimana cara memaksimalkan kekuatannya?

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung TimSumber: Dota Geeks

Semenjak awal kemunculannya Abaddon telah menjadi pilihan favorit dalam permainan publik dengan win rate yang selalu di atas 50%. Ada banyak hal yang dapat menjelaskan hal ini, dan salah satunya adalah kesalahan para pemain MMR rendah yang merasa bahwa dirinya bisa mengalahkan Abaddon. Namun, apa yang membuat dirinya selalu dihindari oleh para pemain profesional?

[duniaku_baca_juga]

Banyak orang menganggap Abaddon terlalu serakah dan sangat mengandalkan level sebagai seorang support, dan dia juga tidak memiliki disable dan status yang bisa diandalkan untuk menjadi seorang carry. Untungnya, belum lama ini Abaddon berhasil menemukan tempat dalam meta bersama dengan core hero lainnya berkat bantuan talent dan beberapa item yang tepat.

[read_more id="305159"]

Para hero dalam Dota 2 saling bergantung satu sama lain – kepopuleran dari seorang hero dapat meningkat seiring dengan menurunnya kepopuleran hero lain, dan begitu juga sebaliknya. Pada saat seorang initiator mulai beralih dari offlane menjadi posisi keempat, harus ada hero yang menggantikannya. Hal ini membuat banyak tim harus memutuskan apakah mereka membutuhkan seorang hero dengan kemampuan crowd control yang bagus atau hero yang sudah seharusnya berada di posisi keempat seperti Monkey King, Sand King atau Slardar.

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung TimSumber: Anoncraft

Jawaban dari pertanyaan tersebut diberikan oleh salah satu tim asal Cina dalam turnamen DAC yang lebih memilih hero defensif dibandingkan ofensif sebagai offlaner, yaitu Abaddon. Setelah melewati group stage yang sangat menegangkan, hero tersebut berhasil bangkit dan memenangkan 6 dari 9 permainannya pada penghujung turnamen tersebut. Core Abaddon bukanlah seorang carry ataupun penyumbang damage terbesar dalam team fight – dia adalah seorang utility hero, dan kemampuannya yang sangat sulit ditebak telah membuat dirinya luput dari perhatian para pemain profesional.

[read_more id="295365"]

Keberadaan talent tree telah membuat banyak hero yang sebelumnya sangat dihindari menjadi favorit banyak orang dan melahirkan berbagai build yang unik. Dalam hal ini, Abaddon memiliki dua talent tree yang dapat merubah jalannya pertandingan, yaitu +300 Aphotic Shield Health pada level 25 dan +20% XP Gain pada level 10. Ditambah lagi, sebelum DAC dimulai Abaddon juga mendapatkan beberapa buff kecil, sehingga pada saat ini dia berada dalam kondisi yang sangat prima.

Sayangnya, banyak orang pasti sudah menebak bahwa nerf Abaddon akan segera menyusul buff tersebut. Dalam patch 7.05, Abaddon telah kehilangan 0.2 strength yang membuat dirinya kekurangan 100 HP pada level 25. Namun, nerf tersebut tidak begitu berarti, apalagi setelah dirinya mendapatkan tambahan HP berkat bantuan Aphotic Shield. Dengan mana cost dan cooldown yang rendah, skill tersebut dapat digunakan berulang kali untuk menyelamatkan teman satu tim atau melakukan tower dive.

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung TimSumber: Anoncraft

Transisi dari 100 HP menjadi Aphotic Shield sudah jelas jauh lebih menguntungkan baik dari sisi fleksibilitas dan damage yang dikeluarkan. Ditambah lagi, kamu juga dapat mengambil talent 15% Cooldown Reduction pada level 20 untuk semakin memperkuat skill tersebut. Seringkali banyak orang lupa bahwa hero ini memiliki sebuah nuke dengan cooldown selama 5 detik, dan kecerobohan ini justru menguntungkan bagi para pemain Abaddon.

Sudah jelas bahwa kekuatan Abaddon berada pada puncaknya saat level 25. Pertanyaannya adalah, bagaimana seorang hero melee yang berada dalam posisi offlane dapat mencapai level tersebut?

Ingin tahu apa yang membuat hero ini sangat mematikan? Lanjut ke halaman berikutnya!

[duniaku_adsense]

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung TimSumber: Dota Geeks

Jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya sangat mudah: Hand of Midas dan team fight. Hand of Midas adalah salah satu item yang paling banyak digunakan sepanjang turnamen DAC, dan memang sudah seharusnya hal ini terjadi. Talent +20 XP pada level 10 juga ikut mempengaruhi 2.5x XP Gain dari item tersebut, sehingga Hand of Midas menjadi salah satu core item bagi para pemain Abaddon untuk menjamin dirinya mencapai level 25 sebelum permainan berakhir.

[duniaku_baca_juga]

Cooldown yang dimiliki oleh Hand of Midas juga ikut dipengaruhi oleh talent 15% Cooldown Reduction, sehingga potensi Abaddon untuk melakukan push dan farming menjadi lebih besar. Memiliki XP pasif sudah jelas lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan +25 Damage, apalagi dia adalah hero yang membutuhkan banyak XP pada awal permainan. Namun, disisi lain Abaddon tidak terlalu membutuhkan banyak uang selama early game, sehingga uang yang kamu kumpulkan dapat digunakan untuk hal lain.

Berkat Aphotic Shield dan Curse of Avernus, keberadannya di tengah team fight menjadi sangat penting. Selain dapat menyerap damage sebesar 110/140/170/200/500 dan memperlambat gerakan musuh selama 2.5 detik, Abaddon selalu berada di barisan depan untuk menutupi para support yang jauh lebih lemah daripada dirinya. Kedua hal tersebut juga membuat hero lawan merasa segan untuk memulai sebuah team fight, karena ultimate yang kamu miliki dapat meredam semua serangan.

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung TimSumber: Gambar Naruto

Sepanjang turnamen DAC ada dua build yang paling menonjol bagi hero ini. Build yang lebih populer adalah mengambil Hand of Midas dan langsung mengejar Radiance. Walaupun terlihat seperti sebuah build yang sangat berfokus terhadap DPS, pada kenyatannya item tersebut digunakan untuk semakin meningkatkan potensi push yang dimiliki oleh Abaddon.

Radiance adalah salah satu item yang banyak digunakan untuk melakukan split-push dan sebagai counter dari serangan lawan. Ditengah damage yang kamu serap, bayangkan apa yang terjadi setelah Aphotic Shield meledak ditambah damage dari Radiance. Setelah memiliki kedua item tersebut, item yang bisa kamu ambil adalah Manta Style dan Octarine Core. Namun, jika split-push bukanlah apa yang kamu butuhkan, maka kamu dapat mengganti kedua item tersebut dengan Aghanim’s Spectre yang dapat meningkatkan kemampuan Borrowed Time yang Abaddon miliki.

[read_more id="295378"]

Build yang kedua sedikit berbeda dengan sebelumnya, namun, tetap mempertahankan peran Abaddon sebagai seorang hero utility. Item yang digunakan dalam build ini adalah Vladmir’s Offering, Force Staff, Lotus Orb dan beberapa item utility lainnya. Sebelum menggunakan build ini, kamu harus melihat apakah ada hero lain yang lebih pantas menggunakan Radiance seperti Alchemist, Naga Siren atau Specre. Selain itu, tidak ada salahnya kamu juga mengambil item support lainnya untuk menggantikan Radiance. Namun, kamu tetap harus mengingat bahwa Ocatarine Core dan Aghanim's Scepter tetap menjadi pilihan yang valid.

Meta Terbaru Dota 2: Abaddon, Sang Penguasa Offlane dan Perisai Pelindung TimSumber: Gambar Naruto

Dengan meningkatnya popularitas dari hero ini, jangan terkejut bila Abaddon mendapat nerf sebelum Kiev Major dimulai, namun, jika hal ini terjadi kelihatannya tidak akan ada banyak perubahan terhadap status ataupun kekuatan yang dia miliki. Dia bukanlah salah satu hero yang sangat sukses dalam turnamen ataupun pertandingan besar, namun, tidak lama lagi semua hal tersebut akan berubah.

Seorang initiator dengan low mana cost/cooldown adalah sebuah hero yang wajib kamu tambahkan dalam draft tim-mu, dan terkadang hal ini lebih menguntungkan dibandingkan hero offlaner standart seperti Clockwerk ataupun Centaur Warruner.

Apakah menurutmu Abaddon akan mulai banyak digunakan? Apakah ada hero lain yang menurutmu dapat menjamin kemenanganmu dalam meta yang ada pada saat ini? Atau ada hero lainnya yang ingin kamu pelajari? Berikan pendapatmu pada kolom komentar di yah!

[duniaku_adsense]

Article Terkait

Latest Story

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game