Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

The Blood of Dawnwalker Resmi Rilis di PS5, Xbox, dan PC

The Blood of Dawnwalker Resmi Rilis di PS5, Xbox, dan PC
The Blood of Dawnwalker (dok. Rebel Wolves)
  • Rebel Wolves dan Bandai Namco Entertainment Asia mengumumkan The Blood of Dawnwalker resmi rilis pada 3 September 2026.
  • RPG naratif ini membawa pemain ke Vale Sangora, dengan pilihan, konsekuensi, serta siklus siang dan malam yang penting.
  • Coen menjalani dualitas sebagai manusia pada siang hari dan vampir pada malam hari dalam judul pertama Rebel Wolves.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Rebel Wolves dan Bandai Namco Entertainment Asia mengumumkan pada 3 September 2026 bahwa game The Blood of Dawnwalker kini telah resmi dirilis.

Jelajahi Vale Sangora, sebuah wilayah misterius di Pegunungan Carpathia, dalam petualangan RPG naratif di mana setiap pilihan dapat membawa konsekuensi!

  1. 1. Tersedia di Platform Apa?

    DW-header-mobile.jpg
    The Blood of Dawnwalker (dok. Rebel Wolves)

    The Blood of Dawnwalker kini tersedia untuk:

    PlayStation 5

    Xbox Series X|S

    PC melalui Steam

    Game ini dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 dan diterbitkan oleh Bandai Namco Entertainment.

  2. 2. Pesan dari Developer

    ss_2fe9d22ce8483f1ca06b37ffa061a8428447f55c.1920x1080.jpg
    The Blood of Dawnwalker (dok. Rebel Wolves)

    Diumumkan secara resmi pada 2024, The Blood of Dawnwalker akhirnya dirilis hari ini setelah lebih dari empat tahun pengembangan.

    Game ini menghadirkan perpaduan antara kisah RPG yang berfokus pada pilihan pemain dan gameplay imersif, dengan latar dunia di mana siklus siang dan malam memegang peranan penting.

    Tokoh utamanya, Coen, adalah seorang pemuda yang telah menjadi Dawnwalker: manusia pada siang hari dan vampir pada malam hari.

    Ia membawa sifat dari kedua dunia tersebut, beserta seluruh kekuatan dan kelemahan yang menyertai kondisinya, sebuah takdir yang tidak pernah ia pilih.

    Konrad Tomaszkiewicz, Game Director sekaligus Co-Founder Rebel Wolves, menyampaikan pesan kepada para pemain saat peluncuran:

    “Empat tahun lalu, sekelompok kecil teman berkumpul dan memutuskan untuk melakukan hal yang mustahil: menciptakan sebuah RPG yang benar-benar unik.

    Berkat orang-orang hebat yang mereka temui sepanjang perjalanan, Rebel Wolves Studio pun lahir. Kini, kami berjumlah 160 orang dan merilis game pertama kami, The Blood of Dawnwalker.

    Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota ‘Pack’ kami, semua mitra yang bergabung dalam perjalanan ini, keluarga yang penuh pengertian, dan tentu saja, para pemain yang telah mendukung kami sejak awal. Game ini dibuat untuk Anda, serta dibentuk oleh Anda dan masukan-masukan Anda.

    Kini kami menyerahkan ‘anak’ kami ke tangan Anda, dan kami berharap Anda akan merasakan bahwa ini adalah game yang dibuat oleh gamer, untuk gamer.

    Selamat bermain, dan teruslah berbagi masukan dengan kami. Kami tidak sabar untuk menikmati momen ini bersama Anda!”

    Dengan dirilisnya The Blood of Dawnwalker, game ini menjadi judul pertama dari Rebel Wolves dan awal dari perjalanan studio tersebut sebagai pengembang game.

  3. 3. Duniaku.com Memberikan Nilai 4 dari 5 Bintang

    Tangkapan layar resmi gim The Blood of Dawnwalker dari Rebel Wolves dan Bandai Namco Entertainment Asia.
    Screenshot The Blood of Dawnwalker. (Dok. Rebel Wolves, Bandai Namco Entertainment Asia)

    Saya sendiri memberikan The Blood of Dawnwalker nilai 4 dari 5 bintang.

    Dualitas Coen sebagai manusia pada siang hari dan vampir pada malam hari memberikan identitas yang kuat untuk game ini.

    Sistem pertarungannya juga membuat setiap encounter terasa menantang, terutama ketika kamu masih belajar memahami sistem serangan dan pertahanan directional.

    Menariknya, progression tidak hanya terasa karena Coen mendapatkan skill yang semakin kuat. Kamu sebagai pemain juga akan semakin mahir membaca arah serangan, melakukan dodge dan block, serta mencari kesempatan untuk melakukan serangan balik.

    Hal lain yang masih membuat saya cukup takjub adalah bagaimana batasan waktu dapat memperkuat narasi sekaligus memberikan bobot pada keputusan dalam sebuah RPG.

    Dengan waktu yang terus berjalan, kamu tidak bisa begitu saja melakukan semua aktivitas tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Bahkan sidequest yang kamu pilih untuk dikerjakan dapat memengaruhi bagaimana perjalanan Coen berkembang.

    Beberapa aspek open-world The Blood of Dawnwalker memang masih terasa familiar. Namun kombinasi antara dualitas Coen, sistem pertarungan, pilihan pemain, dan mekanisme waktu membuat game ini memiliki identitas tersendiri.

    Bisa dibilang, The Blood of Dawnwalker menjadi sebuah RPG yang menarik untuk dicoba, terutama bagi kamu yang menyukai game dengan pilihan, konsekuensi, serta karakter utama yang memiliki dua sisi berbeda.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More